Categories Travel

Mengintip Pesona Taman Lembah Dewata Bandung

Sudah lelah dan penat bekerja selama satu minggu, ingin refreshing tapi pemandangannya itu-itu saja, mau traveling tapi tanpa menguras budget lebih. Maka wisata alam adalah solusi tepatnya.

Bila membahas tentang Bandung memang tidak akan ada habisnya, sisi kota yang begitu estetik ala novel Dilan, wisata kulinernya yang gak habis untuk ditelusuri, atau wisata alamnya yang begitu eksotis dan sejuk.

Memang, wisata alam merupakan pilihan tepat untuk Anda yang sudah bosan dengan hiruk pikuk di kota, atau Anda yang bosan nge-mall hanya untuk mencuci mata saja.

Begitu banyak spot wisata alam yang patut Anda kunjungi di Bandung, ya seperti salah satunya yang sedang populer belakangan ini, karena menyimpan banyak sekali spot foto yang perlu dijejal setiap kaki melangkah, Taman Lembah Dewata.

Berlokasi di Jl. Tangkuban Perahu Raya, Cibogo, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Taman Lembah Dewata ini memiliki banyak spot foto dan keindahan alamnya yang bisa anda dapatkan di sepanjang perjalanan anda di sana. 

Mau cari tempat untuk update instagram atau snapgram? Atau foto Pre-wedding? Kesini aja!

Selain pesonanya yang eksotis, Taman Lembah Dewata ini lokasinya berdekatan tepat di kawasan perbukitan Maribaya. dan tiket masuknya juga sangat terjangkau, yakni hanya IDR 10.000

Taman Lembah Dewata ini merupakan salah satu spot wisata favorit di Bandung. Bisa kebayang dong kenapa tempat ini jadi pilihan favorit bagi para pelancong dari berbagai daerah maupun mancanegara?

Bahkan jika Anda baru masuk ke dalam lokasinya saja, anda sudah disuguhi dengan berbagai pemandangan alam yang mungkin tak’an bosan dipandang, danaunya yang begitu luas dan terkadang tertutup kabut, bila saat itu terjadi, maka biasanya orang tak’an menyiayakan kesempatan dan langsung berfoto di sana. Tak hanya sekedar berfoto saja, anda juga menyewa sebuah perahu kayu dan hanya dikenakan biaya sebesar 20rb saja untuk satu perahunya.

Beranjak dari tepi danau, mari kita telusuri keindahan Dermaga Bambu yang berlokasi di tengah danau, dari sini kita akan semakin dimanjakan dengan pemandangan pegunungan di sana, lalu berbaring di atas hamparan padang rumput juga tak kalah oke untuk anda yang gemar piknik bersama keluarga.

Puas disuguhi dengan view pengunungan serta danaunya, anda bisa menantang diri sendiri untuk bermain di bukit labirin, atau anda lebih suka berkuda?

Selain lokasinya yang berdekatan dengan perbukitan Maribaya, Taman Lembah Dewata ini juga berdekatan dengan tempat wisata berkuda, Ganesha H Equestian. Bila anda gemar berkuda atau ingin mengajak putra-putri anda bermain dan menaiki kuda poni, anda bisa datang kesana.

Tak perlu ragu soal keamanan berkuda, karena Anda juga akan diminta untuk mengenakan serangkaian pengaman, lalu kuda juga akan dibimbing oleh pawangnya.

Untuk masalah biaya, anda tidak perlu khawatir, karena tempat tersebut menawarkan paket berkuda yang berkisar antara 30rb hingga 100rb untuk sekali naik, itu tergantung durasi serta panjangnya rute yang dijalani.

Sudah lelah mengeksplorasi keindahan dan asiknya bermain di Taman Lembah Dewata, disana juga menyediakan penginapan berupa villa. Harganya cukup terjangkau dan fasilitasnya sangat lengkap. Satu villanya terdiri atas 2 kamar tidur, dapur, kamar mandi, gazebo, perapian, yang dilengkapi berbagai perangkat masak seperti gas tabung, air galon, peralatan makan, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa memesan extra bed bila dirasa kurang cukup untuk anda sekeluarga.

