Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik Indonesia

Deklarasikan Anti Hoax Oleh Polres Sukabumi

Polres Sukabumi Kota kembali suarakan semangat melawan hoax bersama jajaran kepolisian , bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Mahasiswa, Pelajar, Ormas Islam dan Ormas Nasionalis di Kota Sukabumi melakukan deklarasi bersama Anti Hoax dan Hate Speech. Kegiatan tersebut diselingi atraksi pesawat aero modeling dan pelepasan ratusan balon ke udara.

Rangkaian kegiatan melawan hoax yang rutin dilakukan pihak kepolisian terbukti berhasil menekan penyebaran berita-berita hoax di sejumlah grup-grup media sosial Facebook di Sukabumi.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk menolak segala bentuk berita bohong atau hoax, karena hoax bisa menimbulkan rasa permusuhan dan kebencian. Alhamdulillah kegiatan kami mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo kepada sejumlah awak media.

Sekretaris MUI Kota Sukabumi H.M, Kusoi mengungkap jika penyebaran hoax adalah perbuatan fitnah dan islam tidak mengajarkan untuk menyebarkan kebohongan dan kebencian.

Baca Juga :  Instalasi Air Bersih Untuk Warga Bandung

“Islam adalah agama Rahmatan Lil’alamin, islam adalah ahlaqul karimah, islam adalah kesejahteraan dan kedamaian, karena itu penyebaran kebohongan atau hoax bukan ajaran islam dan kami sebagai ulama menolak hoax,” tegas Kusoi.

Dua pesawat aero modeling berputar cantik di udara, replika jet tempur dan boeing melesat seraya mengeluarkan asap putih. Sebuah spanduk berukuran kecil bertuliskan anti hoax berputar-putar beberapa kali mengelilingi halaman utama Mapolres Sukabumi Kota tempat berlangsungnya acara deklarasi.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPolitik

Jelang Pilkada Serentak, Polisi Siapkan Personel Keamanan

Barisan Personel Brimob Polda Jawa Barat disiagakan pada lokasi rawan konflik ketika Pilkada serentak 2018. Saat ini polisi dikabarkan masih melakukan pemetaan terkait area atau lokasi yang kerap terjadi konflik di Jawa Barat saat bertepatan dengan pelaksaan Pilkada.

“Satu kompi Brimob rencananya akan kami terjunkan ke lokasi yang rawan terjadi konflik,” Tutur Kapolda Jabar Irjan Agung Budi Maryoto ketika ditemui setelah apel kesiapan pengamanan Pilkada serentak, yang diselenggarakan di Lapangan Gasibu, Bandung, Jumat (05/01/18).

Saat ini Polda Jabar masih belum selesai melakukan penentuan terhadap lokasi tersebut. Dan sampai saat ini Polisi masih menunggu penentuan pasangan calon yang bakal unjuk gigi ke tingkat Pilgub, Pilwalkot serta Pilbup.

“Kami sendiri belum mengetahui siapa-siapa nya, Namun saat ini kami masih memperhatikan perkembangannya,” Lanjutnya.

Agung pun menghimbau para warga Jabar agar dapat berkerjasama guna menjaga ketertiban saat Pilkada berlangsung. Maka dari itu, ia melanjutkan, ancaman pun akan dapat diminimalisir.

“Ini merupakan sebuah pesta demokrasi, pestanya para rakyat, saya pun yakin Insya Allah aman dengan partisipasi masyarakat,” Tutup Agung.

Sekiranya, Polda Jabar bakal menurunkan 21.438 personal kepolisian untuk disebar di berbagai wilayah yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pilkada. Puluhan ribu personel tersebut bakal mengawal setiap tahapan Pilkada serentak.

Categories Berita Hari IniKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPOLISI KITA

Seorang Pengendara Motor Tewas Usai Menabrak Median Jalan Layang Pasupati Bandung

Seorang pengendara berusia 20 tahun bernama Sarif seketika tewas akibat kecelakaan tunggal yang berlokasi di Jembatan Layang, Pasupati, Bandung.

Kejadian mengenaskan tersebut terjadi pada Rabu (13/12/17) dini hari sekitar pukul 03.05 WIB. Korban yang dikabarkan mengendarai sepeda motor bersama dengan seorang rekannya seketika terjatuh tepat di depan toko sepeda motor Vespa.

“Korban yang mengendarai telah meningggal dunia sedangkan rekannya yang dibonceng hanya mengalami luka ringan,” Tutur Hendro Pandowo selaku Kapolrestabes Bandung Kombes.

Dikabarkan, kejadian naas tersebut berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor tersebut melaju dari arah Gasibu menuju ke Pasteur. Dan ketika di TKP, kendaraan tersebut diduga mengalami oleng sehingga menabrak median jalan.

“Korban kecelakaan disebabkan oleh ia menabrak median jalan,” Lanjutnya.

Tubuh korban pun diduga terpental sampai tidak sadarkan diri. Kemudian saat dicek, nyawa korban sudah melayang.

“Korban meninggal dunia di TKP serta telah dibawa ke rumah sakit Hasan Sadikin,” Ungkapnya.

