<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Barat</title>
	<atom:link href="http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lodaya.web.id</link>
	<description>Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2013 07:48:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Polisi Menduga Ayung Pelaku Pembakaran</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20737</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20737#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 07:48:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20737</guid>
		<description><![CDATA[CIREBON &#8211; Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon belum mengetahui motif kebakaran yang menimpa tiga warga Jalan Tandabarat, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20737">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CIREBON &#8211; Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon belum mengetahui motif kebakaran yang menimpa tiga warga Jalan Tandabarat, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis (23/5) malam.</p>
<p>Ketiga warga yang terbakar itu adalah pasangan suami dan istri, Ayung (32) dan Rini (30), serta ayah Rini, Yoyo (70). Kasat Reskrim Polresta Cirebon, AKP Dony Satria Wicaksono, menduga Ayung merupakan pelaku pembakaran itu lantaran ia yang membawa bensin ke rumah itu.</p>
<p>Namun, masih belum diketahui apakah (Ayung) membakar diri atau berniat membakar istri dan mertuanya,&#8221; ujar Dony di Polresta Cirebon, Jalan Veteran, Jumat (24/5). Ia mengatakan polisi masih kesulitan mendapat keterangan akurat soal peristiwa itu karena tak ada saksi yang mengetahui penyebab dan krologinya.</p>
<p>&#8220;Para tetangga baru mengetahui setelah tiga orang itu terbakar. Selain itu, ketiga orang yang terbakar itu belum bisa dimintai keterangan, belum bisa bicara,&#8221; katanya. Dony menyatakan Ayung mengalami luka bakar 40 persen sedangkan istri dan mertua Ayung mengalami luka bakar 60 persen.</p>
<p>Hingga Jumat (24/5), Ayung, Rini, dan Yoyo masih dirawat Rumah Sakit Pelabuhan, Kota Cirebon. Namun, pihak keluarga tidak berkomentar soal peristiwa itu.  (*)</p>
<p>Penulis : tom(galamedia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20737</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polda Jabar Usut Pencurian Alat Pemantau di Tangkuban Parahu</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20734</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20734#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 07:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20734</guid>
		<description><![CDATA[Bandung &#8211; Sejumlah peralatan pemantau aktivitas kegempaan Gunung Tangkuban Parahu kembali raib digondol maling. Ini sudah sebelas kali terjadi sejak &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20734">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bandung &#8211; Sejumlah peralatan pemantau aktivitas kegempaan Gunung Tangkuban Parahu kembali raib digondol maling. Ini sudah sebelas kali terjadi sejak 2010. Polda Jabar pun r turun tangan mengusut pelaku pencurian.</p>
<p>Kejadian teranyar berlangsung Senin 20 Mei lalu. Peralatan yang dicuri ialah seismometer dan battery accu. Alat itu terpasang di kawasan Kawah Ratu yang masih lingkup wisata Tangkuban Parahu.</p>
<p>&#8220;Kasus ini menjadi salah satu atensi kami. Polda Jabar mengerahkan tim khusus guna mengusut dan mengungkap pelaku pencurian alat pemantau Tangkuban Parahu,&#8221; jelas Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/5/2013).</p>
<p>Lenyapnya alat pemantau seismik di stasiun ratu dan rusaknya repeater di bibir kawah Ratu (laboratorium penelitian petir – ITB), pemantauan aktivitas vulkanik salah satu gunung api aktif ini menjadi terganggu. Alat pemantau tersebut milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).</p>
<p>Pihak PVMBG sudah melaporkan kasus pencurian ini beberapa hari lalu kepada Polsek Cagak, Subang. Tim Khusus Polda Jabar dan Unit Reskrim Polsek Cagak bergandengan tangan menyelidiki dan menelusuri jejak pelaku.</p>