Bagaimana? Anda tertarik mengunjungi tempat wisata yang satu ini? Segera datang ya, karena pada hari weekend, tempat ini selalu dipadati pengunjung.

Categories Berita Hari IniKuliner

Mengenal Warung Nasi Bu Eha, Ikon Kuliner Legendaris Bandung

Lodaya – Berbicara tentang Bandung memang tidak akan ada habisnya. Apalagi bila membahas tentang deretan kuliner menggugah selera di Kota Kembang ini. Tapi siapa yang tidak mengenal tempat kuliner yang satu ini?

Warung makan yang berlokasi di Jalan Cihapit, Bandung ini menjadi tempat makan yang cukup melegenda disana. Bagaimana tidak? Dulu, Istri Bung Karno, yakni Inggit Garnasih sering mampir kemari untuk memesan makanan untuk sang suami.

Warung nasi ini telah berdiri puluhan tahun dan sampai kini masih menjadi salah satu tempat makan terfavorit di Bandung.

“Pada tahun 1947, ibu saya, Enok, mendirikan warung ini, hingga akhirnya sekira tahun 1960,” Tutur Bu Eha, Selaku pemilik Warung Makan tersebut.

“Dulu, mertua saya, Aisyah, adalah teman dekatnya Ibu Inggit. Jadi setiap Presiden Soekarno datang ke Bandung, Ibu Inggit dan mertua saya selalu pesan makanan di warung saya untuk Presiden Soekarno,” Tambahnya.

Warung nasi yang telah berdiri sejak tahun 1947 ini juga sering kedatangan tokoh penting, seperti Bung Karno beserta sang istri juga Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil juga terkadang suka mampir kemari.

Lalu anak dari Bung Karno juga sering datang kemari sekedar untuk bernostalgia terhadap masakan yang sering dicicipi oleh kedua orang tuanya.

Terkait dengan kepopuleran Warung Nasi Bu Eha yang telah melegenda itu, terdapat beberapa menu yang menjadi favorit pelanggan di sana, seperti Pepes telur asinnya.
Isinya memang utuh sebutir telur asin yang diracik beragam bumbu, seperti cabai merah, bawang merah dan putih, tak lupa daun kemangi.

Rasa asin dan gurih dari telur asin ini juga tidak hilang. Enaknya, bau amis dan minyak yang biasa ada pada telur asin yang dipanggang nyaris tak tercium. Bila beruntung Anda bisa mendapat pepes yang baru dimasak dan masih hangat sehingga wangi daun kemangi yang dipepes terasa bila dimakan.

Teksturnya yang lembut, sanga cocok bila dipadukan dengan nasi hangat dan sambal dadak.

Sambal dadak ini memang cocok dengan pepes telur asin. Sambal ini selalu fresh karena dibuat bila ada permintaan saja, Lalu sambal ini juga bercita rasa pedas dan segar dibarengi dengan sensasi wanginya kemangi serta buah gandaria.

Selain Pepes Telur Asin dan Sambal Dadaknya, Rendang Bu Eha juga tak kalah top. Sesuai dengan lidah orang Sunda, Rasa rendangnya tidak terlalu pedas dan menyengat, Bumbunya yang menggoyang lidah juga cocok dituang ke atas nasi hangat. Lalu, tekstur daging rendang ini tidak alot apalagi keras. Sangat empuk dan mudah dikunyah.

Ibu Eha mengaku sehari ia mampu meraup omset hingga jutaan rupiah.

“Alhamdulillaah sehari bisa dapat sekira Rp 5 juta, karena untuk beli ikan, ayam, dan daging sapi saja sudah sekira Rp 2 juta,” Ungkap Ibu Eha,

Sistem pelayanan warung ini yang prasmanan membuat orang rela mengantri untuk mendapatkan berbagai lauk lezat dan seporsi nasi hangat disini.

