Categories Berita Hari IniHOT NEWSKesehatan

Pemprov Jabar Targetkan Imunisasi Kepada 3,6 Juta Penduduk

Dikabarkan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar paling tidak akan menargetkan 3.629.178 anak dengan rentang usia antara 1-19 tahun dengan tujuan hendak mencegah wabah difteri yang diklaim rawan menyerang lima Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Insha Allah terhitung mulai minggu depan akan dilaksanakan ORI (Outbreak Respon Imunization) terhadap semua anak mulai dari usia satu tahun sampai 19 tahun yang ada di Jawa Barat,” Ungkap Yus Ruseno selaku Kepala Seksi Surveilan dan Pencegahan Penyakit Dinas kesehatan Jawa Barat, Kami (07/12/17)

Ia pun turut menuturkan bahwa keputusan guna kegiatan imunisasi yang dilakukan serentak tersebut adalah hasil rapat Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, pada Rabu (06/12/17)

“Untuk pelaksaan ORI di provinsi Jawa Barat, akan diselenggarakan di Karawang, Depok, Purwakarta, dan Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Sebab, dari hasil pantauan, daerah yang paling rawan terserang difteri di Jawa Barat adalah Purwakarta, terjadi peningkatan yakni, dari 21 menjadi 27 kasus, sementara untuk daerah Karawang, dari 13 mencapai 14 kasus.

Ia pun berpendapat bahwa imunisasi massal tersebut bakal diselenggarakan dalam tiga tahap. Jarak rentang imunisasi pertama dan kedua yaitu satu bulan. Sedangkan, imunisasi ketiga akan dilakukan usai enam bulan setelah imunisasi kedua.

Yus menuturkan bahwa sejak awal 2017 hingga Rabu (06/12/17), sedikitnya terdapat 123 kasus penyakit difteri di Jawa Barat dan apabila satu kasus difteri saja di Jawa Barat, otomatis hal tersebut merupakan kejadi yang luar biasa.

Sementara itu, daerah dengan kasus difteri tertinggi di Jawa Barat adalah Kabupaten Purwakarta dengan 27 kasus, Kabupaten Karawang 14 kasus, Kota Depok 12 kasus, Kota Bekasi 12 kasus, Kabupaten Garut 11 kasus, Kota Bandung tujuh kasus, dan sisanya tersebar di 14 Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat.

Dan bila secara keseluruhannya, jumlah kasus penyakit difteri yang tercatat sampai Kamis (07/1/17) lalu, di Jawa Barat sudah mencapai 123 kasus. Malahan, tiga hari sebelumnya, penyakit tersebut terjadi dalam 116 yang mampu membunuh 13 anak.

Yus juga menerangkan, peningkatan kasus itu terjadi karena pasien sebagian besar dirawat di rumah sakit swasta dan telat mengabarkan kepada dinas kesehatan setempat.

Untuk itu, pemerintah berharap agar semua masyarakat paham betul dan tidak menolak adanya kegiatan ini. Sebab, penyakit tersebut merupakan penyakit yang mudah menular serta hanya dapat dicegah melalui imunisasi.

Dengan syarat, paling tidak 95% penduduk telah diimunisasi. Dan pada persentase berikut, kekebalan kelompok sudah tercapai. Bakteri tidak dapat menyebar apalagi menginfeksi pihak lain. Di sini, Imunisasi rutin merupakan kunci utamanya.

Imunisasi sendiri akan diselenggarakan mulai tanggal 11 Desember 2017, dan berlokasi di 12 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, DKI Jakarta, serta Banten. Imunisasi itu sendiri diharapkan dapat menekan kasus yang sudah mencapai 593 kasus dengan 32 kasus kematian di Seluruh Tanah Air.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSTravel

Desa Cibuntu Dinobatkan Sebagai Desa Terbaik di Asia Tenggara

Jalan-jalan ke Jawa Barat, Tentu anda sebaiknya mampir ke Desa Cibuntu. Sebab Desa Cibuntu dikabarkan menjadi salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat yang sempar meraih ajang penghargaan tingkat nasional. Desa Cibuntu pun diketahui pernah mewakili Indonesia di Asia Tenggara.

