Categories Berita Hari Ini

Instalasi Air Bersih Untuk Warga Bandung

Mulai tahun depan Warga kota Bandung bisa menikmati air bersih hasil produksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan mulai hari ini proyek pembangunan instalasi air bersih senilai Rp 63 miliar dimulai. Nantinya proyek tersebut bisa melayani warga yang tinggal di wilayah selatan.

“Proyek ini akan meningkatkan debit air sehingga pelayanan masyarakat bisa meningkat sampai 70 ribu sambungan (pelanggan baru). Sehingga membuat pelayanan kita meningkat di daerah yang susah air,” ujar pria yang akrab disapa Emil itu usai acara peresmian proyek di PDAM Tirtawening, Rabu (14/2/2018) petang.

Baca Juga :  Jelang Pilkada Serentak, Polisi Siapkan Personel Keamanan

Beliau berharap proyek yang rencananya akan selesai pada Desember 2018 ini bisa membawa manfaat dan solusi dalam penyediaan air bersih bagi warga Kota Bandung terutama mereka yang selama ini belum merasakan manfaatnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPolitik

Jelang Pilkada Serentak, Polisi Siapkan Personel Keamanan

Barisan Personel Brimob Polda Jawa Barat disiagakan pada lokasi rawan konflik ketika Pilkada serentak 2018. Saat ini polisi dikabarkan masih melakukan pemetaan terkait area atau lokasi yang kerap terjadi konflik di Jawa Barat saat bertepatan dengan pelaksaan Pilkada.

“Satu kompi Brimob rencananya akan kami terjunkan ke lokasi yang rawan terjadi konflik,” Tutur Kapolda Jabar Irjan Agung Budi Maryoto ketika ditemui setelah apel kesiapan pengamanan Pilkada serentak, yang diselenggarakan di Lapangan Gasibu, Bandung, Jumat (05/01/18).

Saat ini Polda Jabar masih belum selesai melakukan penentuan terhadap lokasi tersebut. Dan sampai saat ini Polisi masih menunggu penentuan pasangan calon yang bakal unjuk gigi ke tingkat Pilgub, Pilwalkot serta Pilbup.

“Kami sendiri belum mengetahui siapa-siapa nya, Namun saat ini kami masih memperhatikan perkembangannya,” Lanjutnya.

Agung pun menghimbau para warga Jabar agar dapat berkerjasama guna menjaga ketertiban saat Pilkada berlangsung. Maka dari itu, ia melanjutkan, ancaman pun akan dapat diminimalisir.

“Ini merupakan sebuah pesta demokrasi, pestanya para rakyat, saya pun yakin Insya Allah aman dengan partisipasi masyarakat,” Tutup Agung.

Sekiranya, Polda Jabar bakal menurunkan 21.438 personal kepolisian untuk disebar di berbagai wilayah yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pilkada. Puluhan ribu personel tersebut bakal mengawal setiap tahapan Pilkada serentak.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKesehatan

Pasien Difteri di Garut Terus Berjatuhan

Penderita Difteri terus berjatuhan, kini seorang pasien asal Garut dikabarkan meninggal usai sebelumnya sempat dirawat di RSUD dr Slamet. Ditambah Oom Mariati (63) kini total sudah berjumlah empat nyawa yang melayang akibat Difteri di Garut.

“Ada satu orang yang meninggal dunia, bernama Oom Mariati, ia merupakan warga dari Kecamatan Garut Kota,” Tutur Lingga Saputra selaku Humas RSUD, Rabu (27/12/17).

Ia pun memaparkan bahwa Oom dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (26/12/17) Sore, Usai 11 hari menjalani perawatan. Oom dikabarkan masuk ruang isolasi RSUD Garut sejak 15 Desember 2017. “Meninggal kemarin petang sekitar pukul 17.55 WIB,” Lanjutnya.

