Kepolisian Negara Republik Indonesia
Daerah Jawa Barat
Melindungi dan Mengayomi Masyarakat

Kapolda Jawa Barat
Drs.MOCHAMAD IRIAWAN,SH,MM,MH
Inspektur Jenderal Polisi
Lihat Profil

Polisi Temukan Video Perkelahian Pelajar

CIREBON – Jajaran Polres Cirebon Kota menemukan video perkelahian dalam salah satu telepon seluler milik siswa SMK Negeri 1 Kota Cirebon. Temuan tersebut terungkap dalam razia senjata tajam (sajam) dan telepon seluler (handphone) pelajar di sekolah tersebut, kemarin. Video berdurasi sekitar tiga menit itu memperlihatkan adegan perkelahian sejumlah pelajar berseragam sekolah menengah atas (SMA). Perkelahian bersifat duel antara pelajar laki-laki satu dengan lainnya. Namun begitu, belum diketahui asal sekolah masing-masing pelajar yang terlibat di dalamnya. Hanya saja, siswa pemilik video rekaman tersebut, Das, mengaku salah satu siswa dalam video itu merupakan pelajar SMKN 1.
“Tapi, kejadiannya sudah setahun lalu,” beber dia kepada wartawan seusai pemeriksaan oleh polisi. Das menegaskan, dirinya tidak tahu siapa saja pelajar yang terlibat dalam rekaman itu.Dia sendiri mengunduhnya dari orang lain. Atas temuan itu, Kepala SMKN 1 Kota Cirebon Sutadi berjanji akan menyelidiki kejadian tersebut.
Pihak sekolah pun akan menindaklanjuti razia polisi hari itu dengan pemeriksaan ulang terhadap seluruh telepon seluler siswa. “Sejauh ini kami belum mendata ada siswa sini yang terlibat perkelahian antar pelajar maupun tawuran.Tapi, kami akan selidiki hal ini lebih jauh,”janjinya. Dia mengakui, video rekaman yang menampilkan kekerasan semacam itu dapat berpengaruh negatif terhadap pelajar yang belum memahami makna di balik bela diri yang ditampilkan dalam video tersebut.
Menurut dia, pihak sekolah sudah mengimbau para siswa untuk tidak menggunakan telepon seluler berkamera. Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP R Nana Ruhiana menyebutkan, razia tersebut bertujuan mengantisipasi penyalahgunaan senjata tajam di kalangan pelajar, sekaligus memberantas pornografi.
“Dalam tawuran selalu ada yang terluka. Di luar pengawasan, ada saja pelajar yang membawa sajam.Karena itu,kami antisipasi,” tegas dia. Kendati menemukan video perkelahian, namun petugas tidak menemukan sajam yang dibawa siswa sekolah kejuruan tersebut.
Sumber : http://www.seputar-indonesia.com