<p>Menurut Martin pelaku pencurian diduga kuat mengincar barang-barang penting tersebut lantaran nilainya menggiurkan. Peralatan pemantau aktivitas kegempaan gunung ini harganya bisa menembus nominal puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Disinyalir pencuri mempreteli alat pemantau menjadi beberapa bagian, lalu menjualnya.</p>
<p>&#8220;Kasus ini masih kami dalami penyelidikannya. Selain memburu pelaku, kami pun menelusuri para penadah barang curian,&#8221; tutup Martin.</p>
<p>(bbn/ern)(detik)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20734</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anggota Klub Motor Bawa Ganja</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20730</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20730#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 05:33:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20730</guid>
		<description><![CDATA[SUBANG &#8211; Dua anggota klub motor Bandi&#8221;, DBM (27) dan IM (30), kini meringkuk di tahanan Polres Subang karena tertangkap &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20730">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SUBANG &#8211; Dua anggota klub motor Bandi&#8221;, DBM (27) dan IM (30), kini meringkuk di tahanan Polres Subang karena tertangkap tangan membawa lima paket kecil ganja yang dibungkus kertas HVS. Penangkapan ini membuktikan pemberantasan kejahatan jalanan dan narkoba yang dilakukan Polres Subang di wilayah hukumnya.</p>
<p>Kapolres Subang, AKBP Chiko Ardwiatto melalui Kasat Narkoba, AKP Iwan Setiawan didampingi Kasubag Humas, AKP Joni Wardi di ruang kerjanya, Kamis (23/5) membenarkan diamankanya anggota klub motor yang berpusat di Bandung karena memiliki barang haram berupa ganja. &#8220;Informasi tersebut sudah lama masuk dan setelah diselidiki dan digerebek, ditemukan narkotika,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tersangka DBM yang bertempat tinggal di Kp. Gorowong, Desa Gardusayang, Kec. Cisalak, Subang mengaku sering mengonsumsi ganja. &#8220;Barang bukti yang ditemukan anggota kita berupa empat paket yang dibungkus kertas putih seberat 22,63 gram, diakui tersangka baru dibeli dari seseorang yang sering disebut Simet. Setiap paket harganya Rp 100 ribu,&#8221; katanya.</p>
<p>Kendati begitu, ia menyatakan, kedua tersangka tidak mengetahui pasti mengenai alamat pemasoknya. &#8220;Mereka hanya menyatakan, orang yang dipanggil Simet itu asal Purwakarta dan sering tinggal di daerah Sumedang,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun dari hasil pengembangan, beberapa jam kemudian berhasil diamankan IM alias Akel, warga Kasomalang Wetan, Kec. Kasomalang, Subang. Dari mahasiswa UT yang ditangkap di sebuah bengkel motor itu disita ganja seberat 4,21 gram yang dibungkus kertas HVS.</p>
<p>&#8220;Apapa pun alasannya kedua tersangka kini dalam pemeriksaan intensif di mapolres karena melanggar pasal 114 ayat (1) jo pasal 111 ayat (1) jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU No. 35/2009 tentang Narkotika,&#8221; kata Kapolres.<br />
(B.76)**(galamedia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20730</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tersangka Wabup Bogor Mangkir Diperiksa Video Porno RHT Bermotif Dendam</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20727</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20727#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 05:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20727</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG &#8211; Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturochman mangkir dari pemeriksaan pertama sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrim &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20727">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG &#8211; Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturochman mangkir dari pemeriksaan pertama sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrim Um) Polda Jabar, Kamis (23/5). Dari informasi yang diperoleh, Karyawan berhalangan hadir karena masih berada di Bali.</p>
