Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Gusur Lapak PKL, Pemkot Cirebon Beri Janji Palsu Sediakan Relokasi

Kesatuan Satpol PP, kepolisian, Denpom, dan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPK UKM) Kota Cirebon dikabarkan tengah menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Pemuda.

Herbinawan mengatakan bahwa ia beserta anggota lainnya akan mulai melakukan operasi penertiban selama empat hari pada kawasan tersebut, terhitung mulai dari hari Selasa (21/11/17) hingga Jumat (24/11/17).

“Kan sebelumnya kita sudah memberikan surat teguran. Dan ternyata hari ini para pedagang tersebut sudah mulai membongkar lapak mereka sendiri,” Tuturnya. Selasa (21/11/17).

Ia pun juga menuturkan bahwa pihaknya enggan melakukan kontak fisik dengan para PKL. Dan karena itulah Pemkot Cirebon lebih memilih untuk menertibkannya secara humanis. Usai melakukan penertiban, ia menambahkan, bahwa Satpol PP menganggap bahwa ia akan terus mengawasi trotoar di Jalan Pemuda.

“Kami tidak akan mengambillangkah berupa tindakan yang kasar. Harapan kami hanya agar ini sesuai dengan perda tentang ketertiban umum supaya trotoar bersih. Kami pun menyarankan supaya mereka berpindah jadi mundur sekitar dua meter ke belakang dan jangan membuat lapak permanan,” Lanjut Herbinawan.

Dan di lokasi yang sama, Salah satu PKL sejak pukul 07.30 WIB sudah mulai sibuk membenahi lapaknya. “Ada yang sudah dibawa barangnya sejak sabtu dan minggu lalu. Kalau gerobak saya tinggalin,” Tuturnya.

Ia juga mengakui bahwa para PKL juga memperoleh surat teguran sejak 2 November lalu, Ia juga mengatakan bahwa pemerintah akan merelokasi PKL di sana. Tapi, hingga sampai saat ini masih belum ada relokasi untuk para PKL.

“Bilangnya DPK UKM bakal mendata guna relokasi. Tapi, dari hari Jumat sampai Minggu lalu masih tidak ada pendataan. Padahal, kami sangat butuh karena untuk menafkahi keluarga,” Ungkapnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terpanggang di Rumahnya Sendiri

Seorang wanita lanjut usia bernama Maryati (71) ditemukan tewas mengenaskan, terpanggang di dalam rumah panggungnya sendiri yang berlokasi di RT 02/07 Kampung Pasircalung, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Minggu (19/11/17).

Maryati diketahui tewas akibat ia tidak dapat menyelamatkan dirinya yang terbaring lemah di dalam kamarnya sebab sakit yang dialaminya selama setahun lebih.

“Hal ini terjadi pada siang sekitar 11.30. Rumah nampak sepi, dan hanya dihuni oleh nenek Maryati yang tengah sakit. Sedangkan sang anak serta cucunya tengah berada di kebun,” Ungkap Camat Cisarua Nani Rida Riyani, ketika dimintai keterangan.

Tak hanya itu Nani mengklaim bahwa para tetangga terdekat pun tidak mengetahui kalau ada nenek Maryati yang masih berada di dalam rumah panggung sederhana itu.

Dan dari hasil keterangan pihak keluarga, Maryati telah mengalami sakit semenjak satu tahun lamanya, serta tidak dapat pergi kemana-mana. Nenek Maryati pun tinggal bersama sang anak, Yusuf (40) serta dua cucunya.

“Dan mungkin saja, ia tidak dapat menyelamatkan diri. Sebab penyakitnya bisa dibilang faktor usia, usianya pun sudah di atas 70 tahun,” Lanjutnya.

Dan apalagi, Nani mengungkapkan bahwa api begitu cepat melahap habis rumah sebab material bangunan pun terbuat dari bahan kayu serta bambu yang rentan terbakar dan karena itu lah warga pun tidak dapat segera memadamkan api.

