Categories Berita Hari IniPolda JabarTravel

H-5 Lebaran Dua Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Jawa Barat

Lima hari menjelang lebaran,  tercatat telah terjadi dua kecalakan yang terjadi di wilayah Jawa Barat.

“Kemudian jumlah kecelakaan lalin  (lalu lintas) ada 2 selama operasi empat hari ini,” ujar Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi, di Pos Pol Cikopo, Jawa Barat, Minggu (10/6/2018).

Agung menerangkan kajadian kecelakan pertama terjadi kemarin Sabtu (10/6/2018) yang melibatkan mobil pribadi dengan bus pengangkut pemudik.

“Kecelakaan diakibatkan kendaraan mobil penumpang yang paling depan mengerem mendadak karena jaraknya terlalu dekat maka ditabrak bus, kendaran penumpang ada enam, tetapi tidak ada korban jika, ada luka ringan,” ujar Agung.

Sementara kejadian terakhir terjadi pada pagi hari ini, di KM 180 Tol Cikopo terdapat mobil pengangkut pemudik mengalami kecelakaan tunggal.

Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Akibat kejadian tersebut out off control elf hilang kendali, katanya ngantuk atau lelah sehingga terguling tidak ada korban jika satu luka berat, sudah dirawat dirumah sakit,” ujar Agung.

Sebelumnya Agung menyebutkan di H-5 jelang Idul Fitri angka kecelakaan jauh berkurang dibandingan moment mudik dua tahun lalu.

“Tingkat kecelakan yang fatal berkurang dari empat hari oprasi dibanding tahun lalu susah berkurang cukup banyak, kamacetan juga demikian, walaupun ada namun tidak total sepeti dua tahun lalu di Brebes karna get tol Brebes waktu itu cuma ada dua get saja,” ujar Agung.

Categories Berita Hari IniPemerintahReview

Taman Lansia Agen Domino Terlihat Kumuh Tak Terawat

Taman bertuliskan Taman Lansia Hijau di Agen Domino sekitar Kompleks Pemkab Tasikmalaya, terlihat kumuh. Sampah terlihat berserakan di sekeliling taman.

Tak hanya itu, rumput liar dibiarkan  Agen Domino tumbuh di seputar kawasan itu. Kondisi tersebut membuat masyarakat prihatin dan mendesak agar Pemkab Tasikmalaya segera melakukan perawatan fasilitas itu.

Salah Seorang pengunjung Taman Lansia Hijau, Agen Domino Dika (32), warga Bojong Koneng, Kec Singaparna, menilai taman ini jauh dari kata nyaman. Bahkan, lokasi itu lebih layak disebut menyeramkan.

Baca Juga :  Deklarasikan Anti Hoax Oleh Polres Sukabumi

“Taman ini tidak sesuai dengan namanya, terlihat seram karena kondisinya yang tidak ada perhatian sama sekali. Bisa Anda lihat sendiri Agen Domino rumput liar, dibiarkan tumbuh tinggi. Pohon rindang daunnya berguguran, tapi tidak dibersihkan,” katanya.

Dikatakannya, kebutuhan masyarakat terhadap ruang terbuka hijau sangat tinggi. Mereka rela mendatangi daerah lain hanya untuk menikmati suasana taman yang nyaman, indah, dan menyenangkan untuk bermain keluarga.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik Indonesia

Deklarasikan Anti Hoax Oleh Polres Sukabumi

Polres Sukabumi Kota kembali suarakan semangat melawan hoax bersama jajaran kepolisian , bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Mahasiswa, Pelajar, Ormas Islam dan Ormas Nasionalis di Kota Sukabumi melakukan deklarasi bersama Anti Hoax dan Hate Speech. Kegiatan tersebut diselingi atraksi pesawat aero modeling dan pelepasan ratusan balon ke udara.

Rangkaian kegiatan melawan hoax yang rutin dilakukan pihak kepolisian terbukti berhasil menekan penyebaran berita-berita hoax di sejumlah grup-grup media sosial Facebook di Sukabumi.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk menolak segala bentuk berita bohong atau hoax, karena hoax bisa menimbulkan rasa permusuhan dan kebencian. Alhamdulillah kegiatan kami mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo kepada sejumlah awak media.

Sekretaris MUI Kota Sukabumi H.M, Kusoi mengungkap jika penyebaran hoax adalah perbuatan fitnah dan islam tidak mengajarkan untuk menyebarkan kebohongan dan kebencian.

Baca Juga :  Instalasi Air Bersih Untuk Warga Bandung

“Islam adalah agama Rahmatan Lil’alamin, islam adalah ahlaqul karimah, islam adalah kesejahteraan dan kedamaian, karena itu penyebaran kebohongan atau hoax bukan ajaran islam dan kami sebagai ulama menolak hoax,” tegas Kusoi.