<p>Polda Jabar sudah menetapkan Karyawan sebagai tersangka dalam kasus pembuatan dan penyebaran video asusila yang mirip RHT, mantan ketua salah satu partai politik, sejak Senin (20/5) lalu. Karyawan akan dijerat dengan pasal 29 Undang-Undang (UU) No. 44 tentang Pornografi Jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana, yakni tentang turut serta menyuruh untuk melakukan sesuatu.</p>
<p>Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Martinus Sitompul mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat panggilan kepada Wakil Bupati Bogor itu. Namun hingga siang hari, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini (kemarin siang, red) KF belum datang. Seharusnya dia dijadwalkan datang ke mapolda pada pukul 10.00 WIB,&#8221; tutur Martinus kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Kamis (23/5).</p>
<p>Meski Karyawan tidak datang, namun pihak keluarga menyempatkan datang dan menyampaikan Karyawan berhalangan hadir. Informasinya, ia masih berada di luar kota.</p>
<p>Sejauh ini, kata Martinus, pihaknya sudah menetapkan tersangka lain selain KF. Tersangka itu adalah IL, fungsionaris DPC PDIP Kab. Bogor. IL sekarang sudah mendekam di Lapas Sukamiskin Bandung sambil menunggu proses persidangan.</p>
<p>Saat ditanya soal motif balas dendam atau sakit hati, Martinus enggan mengiyakan.</p>
<p>&#8220;Yang jelas masih kita selidiki. Soal motif dendam atau persaingan politik, itu bukan kapasitas kita,&#8221; ujarnya. Kendati demikian, berdasarkan keterangan beberapa saksi, KF merupakan orang yang menyuruh pembuatan dan penyebaran video tersebut. &#8220;Ya, dari keterangan saksi memang seperti itu. Katanya KF yang menyuruh,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Soal saksi, Martinus menyatakan pihaknya telah memeriksa sepuluh orang saksi. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang ditetapkan. Menurutnya, ada empat orang yang akan dipanggil, yakni L, E, J, dan I.</p>
<p>Sewa wanita Rp 100 juta</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, diduga kuat pembuatan dan penyebaran video mesum mirip RHT itu bermotifkan balas dendam dan persaingan politik. Lokasi pembuatan video yang dibuat Februari 2010 itu di Wisma Nova di kawasan Lembang, Kab. Bandung Barat.</p>
<p>Pada saat itu, KF masih menjadi ketua sebuah LSM dan IL sebagai wakilnya. KF diduga sakit hati karena ditolak RHT saat mencalonkan diri menjadi ketua DPC salah satu parpol di Kabupaten Bogor. Pun saat mencalonkan diri menjadi cawabup dalam partai yang sama, KF juga mendapat penolakan dari RHT.</p>
<p>Berlatar belakang dendam, KF kemudian &#8220;menyewa&#8221; L, seorang wanita yang mengaku sebagai mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Bogor dan masuk dalam Keluarga Mahasiswa Rakyat Jabar. Padahal, L sebenarnya adalah seorang wanita penghibur dan dia mendapat bayaran Rp 100 juta dari KF untuk menemani RHT kencan dan membuat video asusila itu.</p>
<p>Setelah beberapa kali pertemuan, RHT akhirnya dibujuk datang ke Wisma Nova. Akhirnya, terjadilah pembuatan video intim dengan menggunakan video dari ponsel milik L. Video itu juga disebarkan saat digelarnya rapat DPC se-Jawa Barat di Kab. Subang pada 2010.<br />
(B.114)**(galamedia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20727</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Izinkan Persita-Persib di Siliwangi</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20724</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20724#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 01:26:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20724</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG &#8211; Setelah sebelumnya terancam batal, laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) antara Persita Tangerang melawan Persib Bandung kemungkinan bisa &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20724">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG &#8211; Setelah sebelumnya terancam batal, laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) antara Persita Tangerang melawan Persib Bandung kemungkinan bisa digelar di Stadion Siliwangi, Sabtu (23/5).</p>