Pihak keluarga pun sudah pasrah serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Dan karena peristiwa itu Nani menuturkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah berupa koordinasi bersama pihak-pihak terkait misalnya BPBD, Damkar, Kepolisian Polres Cimahi guna mempercepat proses identifikasi tubuh korban serta Dinas Sosial guna memberikan santunan.

“Korban pun sudah dikuburkan sekitar pukul tiga sore ini (kemarin) usai diidentifikasi oleh pihak Polres Cimahi,” Lanjutnya.

Sedangkan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Dicky Maulana, menuturkan kalau kejadian kebakaran tersebut tidak dapat dipadamkan oleh mobil pemadam kebakaran. Dan tak hanya karena akses jalan yang cukup jauh, api yang berkobar pun juga secara cepat dapat melahap rumah panggung.

“Apinya begitu cepat melahap rumah kurang dari setengah jam rumah telah habis. Tetangganya juga tidak dapat sesegera mungkin memadamkannya. Dan diperparah oleh akses jauh mobil pemadam terdapat di Padalarang dan Lembang,” Ungkapnya.

Dan mengenai sumber api sebagai pemicu kebakaran, Dicky menuturkan pula kalau pihaknya dengan pihak kepolisian serta pemadam kebakaran kini masih mendalami proses identifikasi sumber api. Tak hanya sudah mengakibatkan korban meninggal, kebakaran itu pun telah ditaksir mengalami kerugian hingga mencapai Rp 80 juta.

“Pemicu terjadinya kebakaran sampai saat ini masih diteliti lebih lanjut, apakah asalnya dari tungku dapur atau konsleting listrik. Namun karena rumah dalam keadaan sepi serta bisa jadi tidak terdapat aktifitas memasak apapun mungkin saja kebakaran terjadi akibat konsleting listrik. Namun hal itu juga belum dapat dipastikan,” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Hujan Berintensitas Tinggi, Cikadut Dilanda Banjir

Sekitar pukul 15.00 WIB pada hari Kami (16/11/17) Kota Bandung kembali turun hujan, Hujan yang berintensitas tinggi tersebut mengakibatkan, beberapa sejumlah daerah di Kota Bandung tersebut terendam air.

Seperti di Daerah Cikadut, Jl AH Nasution Bandung yang usai diterpa hujan selama kurang lebih 15 menit langsung membuat saluran air di sekitar menjadi meluap dan membanjiri jalan di sekitarnya, Kamis (16/11/17).

Hujan Tinggi Cikadut Banjir

“Di sini, hujan baru 15 menit saja pasti langsung banjir. Dan tadi jam tiga kan turun hujan sangat deras, dan air pun secara perlahan makin meninggi,” Ungkap salah satu warga di sekitar Cikadut. (16/11/17)

Ia pun berpendapat bahwa beberapa kendaraan roda dua serta roda empat pun nampak mogok akibat banjir tersebut.

Dan sebagian besar para pengendara yang berlalu lalang tetap memaksakan diri untuk melintasi genangan air yang kian lama kian meninggi, dan itulah yang menyebabkan banyaknya motor yang mengalami mogok.

“Barusan saya melihat, ketinggian airnya kalau tidak salah sekitar 50 cm. Air juga menggenangi sekitar SPBU, dan Indomaret di sekitar Cikadut,” Lanjutnya.

Dan terlihat pula, genangan air yang masih terdapat di sekitar SPBU. Dan setelah itu, beberapa pegawai SPBU pun mulai berhamburan untuk membersihkan kotoran sampah yang karena bekas banjir.

Dan hal itu juga tak hanya berlaku di SPBU, dan di sekitar minimarket pun ikut terendam banjir, dan karena itulah terlihat beberapa pegawai minimarket akhirnya turun tangan untuk membersihkan bekas banjir yang hingga masuk ke dalam ruangan.

Perkiraan Cuaca Hari Ini ( Kota Cimahi ) Kamis, 17/11/2017

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa Kota Cimahi akan dilanda hujan lebat di siang hari nanti, Kamis (16/11/2017).