Di dinding warung juga terdapat beberapa foto Presiden Soekarno yang menurut kesaksian Bu Eha bahwa foto tersebut adalah pemberian dari keluarga Soekarno di Blitar.

Warung Nasi Bu Eha buka setiap Senin – Sabtu mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Save

Categories Berita Hari IniBisnis

APJII: Berjualan Dengan Toko Online di Indonesia Sangat Menjanjikan

Sambal merupakan pelengkap makanan asli dari Indonesia, tidak kalah dengan produk branded fashion dan elektronik, ternyata peminat sambal asli Indonesia banyak dari masyarakat Indonesia bahkan Internasional. Bahkan orang bule saja sengaja membuat Toko Online dan menjual produk Sambal secara online dan dapat meraih keuntungan yang tidak sedikit dari Sambal asli Indonesia tersebut.

Hal tersebut sontak membaut Ketua Umum Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), Sammy Pangerapan, menjadi heran, bagaimana bisa orang asli Indonesia dapat kalah kreatif dengan orang-orang asing yang dengan kreatifnya berjualan berbagai merek sambel asli Indonesia via toko online.

Sammy mengungkapkan, kesempatan bisnis melalui internet semakin menjanjikan karena penggunaan pasar internet di Indonesia baru 26 persen (akhir 2015) dengan total jumlah pengguna mencapai 63 juta orang seluruh Indonesia.

“Pasar online itu begitu terbuka lebar, mengapa kita masih bingung mau jualan apa lewat internet? Produk sambel saja bisa dijual. Saya itu tambah heran, mana yang jualan orang bule lagi,” tutur Sammy Pangerapan dalam workshop “Berbisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) Melalui Internet” pada ajang Pesta Media 2013 yang diselenggarakan di AJI Jakarta, akhir minggu lalu. Baca Juga : Mengenal Warung Nasi Bu Eha, Ikon Kuliner Legendaris Bandung

Pengguna Internet yang sangat banyak di Indonesia inilah yang akan menjadi target pasar bisnis online. Hal tersebut karena kalangan produktif yang memiliki uang namun tidak mempunyai waktu yang banyak untuk berbelanja ditambah ‘melek teknologi’ yang membuat bisnis Toko Online menjadi suatu hal yang sangat menjanjikan.

Trend berbelanja lewat toko-toko onlie (online shop) juga makin meningkat karena masalah kemacetan pusat kota dan perbelanjaan yang memaksa masyarakat enggan untuk keluar rumah dalam berbelanja secara langsung ke mall atau pasar tradisional.

Makin mahalnya harga properti, tingginya biaya sewa rumah toko (ruko), dan tidak terjangkauya sewa gerai di mall juga membuat para pelaku usaha beralih membuat Toko Online untuk menjual aneka barang di Indonesia sangat menjanjikan.

“Jadi kalau merasa nggak punya banyak modal untuk buka toko di mall atau ruko, ya buka saja Toko Online,” tutur Sammy.

Namun Sammy menyesalkan praktik toko-toko online di Indonesia yang seringkali masih melakukan Scammer atau penipuan yang sangat merugikan konsumen dan tentunya membuat pandangan Toko Online menjadi buruk. “Banyak terjadi pelapor dari korban toko online yang mengadukan tentang penipuan produk elektronik kepada polisi,” ujarnya.

Sammy mengutip hasil sebuah survei yang menyebut ketakutan terbesar masyarakat untuk berbelanja via internet adalah ketakutan terhadap penipuan (35 persen responden).

Ketakutan terbesar kedua adalah acapkali barang yang dikirim ke pembeli tidak sesuai pesanan (21,5 persen). “Antara gambar di internet dan barang yang datang bentuknya berbeda,” katanya.