<p>Keputusan itu menyusul masuknya permohonan izin pertandingan kepada pihak kepolisian.</p>
<p>Dalam berita sebelumnya, disebutkan laga klasik Persita vs Persib terancam batal. Pasalnya, Panitia Pelaksana (Panpel) belum kunjung mengajukan izin pertandingan kepada pihak kepolisian.</p>
<p>Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Diki Budiman menyatakan, Panpel pertandingan sudah mengajukan permohonan izin kepada pihak Polrestabes Bandung. Kamis (23/5), Polrestabes Bandung pun menggelar rapat untuk membahas pertandingan yang akan digelar.</p>
<p>&#8220;Pengajuannya sudah masuk. Kami pun tadi (kemarin,red) sudah merapatkannya dengan Pak Kapolrestabes,&#8221; kata Diki kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jln Jawa, Kamis (23/5).</p>
<p>Setelah dibahas secara serius, kata Diki, kemungkinan besar laga antara tuan rumah Persita Tangerang melawan Persib Bandung bisa digelar di Stadion Siliwangi. Secara bersamaan, pada hari yang sama juga tidak ‎​ada kegiatan lainnya yang menyedot massa dalam jumlah banyak. Polrestabes Bandung pun saat ini fokus pada penyiapan personel keamanan.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan diizinkan di Siliwangi. Sekarang kita fokus ke pengamanan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Seperti pengalaman pada pertandingan sebelum-sebelumnya, untuk mengamankan jalannya pertandingan, baik sebelum, selama dan sesudah, akan diturunkan sebanyak 1.240 petugas keamanan. Jumlah itu terdiri atas personel dari Polrestabes Bandung, Brimob Polda Jabar dan TNI.</p>
<p>&#8220;Untuk pengamanan, akan diturunkan sebanyak 1.240 petugas. Mereka akan mulai turun melakukan pengamanan beberapa jam sebelum pertandingan dimulai,&#8221; tambah Diki.<br />
luc(galamedia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20724</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Sopir Pengangkut Imigran Diamankan</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20721</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20721#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 01:16:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20721</guid>
		<description><![CDATA[CIANJUR &#8211; Tiga sopir pengangkut imigran asal Iran sebanyak 35 orang diamankan Satreskrim Polres Cianjur. Ketiga supir berinisia I (50), &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20721">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CIANJUR &#8211; Tiga sopir pengangkut imigran asal Iran sebanyak 35 orang diamankan Satreskrim Polres Cianjur. Ketiga supir berinisia I (50), A (31), dan L (30) akan menjalani proses hukum sesuai undang-undang yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Ketiganya ini merupakan smugler dan akan kami proses sesuai aturan yang berlaku,&#8221; kata Kapolres Cianjur, AKBP Agustri Heriyanto melalui Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Gito, kepada Tribun ketika berbincang seusai mendata sejumlah imigran di Markas Polres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kabupaten Cianjur, Jumat (24/5) dini hari.</p>
<p>Lebih lanjut, kata Gito, ketiga pengemudi angkutan umum yang merupakan warga Kecamatan Sindangbarang ini melanggar Pasal 120 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian. &#8220;Ketiganya mendapatkan ancaman penjara paling rendah lima tahun dan paling lama 15 tahun,&#8221; kata Gito.</p>
<p>Ketiga sopir ini merupakan pengemudi tiga angkutan umum  yang digunakan untuk mengantar imigran ke arah Cidaun. ketiga sopir ini mengemudi angkutan umum dengan masing-masing plat nomor, F 7627 WB, F 7692 WB, dan F 7817 WB. Kendaraan umum yang merupakan angkutan jurusan Cianjur-Cidaun ini pun diamankan di Mapolres Cianjur.</p>
<p>Gito mengatakan, imigran yang berhasil diamankan di Mapolres Cianjur memang berencana akan menyeberang ke Australia melalui pantai selatan Cianjur di Cidaun. Pasalnya mereka diangkut menggunakan angkutan umum jurusan Cianjur-Cidaun.</p>