Sementara suhu pada siang hari nanti akan berkisar 32°C, beserta suhu minimum 20°C, suhu maksimum 32°C, kelembaban 55 persen, serta kecepatan angin 28 km/jam. Sedangkan pada malam hari, intensitas hujan menurun hingga Kota Cimahi hanya mengalami hujan ringan yang bersuhu 23°C.

Suhu Minimum 20°C, suhu maksimum 32°C, kelembaban 80 persen serta kecepatan angin 4 km/jam. Cuaca Kota Cimahi pun akan kembali berawan bersuhu 19°C di hari Sabtu (18/11/2017) dini hari.

Suhu mininum 20°C, suhu maksimum 32°C, kelembaban 95 persen, serta kecepatan angin 0 km/jam. Perkiraan cuaca tersebut hanya berlaku pada hari ini serta untuk informasi lebih lanjut anda dapat dilihat melalui situs remsi BMKG www.bmkg.go.id.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Bolos Sekolah, Puluhan Pelajar Disatroni Warga Tengah Bermain Game Online

Sedang asyik bermain game online, puluhan pelajar di tengah hari bolong digrebek warga sekitar di Perum Bukit Panorama Indah, Rabu (15/11)

Nampak, Ketua RW 13 dengan ditemani sejumlah Karang Taruna tiba-tiba santroni salah satu rumah di Blok A 11 No. 9 perumahan yang sampai saat ini dialih fungsikan menjadi tempat bermain game online atau warnet.

Datangnya Ketua RW beserta Karang Taruna lantas menimbulkan kepanikan di antara para pelajar yang saat itu membolos sekolah dan lebih memilih untuk bermain game online di sana. Dan tidak hanya panik dan berusah melarikan diri, bahkan sebagian ada yang berusaha bersembunyi pada ruangan yang tertutup.

Kendati demikian, tetap saja usaha tersebut sia-sia sebab pada akhirnya para pelajar tersebut dibawa keluar secara paksa oleh petugas Satpol PP yang saat itu pun juga ikut menyatroni guna dimintai keterangan. Dan setelah itu, para pelajar pun dibawa menggunakan mobil bak terbuka.

Menurut informasi yang beredar, berdirinya warnet atau warung internet di tempat tersebut telah ada selama bertahun-tahun yang tentu sudah menimbulkan kecemasan. Dan bahkan, tempat game online tersebut buka hampir 24 Jam di setiap harinya dan rata-rata pengunjungnya adalah pelajar yang hendak bermain game di sana.

Sedangkan tindakan dari Pemkab Purwakarta hingga kini tidak menimbulkan apapun yang begitu berarti. Sudah berkali-kali diberi peringatan, namun masih saja membandel.

“Saya pun setuju kalau tempat itu digerebek setiap hari.” Penuturan salah seorang warga sekitar.

Selain itu, para pelajar yang tertangkap pun setelah itu dimintai serangkaian data guna dijadikan bahan laporan ke pihak sekolah, terlebih untuk diberikan kepada orang tua masing-masing.

Dan dari hasil pendataan tadi, pelajar yang tertangkap antara lain dari SDN 6, SMPN 4, SMPN 7, SMK Tekin, dan seorang siswi SMKN 2 Purwakarta.

Engkun Kuntadi selaku MP Kantor Kecamatan Purwakarta, menuturkan bahwa semua pelajar yang tertangkap ini dibawa ke Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta guna dilakukan pembinaan.

“Mereka yang bermain game online ini sebenarnya pergi dari rumah untuk sekolah. Tapi bukannya sekolah, mereka malah nongkrong selepas itu bermain game online,” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSTravel

Mekarnya Bunga Bangkai Dalam Pot di Kebun Raya Bogor

Bunga bangkai tertinggi yang berada di dalam pot di Kebun Raya Bogor, kini tumbuh dan berkembang hingga saat ini mencapai ketinggian dua meter serta lebar kuncup 114 cm.

