BOGOR.- Pihak kepolisian resort (Polres) Bogor tengah mendalami kemungkinan ada pihak-pihak yang berada di balik tersangka penembakan satpam IPB yang telah diringkus. Sebab, para pelaku selama ini telah menjalani aksi perampokan kendaraan dengan menggunakan senjata api.
Kapolres Bogor AKBP Her4y Santoso yang didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor AKP Imron Ermawan Senin (18/6/12) di Mapolres di Cibinong menyatakan, pelaku memang merupakan spesialis pencurian sepeda motor di beberapa tempat.Namun mereka tidak bertindak sendiri. Ternyata di belakangnya ada bos besar yang membiayai dan memfasilitasi sepeda motor dan senjata api.
Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku penembakan satpam IPB beberapa waktu lalu. Pelaku terakhir yang ditangkap yakni Unyil alias Oon (27). Ia ditangkap di sebuah hutan di Lampung Timur. Saat akan ditangkap petugas, eksekutor satpam IPB itu melawan petugas dengan badik.
“Alasan kita menembak karena pelaku berusaha melawan menggunakan senjata tajam jenis badik yang mengandung racun, terpaksa anggota melumpuhkan kakinya dengan tembakan,” ujarnya.
Kepada petugas, Unyil mengaku, jika kelompok mereka dibiayai oleh seorang bos besar. Sebagai pelaksana, mereka selalu diberi fasilitas berupa, senjata, uang dan motor sebagai operasional. Hasil kejahatan kelompok mereka, diserahkan ke sang bos yang kini diburu personel Polres Bogor.
“Kami hanya pemetik. Setelah berhasil, kami serahkan ke bos. Kami hanya dapat komisi. Saat mau operasi, kami dilengkapi dengan senjata api, uang jalan dan kendaraan,” kata Unyil kepada penyidik. (A-134/A-88)***(pikiranrakyat)