<p>Komandan Koramil 12 Cempaka, Kapten Herman Daulay mengatakan ke-35 imigran tersebut mengaku sebagai pelancong. Hal itu berdasarkan identitas yang mereka bawa dan pengakuan mereka sebelum dibawa ke Mapolres.</p>
<p>Seperti diketahui, sebanyak 35 imigran berasal dari Iran digelandang di Markas Polres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kabupaten Cianjur, Kamis (23/5) malam sekitar pukul 22.00. Sejumlah WNA ini terdiri dari 16 perempuan, 13 laki-laki, dan enam anak-anak.</p>
<p>Imigran ini diamankan ketika melintas di Jalan Raya Cempaka atau tepatnya di Desa Cidadap, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, Kamis (23/5) sekitar pukul 18.30. Imigran yang menggunakan kendaraan umum yang merupakan angkutan jurusan Cianjur-Cidaun ini diamankan jajaran Danramil 12 Cempaka dan Polsek Cempaka.  (*)</p>
<p>Penulis : cis<br />
(tribunjabar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20721</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Truk Terperosok Menghindari Kendaraan Keluar Jalur</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20717</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20717#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 00:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20717</guid>
		<description><![CDATA[PANGANDARAN &#8211; Sebuah truk pengangkut batu belah, terperosok ke dalam parit dan sawah warga, di Jalan Raya Pangandaran-Parigi KM 2 &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20717">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PANGANDARAN &#8211; Sebuah truk pengangkut batu belah, terperosok ke dalam parit dan sawah warga, di Jalan Raya Pangandaran-Parigi KM 2 di seberang kantor Samsat Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis (23/5/2013).</p>
<p>Tidak ada korban jiwa pada kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, peristiwa itu menjadi tontonan warga dan sempat membuat lalu lintas menjadi tersendat.</p>
<p>Anggota Kepolisian Sektor Pangandaran sudah turun langsung dan menangani kasus tersebut. Dari keterangan pengemudi, dirinya berangkat dari arah Pangandaran menuju Parigi, dan berusaha menghindar kendaraan yang sedang menyali p dari arah berlawanan. (A-195/A_88)***(pikiranrakyat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20717</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setelah Wabup Bogor, Polisi Bidik Empat Tersangka Lain</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20714</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20714#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 00:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20714</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG &#8211; SETELAH menetapkan Wabup Bogor Karyawan Faturohman (KF) dan IL sebagai tersangka, pihak penyidik Ditreskrimum Polda Jabar membidik empat &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20714">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG &#8211; SETELAH menetapkan Wabup Bogor Karyawan Faturohman (KF) dan IL sebagai tersangka, pihak penyidik Ditreskrimum Polda Jabar membidik empat orang tersangka lainnya. Mereka yang diduga ada kaitannya dengan kasus video asusila diduga mirip Wakil Ketua DPRD Jabar Rudy Harsa Tanaya.</p>
<p>Keempat orang tersebut, dipastikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul bukan seorang pejabat atau tokoh publik lainnya. Namun, diduga kuat ada kaitannya dengan proses pembuatan maupun penyebaran video asusila berdurasi sekitar 10 menit itu.</p>
<p>&#8220;Ada empat orang lainnya, yaitu J, L, R, dan E. Mereka patut dipersangkakan telibat dalam pembuatan video asusila ini,&#8221; ujar  Martinus Sitompul di Mapolda Jabar, Kamis (23/5). </p>
<p>Perihal dugaan satu dari keempat tersangka yang dimaksud tengah dibidik Polda Jabar, Martinus enggan berkomentar terkait hal ini. </p>
<p>Dari informasi yang diperoleh Tribun di lapangan, pemeran wanita dalam video asusila itu berinisial L. Sebelumnya, L sempat mengaku sebagai sorang anggota Gerakan Rakyat Kampus Jabar (GRKJ). L pun mengaku berkuliah disalah satu PTN di Bogor. Namun pada saat diperiksa, tim penyidik dan melakukan pengecekan ke dua institusi perguruan tinggi tersebut, L tidak terdaftar. </p>
