Kepolisian Negara Republik Indonesia
Daerah Jawa Barat
Melindungi dan Mengayomi Masyarakat

Kapolda Jawa Barat
Drs.MOCHAMAD IRIAWAN,SH,MM,MH
Inspektur Jenderal Polisi
Lihat Profil

Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Antara Polda Jabar dengan GPP Jabar dan Banten

Gabungan Pengusaha Perkebunan Jawa Barat dan Banten (GPP Jabar-Banten), Selasa (31/1) melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan bersama dengan Polda Jabar dan jajaran tentang penanganan atas gangguan keamanan pada perusahaan perkebunan dalam rangka menciptakan iklim usaha perkebunan yang kondusif. Penandatangan nota kesepakatan bersama dilaksanakan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno, SH. dengan Ketua Umum GPP Jabar-Banten, Ir. Herry Sunardi.
Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno, SH. dalam sambutannya pada acara penandatangan nota kesepakatan bersama tersebut mengatakan bahwa dalam mensikapi terjadinya konflik komunal dalam masalah agraria seperti yang baru-baru ini terjadi di beberapa daerah di Indonesia, yang menyangkut pertanian, perkebunan, kehutanan dan permasalahan agraria lainnya diharapkan hal tersebut tidak terjadi di wilayah hukum Polda Jabar. Dengan cukup luasnya lahan perkebunan yang dikelola oleh GPP Jabar-Banten, yang tentunya juga berbatasan dengan lahan pemerintah maupun masyarakat, akan berpotensi terjadinya permasalahan sosial, dampak lingkungan, pencurian hasil perkebunan maupun permasalahan kamtibmas lainnya yang akan menghambat iklim usaha perkebunan yang kondusif.
Dengan demikian, lanjut Kapolda, apabila ada permasalahan kamtibmas yang akan menghambat terciptanya iklim usaha perkebunan yang kondusif, kiranya dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana dengan mencari akar masalah untuk diselesaikan secara bersama yang tentunya juga dengan melibatkan instansi terkait dan masyarakat. Ditandatanganinya nota kesepakatan bersama dengan maksud sebagai wujud peran serta Polda Jabar dan jajaran beserta GPP Jabar-Banten dalam memelihara situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Jabar, diharapkan dapat mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif, khususnya di lingkungan perkebunan yang ada di wilayah hukum Polda Jabar.
Kesepakatan bersama ini juga, merupakan salah satu wujud nyata eratnya jalinan kerjasama dan koordinasi antara GPP Jabar-Banten dengan jajaran Polda Jabar, untuk membantu penyelesaian gangguan keamanan, bantuan hukum, pembinaan keamanan dan penyuluhan hukum serta tindakan lainnya yang menyangkut hukum dan keamanan di lingkungan GPP Jabar-Banten. Guna keselarasan tindakan di lapangan, maka dalam bantuan penyelesaian di bidang hukum dan keamanan, pihak GPP Jabar-Banten yang berada di wilayah hukum Polda Jabar dapat langsung berkoordinasi dengan jenjang tingkatan yang ada di lingkungan Polda Jabar, mulai dari Pos Polisi, Polsek, Polres sampai dengan Polda disesuaikan dengan lokasi dan eskalasi gangguan keamanan yang dihadapi.
Sementara itu, ketua GPP Jabar-Banten, Ir. Herry Sunardi dalam sambutannya mengatakan bahwa berkat kerjasama yang sangat baik antara masyarakat, aparat kepolisian, aparat pemerintah lainnya dan para pengusaha, khususnya pengusaha perkebunan sampai dengan saat ini perusahaan perkebunan masih tetap dapat eksis, walaupun belum sepenuhnya potensi perkebunan dapat digali, mengingat disana-sini masih terdapat hambatan dan gangguan, baik yang dating dari dalam maupun dari luar perusahaan yang diyakini dapat diatasi oleh adanya kerjasama antara masyarakat, aparat dan para pengusaha itu sendiri.
Maka, lanjutnya, dengan penandatanganan nota kesepakatan ini memiliki tiga arti, yaitu ; pertama, menunjukkan bahwa usaha perkebunan memperoleh perlindungan
yang pasti, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kedua, usaha perkebunan di Jawa Barat akan menjadi lebih kondusif dan yang ketiga, menunjukkan adanya sinergitas yang kental antara Polda Jabar dengan para pengusaha perkebunan yang sangat berarti bagi pengembangan usaha perkebunan, pelestarian lingkungan hidup dan ketahanan ekonomi rakyat.
Sumber : Siaran Pers Bid Humas Polda Jabar