Dikabarkan, bahwa Bunga Bangkai ini merupakan Bunga Bangkai tertinggi pertama di Kebun Raya Bogor, “Ini merupakan bunga bangkai paling tinggi yang pernah mekar di Kebun Raya Bogor semenjak saya memulai penelitian sejak tahun 2011. Pada tahun 2014 lalu saja tingginya masih 198 cm,” Ungkap Koordinator Kelompok Peneliti Konservasi Tumbuhan Kebun Raya-LIPI Dian Latifa ketika ditemui di Kebun Raya Bogor, Minggu.

 Bunga Bangkai Dalam Pot

Ia juga menuturkan bahwa bunga tersebut adalah yang pertama kali dikembangkan di dalma pot. Bila sebelumnya, bunga bangkai hanya mekar secara alami di permukaan tanah saja.

Diketahui, bunga ini telah menampilkan tanda-tanda pertumbuhan yang signifikan semenjak dua minggu lalu. Dan kini mulai mekar semenjak Sabtu (04/11) pada pukul 13.00 WIB.

“Bunga mekar secara sempurna pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB dengan tinggi 200 cm serta diameter kembangnya 114 cm,” Tutur Dian.

Dan seiring proses mekarnya bunga tersebut, para peneliti PKT Kebun Raya-LIPI pun terus mengawasinya selama 24 jam. Setiap inci perubahannya terus dicatat dan didokumentasikan.

Ketika mekar secara sempurna bungkai bangkai akan mengeluarkan aroma yang menjadi ciri khas bunga bangkai yang berfungsi sebagai alat pemikat serangga.

“Bunga Bangkai sebab mempunyai aroma khas bangkai, itu tujuannya untuk memikat serangga datang membantu bunga dalam proses polinasi, bukan untuk dimakan,” Lanjutnya.

Hingga kini bunga bangkai pun secara perlahan mulai kuncup. Sedangkan tongkolnya pun mulai layu, hendak masuk ke proses dorman yaitu, masa hibernasi yang nantinya akan tumbuh lagi dalam bentuk bibit,

Tak hanya itu, Bunga Bangkai diklaim mempunyai segudang keunikan, antara lain, pertumbuhannya sukar untuk diprediksi, serta butuh waktu yang sangat lama untuk dapat melihat bunga tersebut mekar.

“Setidaknya, butuh waktu sekitar empat tahun untuk melihatnya mekar kembali,”

Dan alhasil, mekarnya bunga bangkai pun membuat minat para wisatawan meningkat di Kebun Raya Bogor. Semenjak di pagi hari para pengunjung terus berdatangan, menikmati momen unik tersebut.

Peneliti PKT Kebun Raya LIPI Yuzammi pun menuturkan bahwa bunga bangkai adalah salah satu koleksi tumbuhan PKT Kebun Raya LIPI hasil ekplorasi dan penelitian antara PKT Kebun Raya LIPI serta Kebun Raya Liwa, Lampung pada kawasan Hutan Lindung Lampung.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Alasan Tertundanya Pemberian Gelar Pahlawan

Sejak tahun 2017 serta pada tahun 2018, Pemprov Jawa Barat tidak akan mengajukan nama guna diusung untuk bergelar sebagai pahlawan. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan pun menjanjikan bahwa ia akan menyelesaikan persyaratan gelar pahlawan guna beberapa nama yang sudah diajukan beberapa waktu lalu.

“Terdapat beberapa nama yang telah diajukan, namun sebab belum diterima, serta persyaratan masih kurang. Tahun depan fokus untuk nama yang telah diajukan namun masih belum lolos,” Tuturnya saat berada di Gedung Sate, Jumat (10/11/17).

Nama-nama itu terdiri atas Inggit Garnasih, Ali Sadikin, R. A. Lasminingrat, serta K. H. Ahmad Sanusi. “Perayaratan, dan juga lain-lain mesti diperbaiki. Namun kami sendiri tidak akan mengajukan nama yang baru sebelum yang lama selesai dibereskan,” Lanjutnya.

