Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPolitik

Jelang Pilkada Serentak, Polisi Siapkan Personel Keamanan

Barisan Personel Brimob Polda Jawa Barat disiagakan pada lokasi rawan konflik ketika Pilkada serentak 2018. Saat ini polisi dikabarkan masih melakukan pemetaan terkait area atau lokasi yang kerap terjadi konflik di Jawa Barat saat bertepatan dengan pelaksaan Pilkada.

“Satu kompi Brimob rencananya akan kami terjunkan ke lokasi yang rawan terjadi konflik,” Tutur Kapolda Jabar Irjan Agung Budi Maryoto ketika ditemui setelah apel kesiapan pengamanan Pilkada serentak, yang diselenggarakan di Lapangan Gasibu, Bandung, Jumat (05/01/18).

Saat ini Polda Jabar masih belum selesai melakukan penentuan terhadap lokasi tersebut. Dan sampai saat ini Polisi masih menunggu penentuan pasangan calon yang bakal unjuk gigi ke tingkat Pilgub, Pilwalkot serta Pilbup.

“Kami sendiri belum mengetahui siapa-siapa nya, Namun saat ini kami masih memperhatikan perkembangannya,” Lanjutnya.

Agung pun menghimbau para warga Jabar agar dapat berkerjasama guna menjaga ketertiban saat Pilkada berlangsung. Maka dari itu, ia melanjutkan, ancaman pun akan dapat diminimalisir.

“Ini merupakan sebuah pesta demokrasi, pestanya para rakyat, saya pun yakin Insya Allah aman dengan partisipasi masyarakat,” Tutup Agung.

Sekiranya, Polda Jabar bakal menurunkan 21.438 personal kepolisian untuk disebar di berbagai wilayah yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pilkada. Puluhan ribu personel tersebut bakal mengawal setiap tahapan Pilkada serentak.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKesehatan

Pasien Difteri di Garut Terus Berjatuhan

Penderita Difteri terus berjatuhan, kini seorang pasien asal Garut dikabarkan meninggal usai sebelumnya sempat dirawat di RSUD dr Slamet. Ditambah Oom Mariati (63) kini total sudah berjumlah empat nyawa yang melayang akibat Difteri di Garut.

“Ada satu orang yang meninggal dunia, bernama Oom Mariati, ia merupakan warga dari Kecamatan Garut Kota,” Tutur Lingga Saputra selaku Humas RSUD, Rabu (27/12/17).

Ia pun memaparkan bahwa Oom dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (26/12/17) Sore, Usai 11 hari menjalani perawatan. Oom dikabarkan masuk ruang isolasi RSUD Garut sejak 15 Desember 2017. “Meninggal kemarin petang sekitar pukul 17.55 WIB,” Lanjutnya.

Hingga kini, Lingga menambahkan, Jasad Oom telah diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. “Sebelum diserahkan, petugas memandikan jenazah terlebih dahulu untuk mencegah penyebaran virus,”

Selain itu, empat pasien penderita difteri lain yang dirawat di RSUD dr Slamet Garut yakni Siti Rogiah (15) , Julianah (16), Nurdin Farid (29) dan Chodijah (76) dinyatakan telah sembuh. “Mereka sudah dinyatakan sembuh, dan sudah diijinkan untuk pulang.” Lanjutnya.

Kabar baik pun datang dari keempat pasien tersebut, sebab terus mengalami perkembangan yang signifikan saat dirawat di RSUD dr Slamet. “Empat pasien dinyatakan sembuh, sementara yang satu dinyatakan meninggal.” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Siapa Cawagub Sudah Ditentukan, Namun Belum Siap Diberitahukan

Nampaknya, Masyarakat Jawa Barat harus menunggu lebih lama lagi guna mengetahui siapa yang akan maju menjadi pasangan Ridwan Kamil untuk maju pada Pilgub Jawa Barat mendatang.

Hal tersebut terjadi lantaran, Ridwan Kamil, atau yang akrab disapa Emil, menuturkan bahwa masih terdapat beberapa kendala lagi dalam proses pemilihan antarpartai, yakni musyawarah yang harus dilaksanakan. Tapi, terdapat satu nama yang telah diajukan kepada Ketua Umum dari masing-masing partai koalisi.