<p>&#8220;Yang pasti kita masih melakukan pemeriksaan terhadap wanita itu. Kan dalam keterangannya, dia itu mendapatkan uang sampai puluhan juta,&#8221; ujarnya. (dic)</p>
<p>Penulis : dic<br />
Sumber : Tribun Jabar</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20714</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>42 Imigran Gelap Berhasil Diamankan</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20711</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20711#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 00:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20711</guid>
		<description><![CDATA[CIANJUR- Sebanyak 42 imigran gelap dari Afganistan dan Pakistan berhasil diamankan Polsek Cempaka saat dalam perjalanan ke Cidaun untuk menyebrang &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20711">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CIANJUR- Sebanyak 42 imigran gelap dari Afganistan dan Pakistan berhasil diamankan Polsek Cempaka saat dalam perjalanan ke Cidaun untuk menyebrang ke Pulau Chrismast, Australia, Kamis (23/5/13) sekitarpukul 19.30 WIB.</p>
<p>Para imigran ditangkap saat Polsek Cempaka mengadakan razia premanisme dan senjata tajam. Saat ditangkap, sebanyak 42 imigran tersebut dibawa oleh tiga mobil elf dengan nomor polisi F 17817 WB, F 7627 WB, da F 7692 WB.</p>
<p>Saat ini, semua imigran yang diamankan digiring ke Polres Cianjur untuk dilakukan pendataan dan menunggu petugas imigrasi dari Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Saat ini kami sedang menunggu kedatangan mereka untuk dimintai keterangan dan nantinya akan dilakukan pendataan dari petugas imigrasi Sukabumi,&#8221; ucap Kabagops Polres Cianjur, Komisaris Gatot Satrio Utomo.(A-186/A-108)***<br />
(pikiranrakyat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20711</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wabup Bogor tidak Penuhi Panggilan Penyidik Polda</title>
		<link>http://www.lodaya.web.id/?p=20708</link>
		<comments>http://www.lodaya.web.id/?p=20708#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 00:22:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lodaya.web.id/?p=20708</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Bogor Karyawan Faturochman hingga Kamis (23/5/2013) sekitar pukul 12.30 WIB tidak juga muncul di Mapolda &#8230; <a href="http://www.lodaya.web.id/?p=20708">Baca selengkapnya &#8594;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Bogor Karyawan Faturochman hingga Kamis (23/5/2013) sekitar pukul 12.30 WIB tidak juga muncul di Mapolda Jabar. Padahal hari ini merupakan jadwal pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polda Jabar untuk diperiksa sebagai tersangka.</p>
<p>‪‪&#8221;Hingga kini KF belum datang. Seharusnya dia datang ke Mapolda pada pukul 10.00 WIB,&#8221; kata Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (23/5/2013).‬‬</p>
<p>‪‪Ia menyebutkan, saat ini pihak keluarganya saja yang datang, dan mereka bilang kalau yang bersangkutan masih di luar kota.‬‬ ‪‪&#8221;Katanya KF masih di luar kota. Kita tunggu kehadirannya sampai pukul 16.00 WIB, jika tidak datang kita layangkan panggilan kedua,&#8221; katanya.‬‬</p>
<p>‪‪Menurut Martinus, KF ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik memeriksa beberapa saksi, dan salah seorang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni IL dalam kasus yang sama.‬‬ &#8220;Kalau tidak ada hari ini, kami akan layangkan kembali panggilan kedua,&#8221; katanya.</p>
<p>‪‪Seperti diketahui orang nomor dua di Kabupaten Bogor tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembuatan dan penyebaran video asusila yang mirip mantan ketua salah satu Parpol di Jabar.‬‬ ‪‪KF sendiri diduga terlibat dalam pasal 29 UU No 44 tentang pornografi Jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana, yakni tentang turut serta menyuruh untuk melakukan sesuatu.‬‬ (A-113/A-147)***<br />
(pikiranrakyat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lodaya.web.id/?feed=rss2&amp;p=20708</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