Dan lokasi desa tersebut berada di Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan. Cibuntu pun dijuluki menjadi desa wisata terbaik urutan lima tingkat ASEAN pada 2016 dalam bidang homestay. Sementara untuk di 2017 ini, Cibuntu pun kembali terpilih menjadi salah satu desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia pada  ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Maka dari itu, di tahun yang akan datang, desa Cibuntu bakal kembali mewakili Indonesia kembali di level ASEAN. Cibuntu mempunyai puluhan homestay yang bersih. Wisata bumi perkemahan serta situs mempunyai daya tarik tersendiri di mata para wisatawan.

Desa itu berlokasi di lereng gunung maka dari itu para wisatawan yang berkunjung bisa melihat pemandangan Gunung Ciremai. Dan jalan-jalan ke desa ini pun tidak akan membuat anda merasa sebab semuanya sudah diatur sedemikian rupa agar membuat wisatawan nyaman berada di sana.

Udara sejuk pun menjadi salah satu ciri khas tersendiri di kawasan tersebut. Tidak karena hanya situs peninggalan zaman dulu, Cibuntu mempunyai sumber air yang dinamai sebagai Sumber Kahuripan.

“Begitu banyak yang belajar pengelolaan mengenai desa wisata ke sini, mulai dari Sulawesi, Yogya, Solo, dan masih banyak daerah lainnya. Desa ini merupakan desa wisata, namun bukan obyek wisata. Peluncuran awal desa wisata tersebut pada tahun 2012,” Tutur Kepala Desa Cibuntu Awam.

Ia pun turut mengatakan bahwa jumlah penduduk di desanya tidak terlalu banyak, hanya seribuan orang. Tapi ia bersyukur masyarakatnya kompak dalam mewujudkan Cibuntu sebagai desa wisata. Pembinaan pada masyarakat desa mengenai sapta pesona wisata, ia menuturkan bahwa itu merupakan salah satu hal yang penuh perjuangan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini masyarakat sadar mengenai sapta pesona itu. Dan hal terpentingnya kita menyajikan berbagai kenyamanan, kebersihan, sopan, dan masih banyak lagi. Dan setiap ada tamu yang berkunjung, bakal disambut dengan tradisi kita. Dan umumnya tamu tersebut bisa berupa rombongan bus,” Lanjutnya.

Ia pun juga menuturkan bahwa gagasan membuat Cibuntu dijuluki sebagai desa wisata diawali saat dilakukan penelitian oleh tiga mahasiswa Universitas Trisakti. Dan dari hasil penelitian itu, Awam menuturkan bahwa, mahasiswa Trisakti memberikan kesimpulkan bahwa Cibuntu mempunyai potensi besar pada bidang kepariwisataan.

“Dari situ kita pun tidak hanya diam dan langsung bergerak, saat itu tahun 2011. Dan, 2012 pun kita launching. Di sini, kandang domba tersebut tidak ada di perkampungan, masyarakat yang mempunyai domba dipisahkan serta disatukan di lahan tersendiri. Semua kita atur, masyarakatnya pun juga dibina,” Tutup Awam.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

DKI Jakarta & Jawa Barat Waspada Badai Tropis Dahlia

Nampaknya Badai tropis Dahlia sempat terdeteksi di wilayah barat daya daerah Bengkulu pada Rabu (29/11/17) sekitar pukul 19.00 WiB. Dan sejak Kamis (30/11/17) Pagi tadi. BMKG telah mencatat pergerakan badai tersebut yang kian lama mengarah ke wilayah sebelah barat daya Kota DKI Jakarta.

“Letak Siklon Tropis Dahlia, pada hari ini sekitar pukul 07.00 pagi berada di wilayah perairan Samudera Hindia Barat Daya Jakarta dengan kecepatan angin maksimum bisa mencapai angka 65 km/jam, kemudian bergerak ke arah Tenggara dengan kecepatan gerak sekitar 13 km/jam,” Ungkap BMKG melalui laman resminya di Twitter.