“Hasil akhir tengah didiskusikan di level Ketua Umum. Dan tentu sampai saat ini belum ada respon balik kepada saya, Tapi semuanya telah diserahkan kepada koalisi,” Tutur Emil, (22/12/17).

Tapi, mengenai hasil keputusan akhir, Emil ternyata meminta agar masyarakat Jawa Barat menunggu sedikit lebih lama lagi sebab terdapat proses diskusi politik antarpartai guna meraih kesepakatan.

“Sebab konstelasinya masih belum semua yang setuju terkait appun. Sebab, pemilihan kan tergantung bagaimana pandangan masing-masing orang,” Tutupnya.

Ia pun sebelumnya sempat membeberkan bahwa sudah ada satu nama yang bakal maju mendampingi Emil dan bakal menyerahkan nama itu kepada parta koalisi.

Kamis (21/12/17) kemarin, Emil melancong ke ibu kota guna menghadap DPP partai koalisi dengan tujuan melaporkan keputusannya mengenai Cawagub yang hendak dipilih olehnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Kocaknya Jalan Sidang Perdana Setya Novanto

Nampaknya, Jalannya sidan perdana kasus dugaan korupsi E-KTP yang saat ini sedang menjerat Setya Novanto, Rabu (13/12/17), menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

Bagaimana tidak, hal ini lantaran pada jalannya sidang yang berlokasi di Pengadilan Tipikor Jakarta, begitu menarik sebab diwarnai dengan drama.

 

Kocaknya Jalan Sidang Perdana Setya Novanto

Sedianya, agenda sidang Novanto adalah mendengar pembacaan dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Ya, Setya Novanto mengaku bahwa ia sedang sakit (lagi).

Dan setelah pengakuan tersebut terdengar, Jaksa KPK tetap meminta agar sidang tetap dilanjutkan. Sedangkan dari tim kuasa hukum Novanto, meminta agar sidang ditunda terlebih dahulu.

 

 

Karena itulah, pembacaraan surat dakwaan pun ditunda selama kurang lebih tujuh jam lamanya.

Seperti yang telah dilansir oleh Warta Kota, saat sebelum Novanto mengaku bahwa ia sedang sakit, Hakim Ketua, Yanto sempat mengajukan beberapa pertanyana mengenai identitas terdakwa.

Tapi, lucunya. Pertanyaan tersebut urung dijawab oleh Setya Novanto.

Mantan Ketua DPR itu hanya diam dengan posisi badan menunduk. Hakim Ketua pun harus melemparkan sejumlah pertanyaan kembali kepada kali Novanto.

“Nama lengkap saudara? Apakah saudara mendengar saya? Nama lengkap saudara Setya Novanto?” itulah yang ditanyakan oleh Hakim Ketua terhadap Novanto yang berkali-kali terdengar namun masih urung dijawab.

 

 

Setya Novanto pun selanjutnya diperiksa beberapa dokter yang terdiri dari dokter spesialis kardiologi, neurologi serta penyakit dalam.

“Tim pemeriksaan mengatakan bahwa secara medis bahwa pada saat ini kondisi terperiksa dapat mengikuti jalannya persidangan. Fit to be questioned,” Tutur dokter kardiologi yang memeriksa bersama timnya.

Dan akibat hal “drama” yang terjadi dalam persidangan Novanto, warganet di Twitter pun terlihat asik dan ramai berkicau dengan menggunakan hashtags #KaloAkuJadiHakim. Banyak dari mereka yang menyindir, namun ada pula yang menuliskan kata-kata kocak.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Pendam Rasa Cinta Bertahun-tahun, Pria Nekat Cabuli ABG

Mengatakan bahwa ia cinta mati terhadap seorang gadis belia, Seorang pria berusia 38 dengan inisial Y nekad memperkosa sang gadis yang masih berusia 16 tahun tersebut. Diketahui, Y sudah melakukan tindakan asusilanya tersebut sejak sang korban masih berumur 8 tahun.

Usai ditelusuri, Y melakukan aksi bejatnya tersebut di kontrakannya di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung pada Rabu (15/11/17) lalu. Ia lantas memperkosa sang korban dengan cara menyekapnya terlebih dahulu.