Dua pesawat aero modeling berputar cantik di udara, replika jet tempur dan boeing melesat seraya mengeluarkan asap putih. Sebuah spanduk berukuran kecil bertuliskan anti hoax berputar-putar beberapa kali mengelilingi halaman utama Mapolres Sukabumi Kota tempat berlangsungnya acara deklarasi.

Categories Berita Hari Ini

Instalasi Agen Domino Untuk Warga Bandung

Mulai tahun depan Warga kota Bandung bisa menikmati Agen Domino bersih hasil produksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan mulai hari ini proyek pembangunan instalasi air bersih senilai Rp 63 miliar dimulai. Agen Domino Nantinya proyek tersebut bisa melayani warga yang tinggal di wilayah selatan.

[ Jasa Cari Supir Mudah Professional ]

“Proyek ini akan meningkatkan debit air sehingga pelayanan masyarakat bisa meningkat sampai 70 ribu sambungan (pelanggan baru). Agen Domino Sehingga membuat pelayanan kita meningkat di daerah yang susah air,” ujar pria yang akrab disapa Emil itu usai acara peresmian proyek di PDAM Tirtawening, Rabu (14/2/2018) petang.

Baca Juga :  Jelang Pilkada Serentak, Polisi Siapkan Personel Keamanan

Beliau berharap proyek yang rencananya akan selesai pada Desember 2018 ini bisa membawa manfaat dan solusi dalam penyediaan Agen Domino air bersih bagi warga Kota [ Jasa Cari Supir Mudah Professional ] Bandung terutama mereka yang selama ini belum merasakan manfaatnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPolitik

Jelang Pilkada Serentak, Polisi Siapkan Personel Keamanan

Barisan Personel Brimob Polda Jawa Barat disiagakan pada lokasi rawan konflik ketika Pilkada serentak 2018. Saat ini polisi dikabarkan masih melakukan pemetaan terkait area atau lokasi yang kerap terjadi konflik di Jawa Barat saat bertepatan dengan pelaksaan Pilkada.

“Satu kompi Brimob rencananya akan kami terjunkan ke lokasi yang rawan terjadi konflik,” Tutur Kapolda Jabar Irjan Agung Budi Maryoto ketika ditemui setelah apel kesiapan pengamanan Pilkada serentak, yang diselenggarakan di Lapangan Gasibu, Bandung, Jumat (05/01/18).

Saat ini Polda Jabar masih belum selesai melakukan penentuan terhadap lokasi tersebut. Dan sampai saat ini Polisi masih menunggu penentuan pasangan calon yang bakal unjuk gigi ke tingkat Pilgub, Pilwalkot serta Pilbup.

“Kami sendiri belum mengetahui siapa-siapa nya, Namun saat ini kami masih memperhatikan perkembangannya,” Lanjutnya.

Agung pun menghimbau para warga Jabar agar dapat berkerjasama guna menjaga ketertiban saat Pilkada berlangsung. Maka dari itu, ia melanjutkan, ancaman pun akan dapat diminimalisir.

“Ini merupakan sebuah pesta demokrasi, pestanya para rakyat, saya pun yakin Insya Allah aman dengan partisipasi masyarakat,” Tutup Agung.

Sekiranya, Polda Jabar bakal menurunkan 21.438 personal kepolisian untuk disebar di berbagai wilayah yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pilkada. Puluhan ribu personel tersebut bakal mengawal setiap tahapan Pilkada serentak.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKesehatan

Pasien Difteri di Garut Terus Berjatuhan

Penderita Difteri terus berjatuhan, kini seorang pasien asal Garut dikabarkan meninggal usai sebelumnya sempat dirawat di RSUD dr Slamet. Ditambah Oom Mariati (63) kini total sudah berjumlah empat nyawa yang melayang akibat Difteri di Garut.

“Ada satu orang yang meninggal dunia, bernama Oom Mariati, ia merupakan warga dari Kecamatan Garut Kota,” Tutur Lingga Saputra selaku Humas RSUD, Rabu (27/12/17).

Ia pun memaparkan bahwa Oom dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (26/12/17) Sore, Usai 11 hari menjalani perawatan. Oom dikabarkan masuk ruang isolasi RSUD Garut sejak 15 Desember 2017. “Meninggal kemarin petang sekitar pukul 17.55 WIB,” Lanjutnya.