Dengan pergerakan badai ini, wilayah Jakarta dan Jawa Barat harus siaga terhadap dampaknya berupa hujan dengan intensitas sedang sampai dengan lebat yang disertai angin kencang.

Badai Tropis Dahlia

Pergerakan tersebut membuat wilayah Jakarta dan juga Jawa Barat mesti siap siaga akan ancaman hujan lebat yang disertai angin kencang.

Pihak BMKG pun mengumumkan kalau siklon Dahlia ini tak akan hanya menimbulkan hujan lebat di wilayah pesisir barat Bengkulu sampai Lampung. Namun juga akan menyebabkan turunnya hujan wilayah Selatan Banten, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat bagian Selatan.

Dan sementara itu, kemungkinan terjadinya angin kencang hingga mencapai lebih dari 20 knot juga dikabarkan akan terjadi di wilayah Barat Bengkulu sampai Lampung, kemudian Banten serta Jawa Barat bagian Selatan.

Badai Tropis Dahlia

Sesuai dengan laporan BMKG, Cuaca ekstrem seperti ini dengan ketinggian gelombang hingga mencapai 4 meter ini diperkirakan akan terjadi sampai 4 Desember 2018 mendatang.

Kemudian, BMKG juga memperkirakan bahwa selama 24 jam ke depan, pada hari Jumat (1/12/17), Siklon tropis Dahlia akan berada di wilayah Samudera Hindia bagian Selatan tenggara Jakarta dengan besarnya kecepatan angin paling tinggi bisa mencapai 95 km/jam yang akan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Dan karena itu, BMKG lantas menghimbau agar masyarakat tetap waspada dengan potensi terjadinya banjir ataupun longsor untuk daerah yang berintensitas hujan tinggi, di daerah rawan banjir serta longsor.

Situasi tersebut pun juga dapat menimbulkan angin kencang yang bisa menimbulkan pohon ataupun papan reklame hingga baliho bisa tumbang. Dan karena itu pula, Masyarakat dihimbau agar tidak meneduh di bawah tempat-tempat yang telah disebutkan tadi.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaMITRA POLISIPolda JabarPolitik

Polda Jabar Siap Jemput Rizieq Shihab

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat rencananya akan menjemput Rizieq Shihab terkait kasusnya beberapa waktu lalu yaitu penodaan lambang negara Pancasila serta pencemaran nama baik. Hal tersebut pun akan dilaksanakan Polda Jabar saat imam besar FPI tersebut telah kembali ke Indonesia.

“Kalau membahas laporan mengenai penodaan Pancasila tersebut kan hanya tinggal memeriksa Rizieq Shihab saja. Tapi kan sampai saat ini ia juga belum pulang juga untuk itu kami masih belum bisa melakukan pemeriksaan lagi,” Ungkap Umar Surya Fana selaku Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat Komisaris Besar. Senin, (27/11/17).

Rizieq Shihab

Dan hingga kini, Rizieq diketahui masih berada di Arab Saudi dan masih belum diketahui sampai kapan ia berada di sana dan tidak kembali ke tanah air.

Umar berpendapat bahwa surat panggilan terhadap Rizieq mengenai kasus penodaan lambang negara Pancasila tersebut telah diberikan sebanyak dua kali oleh Polda Jabar. Dan diketahui bahwa Rizieq pun pernah sekali datang atas panggilan tersebut pada bulan Februari 2017 lalu.

“Surat Panggilan sudah, bahkan sudah dua kali kami berikan. Untuk itu, hanya tinggal surat perintah membawa saja. Kita lihat kedepannya, kita akan menjemput ia kalau yang bersangkutan sudah kembali ke Indonesia,” Tuturnya.

Tak hanya tersandung kasus Pasal 154A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atas penodaan lambang negara Pancasila, Ia pun dikabarkan juga terpidana atas kasus Pasal 320 atas pencemaran nama baik dan kasus pelecehan budaya Sunda.