“Ia memaksa korban untuk berhubungan badan,” Ungkap Hendro Pandowo, selaku Kapolretabes Bandung Kombes saat ditemui di Mapolrestabes, Bandung. (11/12/17).

Ia juga mengatakan bahwa perbuatan bejatnya tersebut beralasan karena pelaku memendam rasa cinta terhadap korban. Dan ia juga berpendapat bahwa Y memendam perasaan tersebut sudah sejak 8 tahun yang lalu.

“Keduanya nampaknya sudah saling kenal dengan baik, makanya mungkin ada rasa di antara hal tersebut,” Tuturnya.

Sang gadis yang semakin lama semakin dewasa hingga menginjak usia 16 tahun. Sementara pelaku sehari-hari berjualan mainan, mulai merasa cemburu akibat sang korban sudah mempunyai kekasih.

Hal tersebut pun berawal saat pelaku mengajak korban ke salah satu minimarket di dekat rumahnya, dan setelah itu, sang pelaku mengajak korban untuk mampir ke kontrakannya. Dan disanalah, Pelaku memperkosa korban.

“Saat hendak diperkosa, korban diikat terlebih dahulu menggunakan tali, dan kejadian tersebut dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada malam hari dan pagi hari,” Lanjutnya.

Aksi itu terbongkar saat orang tua korban menyadari anaknya tak kunjung pulang. Hingga akhirnya orang tua melapor polisi.

Kejadian tersebut pun akhirnya diketahui saat orang tua korban baru menyadari bahwa sang putri tak kunjung pulang ke rumah. Kemudian, mereka pun melaporkannya ke polisi. Personel unit reskrim Polsek Bojongloa Kidul serta Satreskrim Polrestabes Bandung yang dipimpin Kasatreskrim AKBP M. Yoris Maulana pun langsung menyatroni kediaman pelaku dimana terakhir bersama dengan korban.

“Ketika digerebek ternyata benar bahwa korban ada di rumah pelaku,” Lanjutnya.

Karena perbuatannya tersebut, Y dijatuhi Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014. Dan ia pun lantas terancam hukuman 15 tahun di penjara.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKesehatan

Pemprov Jabar Targetkan Imunisasi Kepada 3,6 Juta Penduduk

Dikabarkan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar paling tidak akan menargetkan 3.629.178 anak dengan rentang usia antara 1-19 tahun dengan tujuan hendak mencegah wabah difteri yang diklaim rawan menyerang lima Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Insha Allah terhitung mulai minggu depan akan dilaksanakan ORI (Outbreak Respon Imunization) terhadap semua anak mulai dari usia satu tahun sampai 19 tahun yang ada di Jawa Barat,” Ungkap Yus Ruseno selaku Kepala Seksi Surveilan dan Pencegahan Penyakit Dinas kesehatan Jawa Barat, Kami (07/12/17)

Ia pun turut menuturkan bahwa keputusan guna kegiatan imunisasi yang dilakukan serentak tersebut adalah hasil rapat Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, pada Rabu (06/12/17)

“Untuk pelaksaan ORI di provinsi Jawa Barat, akan diselenggarakan di Karawang, Depok, Purwakarta, dan Kabupaten Bekasi,” Tambahnya.

Sebab, dari hasil pantauan, daerah yang paling rawan terserang difteri di Jawa Barat adalah Purwakarta, terjadi peningkatan yakni, dari 21 menjadi 27 kasus, sementara untuk daerah Karawang, dari 13 mencapai 14 kasus.

Ia pun berpendapat bahwa imunisasi massal tersebut bakal diselenggarakan dalam tiga tahap. Jarak rentang imunisasi pertama dan kedua yaitu satu bulan. Sedangkan, imunisasi ketiga akan dilakukan usai enam bulan setelah imunisasi kedua.

Yus menuturkan bahwa sejak awal 2017 hingga Rabu (06/12/17), sedikitnya terdapat 123 kasus penyakit difteri di Jawa Barat dan apabila satu kasus difteri saja di Jawa Barat, otomatis hal tersebut merupakan kejadi yang luar biasa.