Hingga kini, Lingga menambahkan, Jasad Oom telah diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. “Sebelum diserahkan, petugas memandikan jenazah terlebih dahulu untuk mencegah penyebaran virus,”

Selain itu, empat pasien penderita difteri lain yang dirawat di RSUD dr Slamet Garut yakni Siti Rogiah (15) , Julianah (16), Nurdin Farid (29) dan Chodijah (76) dinyatakan telah sembuh. “Mereka sudah dinyatakan sembuh, dan sudah diijinkan untuk pulang.” Lanjutnya.

Kabar baik pun datang dari keempat pasien tersebut, sebab terus mengalami perkembangan yang signifikan saat dirawat di RSUD dr Slamet. “Empat pasien dinyatakan sembuh, sementara yang satu dinyatakan meninggal.” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Siapa Cawagub Sudah Ditentukan, Namun Belum Siap Diberitahukan

Nampaknya, Masyarakat Jawa Barat harus menunggu lebih lama lagi guna mengetahui siapa yang akan maju menjadi pasangan Ridwan Kamil untuk maju pada Pilgub Jawa Barat mendatang.

Hal tersebut terjadi lantaran, Ridwan Kamil, atau yang akrab disapa Emil, menuturkan bahwa masih terdapat beberapa kendala lagi dalam proses pemilihan antarpartai, yakni musyawarah yang harus dilaksanakan. Tapi, terdapat satu nama yang telah diajukan kepada Ketua Umum dari masing-masing partai koalisi.

“Hasil akhir tengah didiskusikan di level Ketua Umum. Dan tentu sampai saat ini belum ada respon balik kepada saya, Tapi semuanya telah diserahkan kepada koalisi,” Tutur Emil, (22/12/17).

Tapi, mengenai hasil keputusan akhir, Emil ternyata meminta agar masyarakat Jawa Barat menunggu sedikit lebih lama lagi sebab terdapat proses diskusi politik antarpartai guna meraih kesepakatan.

“Sebab konstelasinya masih belum semua yang setuju terkait appun. Sebab, pemilihan kan tergantung bagaimana pandangan masing-masing orang,” Tutupnya.

Ia pun sebelumnya sempat membeberkan bahwa sudah ada satu nama yang bakal maju mendampingi Emil dan bakal menyerahkan nama itu kepada parta koalisi.

Kamis (21/12/17) kemarin, Emil melancong ke ibu kota guna menghadap DPP partai koalisi dengan tujuan melaporkan keputusannya mengenai Cawagub yang hendak dipilih olehnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Kocaknya Jalan Sidang Perdana Setya Novanto

Nampaknya, Jalannya sidan perdana kasus dugaan korupsi E-KTP yang saat ini sedang menjerat Setya Novanto, Rabu (13/12/17), menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

Bagaimana tidak, hal ini lantaran pada jalannya sidang yang berlokasi di Pengadilan Tipikor Jakarta, begitu menarik sebab diwarnai dengan drama.

 

Kocaknya Jalan Sidang Perdana Setya Novanto

Sedianya, agenda sidang Novanto adalah mendengar pembacaan dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Ya, Setya Novanto mengaku bahwa ia sedang sakit (lagi).

Dan setelah pengakuan tersebut terdengar, Jaksa KPK tetap meminta agar sidang tetap dilanjutkan. Sedangkan dari tim kuasa hukum Novanto, meminta agar sidang ditunda terlebih dahulu.

 

 

Karena itulah, pembacaraan surat dakwaan pun ditunda selama kurang lebih tujuh jam lamanya.

Seperti yang telah dilansir oleh Warta Kota, saat sebelum Novanto mengaku bahwa ia sedang sakit, Hakim Ketua, Yanto sempat mengajukan beberapa pertanyana mengenai identitas terdakwa.

Tapi, lucunya. Pertanyaan tersebut urung dijawab oleh Setya Novanto.

Mantan Ketua DPR itu hanya diam dengan posisi badan menunduk. Hakim Ketua pun harus melemparkan sejumlah pertanyaan kembali kepada kali Novanto.

“Nama lengkap saudara? Apakah saudara mendengar saya? Nama lengkap saudara Setya Novanto?” itulah yang ditanyakan oleh Hakim Ketua terhadap Novanto yang berkali-kali terdengar namun masih urung dijawab.

 

 

Setya Novanto pun selanjutnya diperiksa beberapa dokter yang terdiri dari dokter spesialis kardiologi, neurologi serta penyakit dalam.

“Tim pemeriksaan mengatakan bahwa secara medis bahwa pada saat ini kondisi terperiksa dapat mengikuti jalannya persidangan. Fit to be questioned,” Tutur dokter kardiologi yang memeriksa bersama timnya.