“Untuk masalah yang melecehkan budaya Sunda, hal itu saat ini masih diproses di Polres Purwakarta. Maka dari itu kita sendiri belum mengetahui bagaimana langkah selanjutnya,” Lanjutnya.

Rencana awal Polda Jabar yang hendak menjemput Rizieq Shihab, sampai saat ini pun diturunkan oleh pengacara Rizieq, yaitu Kapitra Ampera. dan belum dapat dikonfirmasi secara jelas. Sementara pesan atau telepon yang dilayangkan oleh pihak lain pun belum sempat direspon.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPOLISI KITAPolitik

Kapolda Jabar Himbau Agar Masyarakat Jabar Tidak Perlu Mengikuti Aksi 212

Dikabarkan bahwa Aksi 212 akan kembali diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 2 Desember 2017 mendatang.

Berkenaan dengan kabar tersebut, Irjen Pol Agung Budi Maryoto Agung Budi Maryoto selaku dari pihak Kapolda Jabar menuturkan bahwa pihaknya akan siap melayani serta mengawal masyarakat bila nanti ada yang berasal dari Jawa Barat.

“Polisi sebagai pihak pengayom masyarakat, tentu kami akan siap untuk mengawal serta melayani masyarakat bila nanti ada yang hendak berpartisipasi dalam aksi 212 tersebut.” Tuturnya saat berada di Kantor MUI Jawa Barat, Senin (21/11/17).

Dan masih membahas perihal tersebut, terkait rencana aksi 212 tersebut, Kapolda pun membuat kesepakatan bersama Ketua MUI Jawa Barat, KH Rachmat Syafei guna memberitahukan kepada masyarakat agar tidak perlu lagi turun ke Jakarta guna mengikuti aksi tersebut.

Ia pun juga menghimbau masyarakat alangkah lebih baiknya agar melakukan kegiatan-kegiatan di Masjid serta di daerahnya masing-masing.

Kapolda Jawa Barat pada hari Senin (27/11/17) pun diketahui mengunjungi sekaligus melakukan silahturahmi ke kantor MUI Jawa Barat.

Dan di kunjungan tersebut, Kapolda pun menuturkan bahwa terdapat tiga hal mengenai kejahatan narkoba, perihal masalah lingkungan hidup serta Pilkada 2018.

Dan kunjung tersebut disambung langsung oleh Ketua MUI Jawa Barat, KH Rachmat Syafei.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSTravel

Tebing Keraton Ditutup Sementara Akibat Pembangunan Skywalk

Mulai saat ini sampai pada awal tahun 2018 mendatang, wisata Tebing Keraton ditutup untuk umum. Hal ini dikarenakan mulai dari Tahura sampai Tebing Keraton saat ini sedang dilakukan revitalisasi dan termasuk untuk pembangun Sky Walk di Tebing Keraton itu sendiri.

Kendati demikian, Para pengunjung pun masih tetap dapat menikmati pemandangan di tempat tersebut,

Terdapat beberapa kedai yang berlokasi 100 meter di sebelah kanan gerbang Tebing Keraton dimana di sana menawarkan beraneka kuliner lezat, Hammock serta Area Camping.

Tebing Keraton

Dan para wisatawan pun kerap terlihat tengah bersantai di Hammock. Sedangkan, pada deretan kedai, para pengunjung biasanya menghabiskan waktu sambil duduk di bawah tenda yang telah dibangun.

Umumnya, para pengunjung akan memilih tempat di bagian bawah sebab di sana, akan terlihat pemandangan menakjubkan dari city light tanpa terhalan apapun.

Tak hanya itu, beraneka kuliner khas Jawa Barat pun ada di sana. Seperti, Tempe Mendoan, Cireng Bumbu Rujak, Pisang Goreng Keju, Nasi Liwet, Pisang Bakar, Nasi Goreng, serta Nasi Tutug Oncom.

Tak hanya itu, di tengah hamparan udara yang sejuk, mungkin anda ingin menikmati pula sesuatu yang dapat menghangatkan tubuh. Dan di sana, anda pun bisa menemukan penjual bandrek. Dan kabarnya, Bandrek merupakan salah satu minuman paling laris di sana.