Sementara itu, daerah dengan kasus difteri tertinggi di Jawa Barat adalah Kabupaten Purwakarta dengan 27 kasus, Kabupaten Karawang 14 kasus, Kota Depok 12 kasus, Kota Bekasi 12 kasus, Kabupaten Garut 11 kasus, Kota Bandung tujuh kasus, dan sisanya tersebar di 14 Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat.

Dan bila secara keseluruhannya, jumlah kasus penyakit difteri yang tercatat sampai Kamis (07/1/17) lalu, di Jawa Barat sudah mencapai 123 kasus. Malahan, tiga hari sebelumnya, penyakit tersebut terjadi dalam 116 yang mampu membunuh 13 anak.

Yus juga menerangkan, peningkatan kasus itu terjadi karena pasien sebagian besar dirawat di rumah sakit swasta dan telat mengabarkan kepada dinas kesehatan setempat.

Untuk itu, pemerintah berharap agar semua masyarakat paham betul dan tidak menolak adanya kegiatan ini. Sebab, penyakit tersebut merupakan penyakit yang mudah menular serta hanya dapat dicegah melalui imunisasi.

Dengan syarat, paling tidak 95% penduduk telah diimunisasi. Dan pada persentase berikut, kekebalan kelompok sudah tercapai. Bakteri tidak dapat menyebar apalagi menginfeksi pihak lain. Di sini, Imunisasi rutin merupakan kunci utamanya.

Imunisasi sendiri akan diselenggarakan mulai tanggal 11 Desember 2017, dan berlokasi di 12 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, DKI Jakarta, serta Banten. Imunisasi itu sendiri diharapkan dapat menekan kasus yang sudah mencapai 593 kasus dengan 32 kasus kematian di Seluruh Tanah Air.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSTravel

Desa Cibuntu Dinobatkan Sebagai Desa Terbaik di Asia Tenggara

Jalan-jalan ke Jawa Barat, Tentu anda sebaiknya mampir ke Desa Cibuntu. Sebab Desa Cibuntu dikabarkan menjadi salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat yang sempar meraih ajang penghargaan tingkat nasional. Desa Cibuntu pun diketahui pernah mewakili Indonesia di Asia Tenggara.

Dan lokasi desa tersebut berada di Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan. Cibuntu pun dijuluki menjadi desa wisata terbaik urutan lima tingkat ASEAN pada 2016 dalam bidang homestay. Sementara untuk di 2017 ini, Cibuntu pun kembali terpilih menjadi salah satu desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia pada  ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Maka dari itu, di tahun yang akan datang, desa Cibuntu bakal kembali mewakili Indonesia kembali di level ASEAN. Cibuntu mempunyai puluhan homestay yang bersih. Wisata bumi perkemahan serta situs mempunyai daya tarik tersendiri di mata para wisatawan.

Desa itu berlokasi di lereng gunung maka dari itu para wisatawan yang berkunjung bisa melihat pemandangan Gunung Ciremai. Dan jalan-jalan ke desa ini pun tidak akan membuat anda merasa sebab semuanya sudah diatur sedemikian rupa agar membuat wisatawan nyaman berada di sana.

Udara sejuk pun menjadi salah satu ciri khas tersendiri di kawasan tersebut. Tidak karena hanya situs peninggalan zaman dulu, Cibuntu mempunyai sumber air yang dinamai sebagai Sumber Kahuripan.

“Begitu banyak yang belajar pengelolaan mengenai desa wisata ke sini, mulai dari Sulawesi, Yogya, Solo, dan masih banyak daerah lainnya. Desa ini merupakan desa wisata, namun bukan obyek wisata. Peluncuran awal desa wisata tersebut pada tahun 2012,” Tutur Kepala Desa Cibuntu Awam.

Ia pun turut mengatakan bahwa jumlah penduduk di desanya tidak terlalu banyak, hanya seribuan orang. Tapi ia bersyukur masyarakatnya kompak dalam mewujudkan Cibuntu sebagai desa wisata. Pembinaan pada masyarakat desa mengenai sapta pesona wisata, ia menuturkan bahwa itu merupakan salah satu hal yang penuh perjuangan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini masyarakat sadar mengenai sapta pesona itu. Dan hal terpentingnya kita menyajikan berbagai kenyamanan, kebersihan, sopan, dan masih banyak lagi. Dan setiap ada tamu yang berkunjung, bakal disambut dengan tradisi kita. Dan umumnya tamu tersebut bisa berupa rombongan bus,” Lanjutnya.