Untuk memilih toko online yang terpercaya sebenarnya dapat diriset asal usul dan platform toko online tersebut, biasanya kasus penipuan yang sering terjadi adalah online shop yang menggunakan Medsos sebagai lapak jualan nya, twitter, facebook, Instagram dll. karena berjualan di medsos tidak menggunakan biaya, jadi para oknum penipuan dapat dengan mudah melakukan praktek penipuan.

Baca Juga : Mengenal Warung Nasi Bu Eha, Ikon Kuliner Legendaris Bandung

Berbeda dengan Toko Online yang berbentuk sebuah Website, pengusaha bisnis online tidak akan melakukan penipuan jika sudah memiliki website toko online sendiri, karena untuk memiliki sebuah website toko online diperlukan biaya dan juga waktu agar dapat membuat websitenya sendiri. Jika website toko online melakukan penipuan, sama saja merugikan brand yang sudah dibangun nya sendiri.

Save

Save

Save

Categories Berita Hari IniBisnis

Polemik Proyek Pembangunan Kereta Cepat Jakarta – Bandung Hantui Benak Masyarakat

BANDUNG (lodaya) — Sudah beberapa bulan terakhir proyek pembangun kereta yang berteknologi mutakhir ini rampung dijalankan. Mengenai dimana lokasi tepat pembangunannya pun pemerintah masih urung mempublikasikannya.
Meski tidak melibatkan elemen masyarakat secara langsung masuk ke dalam lingkar api tersebut. Namun pada faktanya keresahan masyarakat mengenai proyek yang diambisikan Jokowi ini masih terus menyelemuti

Bahkan Haris Yuliana selaku Wakil Ketua DPRD Jabar sendiri mengonfirmasi bahwa banyak keluhan masyarakat yang diterimanya saat ini, terlebih dari para penduduk yang tinggal di sekitar kawasan yang akan menjadi tempat dibangunnya proyek tersebut. Dikatakan Haris bahwa mereka merasa resah akibat ketidakpastiaannya rencana proyek kereta yang masih rampung hingga saat ini.

“Ya, kami disodori banyak keluh kesah masyarakat terkait proyek yang katanya masih simpang siur ini. Dan kami pun belum bisa memastikan hal tersebut karena dari pemerintah pusat sendiri belum ada kejelasan yang pasti,” Tutur Haris, Rabu (02/08/17).

Ia menuturkan keresahan yang muncul di masyarakat, di antaranya adalah kejelasan lokasi dan tahapan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan proyek kereta cepat. Sampai saat ini, proses tersebut belum ada kejelasan apapun yang harusnya disosialisasikan kepada masyarakat sekitar.

Ia juga mengatakan bahwa rasa resah yang menghantui benak masyarakat saat ini ialah mengenai kejelasan dan mekanisme pembebasan lahan yang nantinya akan digunakan untuk membangun proyek tersebut. Hingga kini, masih belum ada kabar apapun terkait polemik yang kian memanas tersebut.

Keluhan ini terdengar dari warga di Desa Rende dan Desa Puteran, Kecamata Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat yang hingga kini masih terus ditekan agar mau menjual tanah mereka untuk dijadikan lahan tersebut. Berdasarkan pengamatan warga sekitar, nampaknya pemaksaan tersebut diprakarsai oleh PT KCIC (PT. Kereta Cepat Indonesia Cina)

“Lokasinya saja masih belum jelas, ini kok sudah main paksa saja.”

Maka dari itu, ia mengharapkan agar pemerintah bisa lebih peduli terhadap proyek yang seolah-olah hanya mencantumkan title ‘Proyek Nasional’ namun secara keseluruhan dialihkan kepada pihak lain.

“Itu kan Proyek Nasional, yang bertanggung jawab ya Pemerintah Pusat, Namun ini kan wilayah Jawa Barat, Maka dari itu saya himbau agar masyarakat jangan mudah percaya berita yang belum pasti,” Himbaunya.