Hingga kini, Lingga menambahkan, Jasad Oom telah diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. “Sebelum diserahkan, petugas memandikan jenazah terlebih dahulu untuk mencegah penyebaran virus,”

Selain itu, empat pasien penderita difteri lain yang dirawat di RSUD dr Slamet Garut yakni Siti Rogiah (15) , Julianah (16), Nurdin Farid (29) dan Chodijah (76) dinyatakan telah sembuh. “Mereka sudah dinyatakan sembuh, dan sudah diijinkan untuk pulang.” Lanjutnya.

Kabar baik pun datang dari keempat pasien tersebut, sebab terus mengalami perkembangan yang signifikan saat dirawat di RSUD dr Slamet. “Empat pasien dinyatakan sembuh, sementara yang satu dinyatakan meninggal.” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Siapa Cawagub Sudah Ditentukan, Namun Belum Siap Diberitahukan

Nampaknya, Masyarakat Jawa Barat harus menunggu lebih lama lagi guna mengetahui siapa yang akan maju menjadi pasangan Ridwan Kamil untuk maju pada Pilgub Jawa Barat mendatang.

Hal tersebut terjadi lantaran, Ridwan Kamil, atau yang akrab disapa Emil, menuturkan bahwa masih terdapat beberapa kendala lagi dalam proses pemilihan antarpartai, yakni musyawarah yang harus dilaksanakan. Tapi, terdapat satu nama yang telah diajukan kepada Ketua Umum dari masing-masing partai koalisi.

“Hasil akhir tengah didiskusikan di level Ketua Umum. Dan tentu sampai saat ini belum ada respon balik kepada saya, Tapi semuanya telah diserahkan kepada koalisi,” Tutur Emil, (22/12/17).

Tapi, mengenai hasil keputusan akhir, Emil ternyata meminta agar masyarakat Jawa Barat menunggu sedikit lebih lama lagi sebab terdapat proses diskusi politik antarpartai guna meraih kesepakatan.

“Sebab konstelasinya masih belum semua yang setuju terkait appun. Sebab, pemilihan kan tergantung bagaimana pandangan masing-masing orang,” Tutupnya.

Ia pun sebelumnya sempat membeberkan bahwa sudah ada satu nama yang bakal maju mendampingi Emil dan bakal menyerahkan nama itu kepada parta koalisi.

Kamis (21/12/17) kemarin, Emil melancong ke ibu kota guna menghadap DPP partai koalisi dengan tujuan melaporkan keputusannya mengenai Cawagub yang hendak dipilih olehnya.

Categories Uncategorized

Pemerintah Segel Gudang Berisi Limbah Rumah Sakit

Sebanyak 600 personel aparat gabungan dari TNI dan Polri menyambangi sekiranya enam gudang yang mengoperasikan limbah medis yang diklaim ilegal. Proses penyegelan gudang tersebut diperintahkan secara langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Diketahui aparat sempat membobol serta mendobrak pintu salah satu gudang, sebab pekerjanya urung memberikan akses masuk. Penyegelan tersebut pun terdiri atas enam tim, dimana masing-masing masuk ke dalam gudang.

Usai berhasil dibuka, penyidik Direktorat Jendral (Ditjen) Penegakan Hukum (Gakum) KLHK langsung mendapatkan beberapa sampel berupa limbah medis guna dijadikan barang bukti. Dari hasil pantauan di lokasi, Selasa (19/12/17) siang, Penyidik sudah mendapatkan beberapa alat medis, berupa kantong infus, jarum suntik, botol sampel darah serta selang infus.

Ridho Sani selaku Dirjen Gakum KLHK Rasio pun menuturkan bahwa penyegelan gudang berisi limbah medis rumah sakit tersebut itu merupakan kegiatan lanjutan dari hasil olah tkp sebelumnya. Ia pun berpendapat bahwa kasus pengolahan limbah medis tersebut diyakini ilegal tersebut merupakan salah satu kasus yang besar yang pernah ia tangani.