Aher berpendapat bahwa penundaan pemberian gelar pahlawan ini hanya beralasan sebab persoalan administrasi semisal naskah, narasi, dan terdapat beberapa hal lain. Ia juga menuturkan bahwa tidak ada hal fatal yang membuat nama-nama tadi malah menjadi tidak layak memperoleh gelar pahlawan.

Dan yang terakhir gelar pahlawan nasional dari Jawa Barat yang sudah disetujui oleh pemerintah pusat yaitu Abdul Halim. Abdul Halim diberikan gelar sebagai pahlawan nasional semenjak tahun 2008 silam.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Ngatiyana Berjanji Akan Bangun Fasilitas Khusus untuk Penyandang Disabilitas

Cimahi, Jawa Barat – Mengetahui bahwa saat ini terdapat kurang lebih 128 penyandang disabilitas di Kota Cimahi, Ngatiyana selaku Wakil Wali Kota Cimahi menuturkan bahwa ia berjanji akan mengupayakan pembangunan fasilitas memadai untuk para penyandang disabilitas.

“Ya, Saya sendiri baru tahu bahwa di sini ternyata ada banyak penyandang cacat tuna netra. Mereka semua berkumpul di sini dan bahkan belum ada tempat guna pembinaan lebih lanjut. Semoga, pemerintah ada kontribusi guna memerhatikan mereka,” Ungkap Ngatiyana saat ditemui di Kantor Pemkot Cimahi, Selasa (07/11/17).

Ngatiyana

Ia pun turut menuturkan bahwa di masa mendatang ia akan membangun fasilitas dan membangun tempat-tempat yang dapat mengembangkan bakat atau minat kaum disabilitas.

Hal ini, dikatakannya agar mereka bisa hidup secara layak seperti bagaimana mestinya. Dan hingga saat ini, Fasilitas umum maupun Infrastruktur di Kota Cimahi masihlah begitu minim dan ramah untuk kaum disabilitas.

“Ya, dan makanya sampai sekarang di sini masih sangat minim dan kami baru mengetahui kabar tersebut, namun tentu kami akan usahakan,” Katanya.

Dan guna mengatasi masalah tersebut, ia berniat membangun kerja sama dengan Dinas Sosial Kota Cimahi supaya dapat mengatur fasilitas yang ditujukan untuk penyandang disabilitas.

Dan karena itu, ia juga mengatakan bahwa para penyandang disabilitas dapat hidup layak serta mempunyai segudang prestasi atau karya. “Mereka membutuhkan porsi yang sama seperti manusia normal,” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Nurul Arifin Masih Enggan Sebut Pasangannya di Pilwakot 2018

Kendati Ridwan Kamil dan Nurul Arifin sudah memperoleh banyak dukungan dari Partai Golkar di Pilkada 2018, hal ini tidak menimbulkan keduanya langsung saling menunjuk satu sama lain saat kampanye mendatang.

Ridwan Kamil pun dikabarkan hendak maju sebagai Calon Gubernur Jabar, usai memperoleh dukungan Partai Golkar, PKB, Partai Nasdem, serta PPP.
Sementara Nurul Arifin pun juga hendak dikabarkan akan maju menjadi Calon Wakil Kota Bandung, usai memperoleh SK pengusungan dari Partai Golkar.

Namun, hal ini belum tentu bahwa mereka akan saling merekomendasikan saat masa kampanye mendatang, ini dikarenakan oleh belum pastinya koaliisi di tingkat Kota Bandung.

“Nanti bila misalnya hasil koalisi sama, ini bisa saja saya akan membantu Ridwan Kamil untuk kampanye ke daerah lain. Dan sebaliknya untuk di Bandung, Ridwan Kamil dapat berikan dukungan juga,” Katanya saat berada di Lapangan Pusenif, Bandung, Minggu (05/11/17).

Nurul Arifin juga mengatakan saat ini dirinya telah mencoba komunikasi dengan beberapa partai politik.

Menurutnya memang lebih baik jika partai koalisi sama antara Pilwalkot Bandung dengan Pilgub Jawa Barat, karena hal itu akan lebih baik pada estafet tongkat kepemimpinan.