Ia pun juga menuturkan bahwa gagasan membuat Cibuntu dijuluki sebagai desa wisata diawali saat dilakukan penelitian oleh tiga mahasiswa Universitas Trisakti. Dan dari hasil penelitian itu, Awam menuturkan bahwa, mahasiswa Trisakti memberikan kesimpulkan bahwa Cibuntu mempunyai potensi besar pada bidang kepariwisataan.

“Dari situ kita pun tidak hanya diam dan langsung bergerak, saat itu tahun 2011. Dan, 2012 pun kita launching. Di sini, kandang domba tersebut tidak ada di perkampungan, masyarakat yang mempunyai domba dipisahkan serta disatukan di lahan tersendiri. Semua kita atur, masyarakatnya pun juga dibina,” Tutup Awam.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

DKI Jakarta & Jawa Barat Waspada Badai Tropis Dahlia

Nampaknya Badai tropis Dahlia sempat terdeteksi di wilayah barat daya daerah Bengkulu pada Rabu (29/11/17) sekitar pukul 19.00 WiB. Dan sejak Kamis (30/11/17) Pagi tadi. BMKG telah mencatat pergerakan badai tersebut yang kian lama mengarah ke wilayah sebelah barat daya Kota DKI Jakarta.

“Letak Siklon Tropis Dahlia, pada hari ini sekitar pukul 07.00 pagi berada di wilayah perairan Samudera Hindia Barat Daya Jakarta dengan kecepatan angin maksimum bisa mencapai angka 65 km/jam, kemudian bergerak ke arah Tenggara dengan kecepatan gerak sekitar 13 km/jam,” Ungkap BMKG melalui laman resminya di Twitter.

Dengan pergerakan badai ini, wilayah Jakarta dan Jawa Barat harus siaga terhadap dampaknya berupa hujan dengan intensitas sedang sampai dengan lebat yang disertai angin kencang.

Badai Tropis Dahlia

Pergerakan tersebut membuat wilayah Jakarta dan juga Jawa Barat mesti siap siaga akan ancaman hujan lebat yang disertai angin kencang.

Pihak BMKG pun mengumumkan kalau siklon Dahlia ini tak akan hanya menimbulkan hujan lebat di wilayah pesisir barat Bengkulu sampai Lampung. Namun juga akan menyebabkan turunnya hujan wilayah Selatan Banten, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat bagian Selatan.

Dan sementara itu, kemungkinan terjadinya angin kencang hingga mencapai lebih dari 20 knot juga dikabarkan akan terjadi di wilayah Barat Bengkulu sampai Lampung, kemudian Banten serta Jawa Barat bagian Selatan.

Badai Tropis Dahlia

Sesuai dengan laporan BMKG, Cuaca ekstrem seperti ini dengan ketinggian gelombang hingga mencapai 4 meter ini diperkirakan akan terjadi sampai 4 Desember 2018 mendatang.

Kemudian, BMKG juga memperkirakan bahwa selama 24 jam ke depan, pada hari Jumat (1/12/17), Siklon tropis Dahlia akan berada di wilayah Samudera Hindia bagian Selatan tenggara Jakarta dengan besarnya kecepatan angin paling tinggi bisa mencapai 95 km/jam yang akan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia.

Dan karena itu, BMKG lantas menghimbau agar masyarakat tetap waspada dengan potensi terjadinya banjir ataupun longsor untuk daerah yang berintensitas hujan tinggi, di daerah rawan banjir serta longsor.

Situasi tersebut pun juga dapat menimbulkan angin kencang yang bisa menimbulkan pohon ataupun papan reklame hingga baliho bisa tumbang. Dan karena itu pula, Masyarakat dihimbau agar tidak meneduh di bawah tempat-tempat yang telah disebutkan tadi.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaMITRA POLISIPolda JabarPolitik

Polda Jabar Siap Jemput Rizieq Shihab

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat rencananya akan menjemput Rizieq Shihab terkait kasusnya beberapa waktu lalu yaitu penodaan lambang negara Pancasila serta pencemaran nama baik. Hal tersebut pun akan dilaksanakan Polda Jabar saat imam besar FPI tersebut telah kembali ke Indonesia.