“Ini merupakan kejahatan luar biasa. Bahkan dapat dikenakan pasal berlapis serta instrumen berlapis. Hal itu juga dapat dikenai banyak sanksi berupa sanksi administratif, pidana dan perdata terhadap pengusahanya sendiri,” Ungkap Roy setelah menyegel gudang.

Ia juga memberitahukan bahwa pelaku dapat dijatuhi UU Kesehatan. Selanjutnya, ia pun berencana hendak bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan atas kasus tersebut. Roy mengatakan pula bahwa mereka akan melaksanakan pemantauan secara terus menerus.

“Apabila terdapat perusakan segel, sudah pasti akan kami tindak pidana. Kami juga telah bekerja sama dengan Kemenkes,” Tuturnya.

Ia mengatakan pula, bahwa ia baru pertama kali menangani kasus pengolahan limbah medis yang sudah beroperasi di beberapa kampung di Kecamatan Pengurangan. Kalau sebelumnya, ia hanya memproses pihak ketiga pengelola limbah medis yang berlokasi di Karawang.

“Di sini (Cirebon) merupakan lokasi yang terparah, begitu banyak gudang-gudang yang tersebar di beberapa kampung. Untuk itu, kami akan secara tegas mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya,” Lanjutnya.

Hingga saat ini, sekitar 34 rumah sakit diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Terdapat bukti-bukti yang diklaim mempunyai kaitan dengan yang ditemukan di TPS. Ia juga menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang berusaha mendalami penyelidikan.

“Sampai saat ini masih dalam proses untuk menemukan sumber limbah medis tersebut. Apakah sumbernya berasal dari rumah sakit, klink atau kah terdapat oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Kocaknya Jalan Sidang Perdana Setya Novanto

Nampaknya, Jalannya sidan perdana kasus dugaan korupsi E-KTP yang saat ini sedang menjerat Setya Novanto, Rabu (13/12/17), menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

Bagaimana tidak, hal ini lantaran pada jalannya sidang yang berlokasi di Pengadilan Tipikor Jakarta, begitu menarik sebab diwarnai dengan drama.

 

Kocaknya Jalan Sidang Perdana Setya Novanto

Sedianya, agenda sidang Novanto adalah mendengar pembacaan dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Ya, Setya Novanto mengaku bahwa ia sedang sakit (lagi).

Dan setelah pengakuan tersebut terdengar, Jaksa KPK tetap meminta agar sidang tetap dilanjutkan. Sedangkan dari tim kuasa hukum Novanto, meminta agar sidang ditunda terlebih dahulu.

 

 

Karena itulah, pembacaraan surat dakwaan pun ditunda selama kurang lebih tujuh jam lamanya.

Seperti yang telah dilansir oleh Warta Kota, saat sebelum Novanto mengaku bahwa ia sedang sakit, Hakim Ketua, Yanto sempat mengajukan beberapa pertanyana mengenai identitas terdakwa.

Tapi, lucunya. Pertanyaan tersebut urung dijawab oleh Setya Novanto.

Mantan Ketua DPR itu hanya diam dengan posisi badan menunduk. Hakim Ketua pun harus melemparkan sejumlah pertanyaan kembali kepada kali Novanto.

“Nama lengkap saudara? Apakah saudara mendengar saya? Nama lengkap saudara Setya Novanto?” itulah yang ditanyakan oleh Hakim Ketua terhadap Novanto yang berkali-kali terdengar namun masih urung dijawab.

 

 

Setya Novanto pun selanjutnya diperiksa beberapa dokter yang terdiri dari dokter spesialis kardiologi, neurologi serta penyakit dalam.

“Tim pemeriksaan mengatakan bahwa secara medis bahwa pada saat ini kondisi terperiksa dapat mengikuti jalannya persidangan. Fit to be questioned,” Tutur dokter kardiologi yang memeriksa bersama timnya.