Walaupun begitu, Nampaknya ia tidak begitu mempermasalahkan bila hingga akhirnya koalisi di tingkat Jabar dan Kota Bandung akan berbeda hasilnya.

“Untuk itu saya, sampai hingga saat ini yang cepat saja, supaya saya juga akan lebih gampang memproses program kerja saya mau apa serta dengan siapa saja saya bekerja,” Tutur Nurul Arifin.

Nurul Arifin menuturkan bahwa ia akan persoalan koalisi serta akan diselesaikan dalam kurun waktu pekan ini.

Namun, sampai saat ini ia masih urung menyebut nama potensial yang hendak menjadi pasangannya pada Pilwalkot Bandung disebabkan masih dalam proses komunikasi.

“Bila lobby sudah rampung, sesegera mungkin akan diselesaikan dalam kurun waktu minggu ini. Dan kita kan juga menunggu keputusan partai koalisi, agar dapat menindaklanjuti proses berikutnya, dan ini juga bertujaun supaya dapat deklarasi secara bersama-sama,” Lanjutnya.

Sampai ini, tak hanya Nurul Arifin, masih ada beberapa kandidat yang sudah mempunyai SK pengusungan.

Di antaranya yaitu Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, yang memperoleh amanat dari PKS, serta Fiki Satari yang memperoleh surat rekomendasi dari PKB.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Resmi, Upah Minimum Provinsi Jawa Barat 2018 Naik

Ahmad Heryawan atau yang akrab dipanggil Aher secara resmi telah menandatangani Upah Minimum Provinsi tahun 2018, yang kedepannya UMP ini bakal dijadikan patokan terhadap kabupaten/kota yang hendak menentukan upah minimum kabupaten/kota.

“Telah saya tanda tangani, pada tanggal 1 November sudah mulai diberlakukan upah minimum provinsi. Dan untuk kenaikannya bisa nanti saja, kabupaten/kota jangan sampai lebih kecil nilainya daripada UMP, dan itu saja merupakan batasan paling kecilnya,” Tutur Ahmad Heryawan saat dijumpai di Gedung Sate Bandung, (30/10/17).

Aher pun berharap agar setelah ia menekan UMP 2018 maka hilanglah sudah permasalahan yang kerap terjadi di antara buruh dengan para pengusaha. “Semoga tidak ada lagi permasalahan di antara buruh dan pengusaha, Saling memahami saja. Dan itulah yang akan menciptakan keselarasannya,”

Sedangkan Ferry Sofwan Arif selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemprov Jawa Barat menuturkan bahwa pada tanggal 23 Oktober 2017 lalu, Dewan Pengupahan Provinsi Jabar telah menyepakati serta memberikan rekomendasi terkait UMP Jabar 2018 dengan angka Rp 1.544.360,67. Dan nilai tersebut mulai berlaku tahun depan, tepatnya pada tanggal 1 Januari 2018.

“Dan sampai saat ini masih dalam proses di Setda Pemprov Jabar dan hampir rampung, dan bakal langsung ditandatangani oleh Pak Gubernur.” Ungkapnya.

Rumus Perhitungan UMP

Bila sebelumnya, UMP Jabar 2017 bernilai sebesar Rp 1.420.624,29. Maka kenaikan tersebut mencapai 8,25 persen dari tahun sebelumnya. Ferry pun mengatakan bahwa, Rumus perhitungan UMP 2018 diambil berdasarkan perhitungan UMP tahun 2017 kemudian ditambah dengan hasil perkalian antara UMP 2017 dengan perjumlahan tingkat inflasi nasional di tahun ini. Sementara tingkat pertumbuhan produk domestik bruto pun ada di tahun ini.

“Hal ini tentu pas dan sesuai dengan ketentuan pada pasal pasal 44 ayat 2 peraturan pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan,” Tutupnya.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Warga Tasikmalaya dihebohkan dengan Semburan Lumpur

Semburan lumpur panas tiba-tiba keluar dari tanah di Kampung Sindangrasa, RT 03 RW 01, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

Lantas, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, EZ Alfian pun menuturkan bawah kejadian semburan lumpur panas di tempat tersebut bermula saat warga tengah menggali sumur air.