Ia juga akan mengusut tuntas laporan yang telah dipegang anggota dewan, lalu pihaknya akan segera turun tangan untuk menampung segala keresahan masyarakat. DPRD Jabar akan menurunkan 3 tim yang terdiri atas komisi 1, 4, dan 5 untuk menguras informasi dan menampung keluhan masyarakat. Dikabarkan bahwa rencananya kereta cepat ini akan melewati beberapa rute yang tersebar di beberapa wilayah di Jawa Barat.

“Kami akan turun tangan untuk mendengar semua keluhan masyarakat, dan memberi info agar mereka tidak bingung, dan dipermainkan oleh pihak yang ingin mencari keuntungan,” Katanya.

Terkait proyek tersebut, nampaknya pula lokasi Proyek Kereta Ringan atau Light Rapid Train (LRT) tahap awal belum ditentukan oleh Gubernur Jabar. Sedangkan untuk di lapangan, proyek tersebut sudah mulai dikerjakan. Pemprov Jabar pun berharap agar proyek LRT tahap pertama segera diverifikasi oleh Gubernur Jabar.

Sekda Jabar Iwa Karniwa membeberkan bahwa penetapan lokasi tersebut merupakan poin utama dalam proses pengadaan tanah yang akan segera dijalankan oleh Pemerintah. Saat ini, proyek tersebut tengah dijalankan oleh PT Adhi Karya.

Categories Berita Hari Ini

Kunjungan Kerja ke Rusia, Aher Bawa Pulang Rencana Sistem Teknologi Pertanian Untuk Jawa Barat

BANDUNG (lodaya) — Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Aher sapaannya menghadiri kunjungan kerja ke Rusia beberapa hari lalu. Di dalam kunjungan kerjanya tersebut ia diundang dalam suatu pagelaran budaya Indonesia yang bertajuk “Festival Indonesia” yang berlangsung sejak 2 Agustus kemarin dan akan berakhir pada tanggal 6 Agustus 2017.

Dalam kunjungan kerja yang bertajuk ‘Indonesia-Rusia Business Forum 2017’ tersebut ia memaparkan berbagai aspek yang berpeluang untuk diinvestasikan.

Seperti fasilitas pendukung Bandara di Jawa Barat, Tempat pembuangan akhir sampah Legok Nangka, serta sistem penyuplai air bersih di Metropolitan Cirebon Raya

Sambil menyelam, minum air. Aher, diketahui juga menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke kawasan pertanian milik negara Rusia di Bashkortostan, Rusia.

Dalam kunjungan itulah ia merasa tertarik akan canggihnya teknologi pertanian yang dikembangkan Rusia, dan hendak menerapkannya di Jawa Barat.

Aher berpendapat bahwa teknologi yang dikembangkan pada sistem pertanian Rusia sangat bagus. Mereka mempunyai lahan yang sangat luas dan berhasil dikelola dengan baik, sehingga terproduksilah sayur mayur serta buah-buahan yang segar. seperti mentimun, serta tomat dan masih banyak lagi,

“Jelas hebat, produk yang dihasilkan dari teknologi itu sangat berkualitas,” Kata Aher melalui pesan, Jumat (04/08/17)

Ia menuturkan bahwa ia belum pernah teknologi pertanian yang seperti ini, meski negara Jepang atau Maroko juga sama-sama mempunyai sistem pertanian yang terkelola dengan baik.

“Jepang dan Maroko sama-sama bagus, cuma masih lebih bagus di Rusia ini,” Ungkapnya.

Dia berencana mengirimkan utus untuk mempelajari teknologi tersebut sehingga nanti bisa diaplikasikan di Jawa Barat.

“Mungkin nanti kita akan kirim orang untuk belajar di Rusia, apa itu tiga bulan atau satu tahun. Kita ingin pertanian di Jawa Barat bisa berkembang dengan baik,” ujar Aher.

Terkait hal tersebut, Aher juga berencana untuk mengirimkan utusan guna mempelajari sistem teknologi tersebut yang kemudian akan menerapkannya di Jawa Barat.