Dan akibat hal “drama” yang terjadi dalam persidangan Novanto, warganet di Twitter pun terlihat asik dan ramai berkicau dengan menggunakan hashtags #KaloAkuJadiHakim. Banyak dari mereka yang menyindir, namun ada pula yang menuliskan kata-kata kocak.

Categories Berita Hari IniKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPOLISI KITA

Seorang Pengendara Motor Tewas Usai Menabrak Median Jalan Layang Pasupati Bandung

Seorang pengendara berusia 20 tahun bernama Sarif seketika tewas akibat kecelakaan tunggal yang berlokasi di Jembatan Layang, Pasupati, Bandung.

Kejadian mengenaskan tersebut terjadi pada Rabu (13/12/17) dini hari sekitar pukul 03.05 WIB. Korban yang dikabarkan mengendarai sepeda motor bersama dengan seorang rekannya seketika terjatuh tepat di depan toko sepeda motor Vespa.

“Korban yang mengendarai telah meningggal dunia sedangkan rekannya yang dibonceng hanya mengalami luka ringan,” Tutur Hendro Pandowo selaku Kapolrestabes Bandung Kombes.

Dikabarkan, kejadian naas tersebut berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor tersebut melaju dari arah Gasibu menuju ke Pasteur. Dan ketika di TKP, kendaraan tersebut diduga mengalami oleng sehingga menabrak median jalan.

“Korban kecelakaan disebabkan oleh ia menabrak median jalan,” Lanjutnya.

Tubuh korban pun diduga terpental sampai tidak sadarkan diri. Kemudian saat dicek, nyawa korban sudah melayang.

“Korban meninggal dunia di TKP serta telah dibawa ke rumah sakit Hasan Sadikin,” Ungkapnya.

Kecelakaan tersebut pun saat ini ditangani unit laka lantas Polrestabes Bandung. Kendaraan korban telah diangkut ke Mapolrestabes Bandung.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Pendam Rasa Cinta Bertahun-tahun, Pria Nekat Cabuli ABG

Mengatakan bahwa ia cinta mati terhadap seorang gadis belia, Seorang pria berusia 38 dengan inisial Y nekad memperkosa sang gadis yang masih berusia 16 tahun tersebut. Diketahui, Y sudah melakukan tindakan asusilanya tersebut sejak sang korban masih berumur 8 tahun.

Usai ditelusuri, Y melakukan aksi bejatnya tersebut di kontrakannya di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung pada Rabu (15/11/17) lalu. Ia lantas memperkosa sang korban dengan cara menyekapnya terlebih dahulu.

“Ia memaksa korban untuk berhubungan badan,” Ungkap Hendro Pandowo, selaku Kapolretabes Bandung Kombes saat ditemui di Mapolrestabes, Bandung. (11/12/17).

Ia juga mengatakan bahwa perbuatan bejatnya tersebut beralasan karena pelaku memendam rasa cinta terhadap korban. Dan ia juga berpendapat bahwa Y memendam perasaan tersebut sudah sejak 8 tahun yang lalu.

“Keduanya nampaknya sudah saling kenal dengan baik, makanya mungkin ada rasa di antara hal tersebut,” Tuturnya.

Sang gadis yang semakin lama semakin dewasa hingga menginjak usia 16 tahun. Sementara pelaku sehari-hari berjualan mainan, mulai merasa cemburu akibat sang korban sudah mempunyai kekasih.

Hal tersebut pun berawal saat pelaku mengajak korban ke salah satu minimarket di dekat rumahnya, dan setelah itu, sang pelaku mengajak korban untuk mampir ke kontrakannya. Dan disanalah, Pelaku memperkosa korban.

“Saat hendak diperkosa, korban diikat terlebih dahulu menggunakan tali, dan kejadian tersebut dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada malam hari dan pagi hari,” Lanjutnya.

Aksi itu terbongkar saat orang tua korban menyadari anaknya tak kunjung pulang. Hingga akhirnya orang tua melapor polisi.