“Kalau membahas laporan mengenai penodaan Pancasila tersebut kan hanya tinggal memeriksa Rizieq Shihab saja. Tapi kan sampai saat ini ia juga belum pulang juga untuk itu kami masih belum bisa melakukan pemeriksaan lagi,” Ungkap Umar Surya Fana selaku Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat Komisaris Besar. Senin, (27/11/17).

Rizieq Shihab

Dan hingga kini, Rizieq diketahui masih berada di Arab Saudi dan masih belum diketahui sampai kapan ia berada di sana dan tidak kembali ke tanah air.

Umar berpendapat bahwa surat panggilan terhadap Rizieq mengenai kasus penodaan lambang negara Pancasila tersebut telah diberikan sebanyak dua kali oleh Polda Jabar. Dan diketahui bahwa Rizieq pun pernah sekali datang atas panggilan tersebut pada bulan Februari 2017 lalu.

“Surat Panggilan sudah, bahkan sudah dua kali kami berikan. Untuk itu, hanya tinggal surat perintah membawa saja. Kita lihat kedepannya, kita akan menjemput ia kalau yang bersangkutan sudah kembali ke Indonesia,” Tuturnya.

Tak hanya tersandung kasus Pasal 154A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atas penodaan lambang negara Pancasila, Ia pun dikabarkan juga terpidana atas kasus Pasal 320 atas pencemaran nama baik dan kasus pelecehan budaya Sunda.

“Untuk masalah yang melecehkan budaya Sunda, hal itu saat ini masih diproses di Polres Purwakarta. Maka dari itu kita sendiri belum mengetahui bagaimana langkah selanjutnya,” Lanjutnya.

Rencana awal Polda Jabar yang hendak menjemput Rizieq Shihab, sampai saat ini pun diturunkan oleh pengacara Rizieq, yaitu Kapitra Ampera. dan belum dapat dikonfirmasi secara jelas. Sementara pesan atau telepon yang dilayangkan oleh pihak lain pun belum sempat direspon.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPOLISI KITAPolitik

Kapolda Jabar Himbau Agar Masyarakat Jabar Tidak Perlu Mengikuti Aksi 212

Dikabarkan bahwa Aksi 212 akan kembali diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 2 Desember 2017 mendatang.

Berkenaan dengan kabar tersebut, Irjen Pol Agung Budi Maryoto Agung Budi Maryoto selaku dari pihak Kapolda Jabar menuturkan bahwa pihaknya akan siap melayani serta mengawal masyarakat bila nanti ada yang berasal dari Jawa Barat.

“Polisi sebagai pihak pengayom masyarakat, tentu kami akan siap untuk mengawal serta melayani masyarakat bila nanti ada yang hendak berpartisipasi dalam aksi 212 tersebut.” Tuturnya saat berada di Kantor MUI Jawa Barat, Senin (21/11/17).

Dan masih membahas perihal tersebut, terkait rencana aksi 212 tersebut, Kapolda pun membuat kesepakatan bersama Ketua MUI Jawa Barat, KH Rachmat Syafei guna memberitahukan kepada masyarakat agar tidak perlu lagi turun ke Jakarta guna mengikuti aksi tersebut.

Ia pun juga menghimbau masyarakat alangkah lebih baiknya agar melakukan kegiatan-kegiatan di Masjid serta di daerahnya masing-masing.

Kapolda Jawa Barat pada hari Senin (27/11/17) pun diketahui mengunjungi sekaligus melakukan silahturahmi ke kantor MUI Jawa Barat.

Dan di kunjungan tersebut, Kapolda pun menuturkan bahwa terdapat tiga hal mengenai kejahatan narkoba, perihal masalah lingkungan hidup serta Pilkada 2018.

Dan kunjung tersebut disambung langsung oleh Ketua MUI Jawa Barat, KH Rachmat Syafei.