Dan akibat hal “drama” yang terjadi dalam persidangan Novanto, warganet di Twitter pun terlihat asik dan ramai berkicau dengan menggunakan hashtags #KaloAkuJadiHakim. Banyak dari mereka yang menyindir, namun ada pula yang menuliskan kata-kata kocak.

Categories Berita Hari IniKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPOLISI KITA

Seorang Pengendara Motor Tewas Usai Menabrak Median Jalan Layang Pasupati Bandung

Seorang pengendara berusia 20 tahun bernama Sarif seketika tewas akibat kecelakaan tunggal yang berlokasi di Jembatan Layang, Pasupati, Bandung.

Kejadian mengenaskan tersebut terjadi pada Rabu (13/12/17) dini hari sekitar pukul 03.05 WIB. Korban yang dikabarkan mengendarai sepeda motor bersama dengan seorang rekannya seketika terjatuh tepat di depan toko sepeda motor Vespa.

“Korban yang mengendarai telah meningggal dunia sedangkan rekannya yang dibonceng hanya mengalami luka ringan,” Tutur Hendro Pandowo selaku Kapolrestabes Bandung Kombes.

Dikabarkan, kejadian naas tersebut berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor tersebut melaju dari arah Gasibu menuju ke Pasteur. Dan ketika di TKP, kendaraan tersebut diduga mengalami oleng sehingga menabrak median jalan.

“Korban kecelakaan disebabkan oleh ia menabrak median jalan,” Lanjutnya.

Tubuh korban pun diduga terpental sampai tidak sadarkan diri. Kemudian saat dicek, nyawa korban sudah melayang.

“Korban meninggal dunia di TKP serta telah dibawa ke rumah sakit Hasan Sadikin,” Ungkapnya.

Kecelakaan tersebut pun saat ini ditangani unit laka lantas Polrestabes Bandung. Kendaraan korban telah diangkut ke Mapolrestabes Bandung.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Pendam Rasa Cinta Bertahun-tahun, Pria Nekat Cabuli ABG

Mengatakan bahwa ia cinta mati terhadap seorang gadis belia, Seorang pria berusia 38 dengan inisial Y nekad memperkosa sang gadis yang masih berusia 16 tahun tersebut. Diketahui, Y sudah melakukan tindakan asusilanya tersebut sejak sang korban masih berumur 8 tahun.

Usai ditelusuri, Y melakukan aksi bejatnya tersebut di kontrakannya di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung pada Rabu (15/11/17) lalu. Ia lantas memperkosa sang korban dengan cara menyekapnya terlebih dahulu.

“Ia memaksa korban untuk berhubungan badan,” Ungkap Hendro Pandowo, selaku Kapolretabes Bandung Kombes saat ditemui di Mapolrestabes, Bandung. (11/12/17).

Ia juga mengatakan bahwa perbuatan bejatnya tersebut beralasan karena pelaku memendam rasa cinta terhadap korban. Dan ia juga berpendapat bahwa Y memendam perasaan tersebut sudah sejak 8 tahun yang lalu.

“Keduanya nampaknya sudah saling kenal dengan baik, makanya mungkin ada rasa di antara hal tersebut,” Tuturnya.

Sang gadis yang semakin lama semakin dewasa hingga menginjak usia 16 tahun. Sementara pelaku sehari-hari berjualan mainan, mulai merasa cemburu akibat sang korban sudah mempunyai kekasih.

Hal tersebut pun berawal saat pelaku mengajak korban ke salah satu minimarket di dekat rumahnya, dan setelah itu, sang pelaku mengajak korban untuk mampir ke kontrakannya. Dan disanalah, Pelaku memperkosa korban.

“Saat hendak diperkosa, korban diikat terlebih dahulu menggunakan tali, dan kejadian tersebut dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada malam hari dan pagi hari,” Lanjutnya.

Aksi itu terbongkar saat orang tua korban menyadari anaknya tak kunjung pulang. Hingga akhirnya orang tua melapor polisi.

Kejadian tersebut pun akhirnya diketahui saat orang tua korban baru menyadari bahwa sang putri tak kunjung pulang ke rumah. Kemudian, mereka pun melaporkannya ke polisi. Personel unit reskrim Polsek Bojongloa Kidul serta Satreskrim Polrestabes Bandung yang dipimpin Kasatreskrim AKBP M. Yoris Maulana pun langsung menyatroni kediaman pelaku dimana terakhir bersama dengan korban.

“Ketika digerebek ternyata benar bahwa korban ada di rumah pelaku,” Lanjutnya.

Karena perbuatannya tersebut, Y dijatuhi Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014. Dan ia pun lantas terancam hukuman 15 tahun di penjara.