Tebing Keraton

Bandrek pun dapat anda padukan bersama susu, kelapa, kolang-kaling serta buah Nangka.

 

Apabila anda hendak menikmati pemandangan yang jauh lebih jelas, Anda pun hanya tinggal berjalan kurang lebih 100 meter ke arah bawah. Dan dari sana, terlihat pemandangan kota Bandung begitu nampak terlihat dengan jelas. Dan bila anda beruntung, Anda dapat menikmati hamparan awan di hadapan mata.

Categories Berita Hari Ini

KBM SD di Gedebage Terganggu Akibat Banjir

Kegiatan Belajar Mengajar di SDN 216 Sondariah menjadi terganggu akibat bangunan diterjang genangan air hampir setinggi betis orang dewasa.

SDN 216 Sondariah yang berlokadi di RW 01, Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Sekitar pukul 18.00 WIB di hari Selasa (21/11/17), genangan air setinggi betis orang dewasa tersebut muncul usai hujan mengguyur Kota Bandung.

Genangan tersebut pun baru surut di pukul 23.00 WIB, Namun hingga hari Rabu (22/11/17) siang, nyatanya air masih terlihat menggenangi di beberapa lokasi, dan salah satunya berada di SDN 216 Sondariah.

“Sudah jelas bahwa aktivitas kami terganggu, meskipun airnya tidak sampai masuk ke kelas namun sepatu serta baju murid semuanya jadi basah,” Ungkap Kuswari (55) salah satu guru di SDN 216 Sondariah, Rabu (22/11/17).

Dan di sekitar pukul 12.00 WIB, mesin pompa air berwarna biru terlihat tengah difungsikan di sekitar areal sekolah guna menghisap habis genangan air setinggi mata kaki orang dewasa tersebut.

Mesin tersebut pun terdengar cukup bising sampai membuat suara lainnya misalnya suara orang berbicara sampai tidak terdengar.

Kuswari pun menuturkan bahwa beberapa rekan gurunya pun menyatakan keluhannya sebab tidak dapat menerangkan materi dengan jelas dikarenakan suara bising mesin pompa air.

Dan tak hanya itu, terdapat beberapa kelompok murid pun menjadi tidak dapat mengikuti pelajaran olahraga sebab lapangan digenangi air.

“Dan tentu saja kami tadinya mau olahraga juga jadi tidak dapat berolahraga. Kami berharap agar kalau bisa diberikan lapangan yang baru agar murid dapat melaksanakan pelajaran olahraga,” Tutur Kuswari.

Dan di sana, sejumlah murid SDN 216 Sondariah terlihat tengah berjalan di tengah genangan air yang berada di lapangan sekolah.

Namun, tidak nampak sedikitpun ekspresi sedih, malah, mereka seperti asyik bermain di genangan air tersebut.

“Para murid mah bisa jadi senang seolah mendapatkan mainan baru sebab baru pertama kali ini terjadi banjir di sekolah kami. Namun saya khawatirnya orang tua murid menjadi kecewa, sebabkan tidak sedikit juga para murid yang juga berasal dari luar daerah ini,” Tutup Kuswari.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Gusur Lapak PKL, Pemkot Cirebon Beri Janji Palsu Sediakan Relokasi

Kesatuan Satpol PP, kepolisian, Denpom, dan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPK UKM) Kota Cirebon dikabarkan tengah menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Pemuda.

Herbinawan mengatakan bahwa ia beserta anggota lainnya akan mulai melakukan operasi penertiban selama empat hari pada kawasan tersebut, terhitung mulai dari hari Selasa (21/11/17) hingga Jumat (24/11/17).

“Kan sebelumnya kita sudah memberikan surat teguran. Dan ternyata hari ini para pedagang tersebut sudah mulai membongkar lapak mereka sendiri,” Tuturnya. Selasa (21/11/17).