Semburan lumpur panas itu ternyata pun telah ada sejak beberapa hari yang lalu, namun warga pun baru melaporkannya ke BPBD setempat.

Warga Tasikmalaya Semburan Lumpur

Menerima laporan, BPBD pun langsung terjun ke lokasi guna melakukan pengujian sampel air, lumpur, serta udara. Ia berharap, semuanya bisa cepat diproses.

“Semburan lumpur itu bermula dari warga yang hendak menggali sumur air,” ujar Alfian, Rabu (25/10/17).

Hingga kini, BPBD masih belum memperingatkan kepada masyarakat terkait berbahaya atau tidaknya semburan lumpur tersebut. Namun, BPBD hanya memberikan untuk tetap waspada serta tidak terlalu mendekati semburan lumpur.

“Dari hanya melihat saja tentu kami belum bisa memutuskan. Sebab kadang kala terdapat zat yang berbahaya namun tidak mengeluarkan bau yang menyengat. Nanti akan dicoba menaruh beberapa ayam di sekitar semburan apakah terlihat dampaknya atau tidak,” lanjutnya.

Warga Tasikmalaya Semburan Lumpur

Selain itu, salah seorang tokoh masyarakat kampung setempat, Hendar (53) berharap agar pemeritah segera menanganinya. Karena, warga khawatir bahwa uap akan masuk ke dalam rumah. Mereka juga khawatir kejadian lumpur Lapindo di Sidoarjo akan terjadi di tempat mereka.

“Warga di sini takut kalau semburan lumpur akan membesar seperti kasus Lapindo,” Katanya.

Dan di hari Senin (23/10/2017), intensitas semburan panas tersebut pun menurun dan hilang. Tapi di hari besoknya, semburan kembali terjadi kendati tidak sebesar pada semburan di hari pertama yang tingginya bisa mencapai 6 meter.

Semburan di hari kedua kedua ini hanya berkisar 1-2 meter. Tapi timbul suatu lubang semburan kedua yang jaraknya tak jauh dari lokasi semburan pertama yakni hanya berjarak 2 meter. Begitu juga terhadap kolam warga yang berada di sekitar lokasi, sekarang muncul gelembung-gelembung kecil di lebih dari 3 titik.

Hal tersebut juga yang membuat masyarakat makin resah, sebab dikhawatirkan semburan kian besar serta akan mengganggu aktivitas di kampung tersebut.

 

Air Semburan Dipercaya Dapat Sembuhkan Berbagai Penyakit

Dan tak hanya masyarakat yang resah, nyatanya ada juga yang berpendapat bahwa air dari semburan lumpur tersebut merupakan air sakti yang mampu mengobati berbagai penyakit.

Siti (65) warga Kampung Bebedahan, Desa Cigunung, Kec Parungponten, mengakui bahwa ia menerima kabar soal kasiat mujarab air panas yang muncul dari Luapan tersebut dapat mengobati penyakit.

Mendengar kabar itu ia pun langsung berburu dan berusaha memperoleh air dari semburan lumpur tersebut sebab hendak mengobati penyakit asam uratnya.

Warga Tasikmalaya Semburan Lumpur

“Agar bisa memperoleh air di lokasi semburan lumpur ini saya harus rela antri sebab begitu banyak warga yang juga hendak memperoleh air nya,” ungkapnya, Kamis (26/10/17).

Tak hanya Siti, Fian (45) warga Cipatujah juga dengan rela mengantri untuk memperoleh air dari lokasi semburan lumpur.

Tak hanya penasaran akan informasi yang ia didengar terkait kasiat air semburan lumpur tersebut, ia juga hendak langsung melihat luapan lumpur yang bisa dibilang orang ini serupa dengan Lumpur Lapindo.

“Semoga saja air dari semburan lumpur tersebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti dari dengan kabar yang ada,” Tuturnya.