Kejadian tersebut pun akhirnya diketahui saat orang tua korban baru menyadari bahwa sang putri tak kunjung pulang ke rumah. Kemudian, mereka pun melaporkannya ke polisi. Personel unit reskrim Polsek Bojongloa Kidul serta Satreskrim Polrestabes Bandung yang dipimpin Kasatreskrim AKBP M. Yoris Maulana pun langsung menyatroni kediaman pelaku dimana terakhir bersama dengan korban.

“Ketika digerebek ternyata benar bahwa korban ada di rumah pelaku,” Lanjutnya.

Karena perbuatannya tersebut, Y dijatuhi Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014. Dan ia pun lantas terancam hukuman 15 tahun di penjara.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKesehatan

Pemprov Jabar Targetkan Imunisasi Kepada 3,6 Juta Penduduk

Dikabarkan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar paling tidak akan menargetkan 3.629.178 anak dengan rentang usia antara 1-19 tahun dengan tujuan hendak mencegah wabah difteri yang diklaim rawan menyerang lima Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Insha Allah terhitung mulai minggu depan akan dilaksanakan ORI (Outbreak Respon Imunization) terhadap semua anak mulai dari usia satu tahun sampai 19 tahun yang ada di Jawa Barat,” Ungkap Yus Ruseno selaku Kepala Seksi Surveilan dan Pencegahan Penyakit Dinas kesehatan Jawa Barat, Kami (07/12/17)

Ia pun turut menuturkan bahwa keputusan guna kegiatan imunisasi yang dilakukan serentak tersebut adalah hasil rapat Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, pada Rabu (06/12/17)

“Untuk pelaksaan ORI di provinsi Jawa Barat, akan diselenggarakan di Karawang, Depok, Purwakarta, dan Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Sebab, dari hasil pantauan, daerah yang paling rawan terserang difteri di Jawa Barat adalah Purwakarta, terjadi peningkatan yakni, dari 21 menjadi 27 kasus, sementara untuk daerah Karawang, dari 13 mencapai 14 kasus.

Ia pun berpendapat bahwa imunisasi massal tersebut bakal diselenggarakan dalam tiga tahap. Jarak rentang imunisasi pertama dan kedua yaitu satu bulan. Sedangkan, imunisasi ketiga akan dilakukan usai enam bulan setelah imunisasi kedua.

Yus menuturkan bahwa sejak awal 2017 hingga Rabu (06/12/17), sedikitnya terdapat 123 kasus penyakit difteri di Jawa Barat dan apabila satu kasus difteri saja di Jawa Barat, otomatis hal tersebut merupakan kejadi yang luar biasa.

Sementara itu, daerah dengan kasus difteri tertinggi di Jawa Barat adalah Kabupaten Purwakarta dengan 27 kasus, Kabupaten Karawang 14 kasus, Kota Depok 12 kasus, Kota Bekasi 12 kasus, Kabupaten Garut 11 kasus, Kota Bandung tujuh kasus, dan sisanya tersebar di 14 Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat.

Dan bila secara keseluruhannya, jumlah kasus penyakit difteri yang tercatat sampai Kamis (07/1/17) lalu, di Jawa Barat sudah mencapai 123 kasus. Malahan, tiga hari sebelumnya, penyakit tersebut terjadi dalam 116 yang mampu membunuh 13 anak.

Yus juga menerangkan, peningkatan kasus itu terjadi karena pasien sebagian besar dirawat di rumah sakit swasta dan telat mengabarkan kepada dinas kesehatan setempat.

Untuk itu, pemerintah berharap agar semua masyarakat paham betul dan tidak menolak adanya kegiatan ini. Sebab, penyakit tersebut merupakan penyakit yang mudah menular serta hanya dapat dicegah melalui imunisasi.

Dengan syarat, paling tidak 95% penduduk telah diimunisasi. Dan pada persentase berikut, kekebalan kelompok sudah tercapai. Bakteri tidak dapat menyebar apalagi menginfeksi pihak lain. Di sini, Imunisasi rutin merupakan kunci utamanya.