Ia pun juga menuturkan bahwa pihaknya enggan melakukan kontak fisik dengan para PKL. Dan karena itulah Pemkot Cirebon lebih memilih untuk menertibkannya secara humanis. Usai melakukan penertiban, ia menambahkan, bahwa Satpol PP menganggap bahwa ia akan terus mengawasi trotoar di Jalan Pemuda.

“Kami tidak akan mengambillangkah berupa tindakan yang kasar. Harapan kami hanya agar ini sesuai dengan perda tentang ketertiban umum supaya trotoar bersih. Kami pun menyarankan supaya mereka berpindah jadi mundur sekitar dua meter ke belakang dan jangan membuat lapak permanan,” Lanjut Herbinawan.

Dan di lokasi yang sama, Salah satu PKL sejak pukul 07.30 WIB sudah mulai sibuk membenahi lapaknya. “Ada yang sudah dibawa barangnya sejak sabtu dan minggu lalu. Kalau gerobak saya tinggalin,” Tuturnya.

Ia juga mengakui bahwa para PKL juga memperoleh surat teguran sejak 2 November lalu, Ia juga mengatakan bahwa pemerintah akan merelokasi PKL di sana. Tapi, hingga sampai saat ini masih belum ada relokasi untuk para PKL.

“Bilangnya DPK UKM bakal mendata guna relokasi. Tapi, dari hari Jumat sampai Minggu lalu masih tidak ada pendataan. Padahal, kami sangat butuh karena untuk menafkahi keluarga,” Ungkapnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terpanggang di Rumahnya Sendiri

Seorang wanita lanjut usia bernama Maryati (71) ditemukan tewas mengenaskan, terpanggang di dalam rumah panggungnya sendiri yang berlokasi di RT 02/07 Kampung Pasircalung, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Minggu (19/11/17).

Maryati diketahui tewas akibat ia tidak dapat menyelamatkan dirinya yang terbaring lemah di dalam kamarnya sebab sakit yang dialaminya selama setahun lebih.

“Hal ini terjadi pada siang sekitar 11.30. Rumah nampak sepi, dan hanya dihuni oleh nenek Maryati yang tengah sakit. Sedangkan sang anak serta cucunya tengah berada di kebun,” Ungkap Camat Cisarua Nani Rida Riyani, ketika dimintai keterangan.

Tak hanya itu Nani mengklaim bahwa para tetangga terdekat pun tidak mengetahui kalau ada nenek Maryati yang masih berada di dalam rumah panggung sederhana itu.

Dan dari hasil keterangan pihak keluarga, Maryati telah mengalami sakit semenjak satu tahun lamanya, serta tidak dapat pergi kemana-mana. Nenek Maryati pun tinggal bersama sang anak, Yusuf (40) serta dua cucunya.

“Dan mungkin saja, ia tidak dapat menyelamatkan diri. Sebab penyakitnya bisa dibilang faktor usia, usianya pun sudah di atas 70 tahun,” Lanjutnya.

Dan apalagi, Nani mengungkapkan bahwa api begitu cepat melahap habis rumah sebab material bangunan pun terbuat dari bahan kayu serta bambu yang rentan terbakar dan karena itu lah warga pun tidak dapat segera memadamkan api.

Pihak keluarga pun sudah pasrah serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Dan karena peristiwa itu Nani menuturkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah berupa koordinasi bersama pihak-pihak terkait misalnya BPBD, Damkar, Kepolisian Polres Cimahi guna mempercepat proses identifikasi tubuh korban serta Dinas Sosial guna memberikan santunan.

“Korban pun sudah dikuburkan sekitar pukul tiga sore ini (kemarin) usai diidentifikasi oleh pihak Polres Cimahi,” Lanjutnya.

Sedangkan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Dicky Maulana, menuturkan kalau kejadian kebakaran tersebut tidak dapat dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran. Dan tak hanya karena akses jalan yang cukup jauh, api yang berkobar pun juga secara cepat dapat melahap rumah panggung.

“Apinya begitu cepat melahap rumah kurang dari setengah jam rumah telah habis. Tetangganya juga tidak dapat sesegera mungkin memadamkannya. Dan diperparah oleh akses jauh mobil pemadam terdapat di Padalarang dan Lembang,” Ungkapnya.

Dan mengenai sumber api sebagai pemicu kebakaran, Dicky menuturkan pula kalau pihaknya dengan pihak kepolisian serta pemadam kebakaran kini masih mendalami proses identifikasi sumber api. Tak hanya sudah mengakibatkan korban meninggal, kebakaran itu pun telah ditaksir mengalami kerugian hingga mencapai Rp 80 juta.

“Pemicu terjadinya kebakaran sampai saat ini masih diteliti lebih lanjut, apakah asalnya dari tungku dapur atau konsleting listrik. Namun karena rumah dalam keadaan sepi serta bisa jadi tidak terdapat aktifitas memasak apapun mungkin saja kebakaran terjadi akibat konsleting listrik. Namun hal itu juga belum dapat dipastikan,” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Hujan Berintensitas Tinggi, Cikadut Dilanda Banjir

Sekitar pukul 15.00 WIB pada hari Kami (16/11/17) Kota Bandung kembali turun hujan, Hujan yang berintensitas tinggi tersebut mengakibatkan, beberapa sejumlah daerah di Kota Bandung tersebut terendam air.

Seperti di Daerah Cikadut, Jl AH Nasution Bandung yang usai diterpa hujan selama kurang lebih 15 menit langsung membuat saluran air di sekitar menjadi meluap dan membanjiri jalan di sekitarnya, Kamis (16/11/17).

Hujan Tinggi Cikadut Banjir

“Di sini, hujan baru 15 menit saja pasti langsung banjir. Dan tadi jam tiga kan turun hujan sangat deras, dan air pun secara perlahan makin meninggi,” Ungkap salah satu warga di sekitar Cikadut. (16/11/17)

Ia pun berpendapat bahwa beberapa kendaraan roda dua serta roda empat pun nampak mogok akibat banjir tersebut.

Dan sebagian besar para pengendara yang berlalu lalang tetap memaksakan diri untuk melintasi genangan air yang kian lama kian meninggi, dan itulah yang menyebabkan banyaknya motor yang mengalami mogok.

“Barusan saya melihat, ketinggian airnya kalau tidak salah sekitar 50 cm. Air juga menggenangi sekitar SPBU, dan Indomaret di sekitar Cikadut,” Lanjutnya.

Dan terlihat pula, genangan air yang masih terdapat di sekitar SPBU. Dan setelah itu, beberapa pegawai SPBU pun mulai berhamburan untuk membersihkan kotoran sampah yang karena bekas banjir.

Dan hal itu juga tak hanya berlaku di SPBU, dan di sekitar minimarket pun ikut terendam banjir, dan karena itulah terlihat beberapa pegawai minimarket akhirnya turun tangan untuk membersihkan bekas banjir yang hingga masuk ke dalam ruangan.

Perkiraan Cuaca Hari Ini ( Kota Cimahi ) Kamis, 17/11/2017

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa Kota Cimahi akan dilanda hujan lebat di siang hari nanti, Kamis (16/11/2017).

Sementara suhu pada siang hari nanti akan berkisar 32°C, beserta suhu minimum 20°C, suhu maksimum 32°C, kelembaban 55 persen, serta kecepatan angin 28 km/jam. Sedangkan pada malam hari, intensitas hujan menurun hingga Kota Cimahi hanya mengalami hujan ringan yang bersuhu 23°C.

Suhu Minimum 20°C, suhu maksimum 32°C, kelembaban 80 persen serta kecepatan angin 4 km/jam. Cuaca Kota Cimahi pun akan kembali berawan bersuhu 19°C di hari Sabtu (18/11/2017) dini hari.

Suhu mininum 20°C, suhu maksimum 32°C, kelembaban 95 persen, serta kecepatan angin 0 km/jam. Perkiraan cuaca tersebut hanya berlaku pada hari ini serta untuk informasi lebih lanjut anda dapat dilihat melalui situs remsi BMKG www.bmkg.go.id.