Imunisasi sendiri akan diselenggarakan mulai tanggal 11 Desember 2017, dan berlokasi di 12 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, DKI Jakarta, serta Banten. Imunisasi itu sendiri diharapkan dapat menekan kasus yang sudah mencapai 593 kasus dengan 32 kasus kematian di Seluruh Tanah Air.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSTravel

Desa Cibuntu Dinobatkan Sebagai Desa Terbaik di Asia Tenggara

Jalan-jalan ke Jawa Barat, Tentu anda sebaiknya mampir ke Desa Cibuntu. Sebab Desa Cibuntu dikabarkan menjadi salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat yang sempar meraih ajang penghargaan tingkat nasional. Desa Cibuntu pun diketahui pernah mewakili Indonesia di Asia Tenggara.

Dan lokasi desa tersebut berada di Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan. Cibuntu pun dijuluki menjadi desa wisata terbaik urutan lima tingkat ASEAN pada 2016 dalam bidang homestay. Sementara untuk di 2017 ini, Cibuntu pun kembali terpilih menjadi salah satu desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia pada  ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Maka dari itu, di tahun yang akan datang, desa Cibuntu bakal kembali mewakili Indonesia kembali di level ASEAN. Cibuntu mempunyai puluhan homestay yang bersih. Wisata bumi perkemahan serta situs mempunyai daya tarik tersendiri di mata para wisatawan.

Desa itu berlokasi di lereng gunung maka dari itu para wisatawan yang berkunjung bisa melihat pemandangan Gunung Ciremai. Dan jalan-jalan ke desa ini pun tidak akan membuat anda merasa sebab semuanya sudah diatur sedemikian rupa agar membuat wisatawan nyaman berada di sana.

Udara sejuk pun menjadi salah satu ciri khas tersendiri di kawasan tersebut. Tidak karena hanya situs peninggalan zaman dulu, Cibuntu mempunyai sumber air yang dinamai sebagai Sumber Kahuripan.

“Begitu banyak yang belajar pengelolaan mengenai desa wisata ke sini, mulai dari Sulawesi, Yogya, Solo, dan masih banyak daerah lainnya. Desa ini merupakan desa wisata, namun bukan obyek wisata. Peluncuran awal desa wisata tersebut pada tahun 2012,” Tutur Kepala Desa Cibuntu Awam.

Ia pun turut mengatakan bahwa jumlah penduduk di desanya tidak terlalu banyak, hanya seribuan orang. Tapi ia bersyukur masyarakatnya kompak dalam mewujudkan Cibuntu sebagai desa wisata. Pembinaan pada masyarakat desa mengenai sapta pesona wisata, ia menuturkan bahwa itu merupakan salah satu hal yang penuh perjuangan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini masyarakat sadar mengenai sapta pesona itu. Dan hal terpentingnya kita menyajikan berbagai kenyamanan, kebersihan, sopan, dan masih banyak lagi. Dan setiap ada tamu yang berkunjung, bakal disambut dengan tradisi kita. Dan umumnya tamu tersebut bisa berupa rombongan bus,” Lanjutnya.

Ia pun juga menuturkan bahwa gagasan membuat Cibuntu dijuluki sebagai desa wisata diawali saat dilakukan penelitian oleh tiga mahasiswa Universitas Trisakti. Dan dari hasil penelitian itu, Awam menuturkan bahwa, mahasiswa Trisakti memberikan kesimpulkan bahwa Cibuntu mempunyai potensi besar pada bidang kepariwisataan.

“Dari situ kita pun tidak hanya diam dan langsung bergerak, saat itu tahun 2011. Dan, 2012 pun kita launching. Di sini, kandang domba tersebut tidak ada di perkampungan, masyarakat yang mempunyai domba dipisahkan serta disatukan di lahan tersendiri. Semua kita atur, masyarakatnya pun juga dibina,” Tutup Awam.