Kecelakaan tersebut pun saat ini ditangani unit laka lantas Polrestabes Bandung. Kendaraan korban telah diangkut ke Mapolrestabes Bandung.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaMITRA POLISIPolda JabarPolitik

Polda Jabar Siap Jemput Rizieq Shihab

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat rencananya akan menjemput Rizieq Shihab terkait kasusnya beberapa waktu lalu yaitu penodaan lambang negara Pancasila serta pencemaran nama baik. Hal tersebut pun akan dilaksanakan Polda Jabar saat imam besar FPI tersebut telah kembali ke Indonesia.

“Kalau membahas laporan mengenai penodaan Pancasila tersebut kan hanya tinggal memeriksa Rizieq Shihab saja. Tapi kan sampai saat ini ia juga belum pulang juga untuk itu kami masih belum bisa melakukan pemeriksaan lagi,” Ungkap Umar Surya Fana selaku Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat Komisaris Besar. Senin, (27/11/17).

Rizieq Shihab

Dan hingga kini, Rizieq diketahui masih berada di Arab Saudi dan masih belum diketahui sampai kapan ia berada di sana dan tidak kembali ke tanah air.

Umar berpendapat bahwa surat panggilan terhadap Rizieq mengenai kasus penodaan lambang negara Pancasila tersebut telah diberikan sebanyak dua kali oleh Polda Jabar. Dan diketahui bahwa Rizieq pun pernah sekali datang atas panggilan tersebut pada bulan Februari 2017 lalu.

“Surat Panggilan sudah, bahkan sudah dua kali kami berikan. Untuk itu, hanya tinggal surat perintah membawa saja. Kita lihat kedepannya, kita akan menjemput ia kalau yang bersangkutan sudah kembali ke Indonesia,” Tuturnya.

Tak hanya tersandung kasus Pasal 154A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atas penodaan lambang negara Pancasila, Ia pun dikabarkan juga terpidana atas kasus Pasal 320 atas pencemaran nama baik dan kasus pelecehan budaya Sunda.

“Untuk masalah yang melecehkan budaya Sunda, hal itu saat ini masih diproses di Polres Purwakarta. Maka dari itu kita sendiri belum mengetahui bagaimana langkah selanjutnya,” Lanjutnya.

Rencana awal Polda Jabar yang hendak menjemput Rizieq Shihab, sampai saat ini pun diturunkan oleh pengacara Rizieq, yaitu Kapitra Ampera. dan belum dapat dikonfirmasi secara jelas. Sementara pesan atau telepon yang dilayangkan oleh pihak lain pun belum sempat direspon.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPOLISI KITAPolitik

Kapolda Jabar Himbau Agar Masyarakat Jabar Tidak Perlu Mengikuti Aksi 212

Dikabarkan bahwa Aksi 212 akan kembali diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 2 Desember 2017 mendatang.

Berkenaan dengan kabar tersebut, Irjen Pol Agung Budi Maryoto Agung Budi Maryoto selaku dari pihak Kapolda Jabar menuturkan bahwa pihaknya akan siap melayani serta mengawal masyarakat bila nanti ada yang berasal dari Jawa Barat.

“Polisi sebagai pihak pengayom masyarakat, tentu kami akan siap untuk mengawal serta melayani masyarakat bila nanti ada yang hendak berpartisipasi dalam aksi 212 tersebut.” Tuturnya saat berada di Kantor MUI Jawa Barat, Senin (21/11/17).

Dan masih membahas perihal tersebut, terkait rencana aksi 212 tersebut, Kapolda pun membuat kesepakatan bersama Ketua MUI Jawa Barat, KH Rachmat Syafei guna memberitahukan kepada masyarakat agar tidak perlu lagi turun ke Jakarta guna mengikuti aksi tersebut.

Ia pun juga menghimbau masyarakat alangkah lebih baiknya agar melakukan kegiatan-kegiatan di Masjid serta di daerahnya masing-masing.

Kapolda Jawa Barat pada hari Senin (27/11/17) pun diketahui mengunjungi sekaligus melakukan silahturahmi ke kantor MUI Jawa Barat.

Dan di kunjungan tersebut, Kapolda pun menuturkan bahwa terdapat tiga hal mengenai kejahatan narkoba, perihal masalah lingkungan hidup serta Pilkada 2018.

Dan kunjung tersebut disambung langsung oleh Ketua MUI Jawa Barat, KH Rachmat Syafei.

Categories Kepolisian Negara Republik IndonesiaKriminalPolda Jabar

Polda Jabar Bandar Judi Online Lintas Negara

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar membongkar praktik judi bola online di Bandung yang beromzet ratusan juta rupiah per bulan. Pelakunya warga Bandung bernama Rudi Setiawan (35).

” Pelaku ini adalah agen di Bandung dengan tiga situs. Pelaku setiap bulannya meraup omzet ratusan juta rupiah Rata-rata sebulan Rp 100 juta,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Murjoko Budoyono kepada wartawan di Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta Bandung Jawa Barat.

Penghasilan AB dari bsnis judi online setiap minggunya mencapai Rp250 juta hingga Rp300 juta. Setidaknya ada 27 permainan yang tergabung dalam satu website perjudian online mulai dari judi poker hingga permainan bola.

Lebih lanjut Yusri menjelaskan peran AB adalah bertugas memasarkan dan mencari member judi online dengan situs www.cekih.com lewat media sosial.”Judi online ini pusatnya di Kamboja Website ini berasal dari Kamboja. Pelaku yang memainkan perjudian ini memperoleh penghasilan langsung. Apabila menang maka rekening yang dimiliki pelaku terisi Apabila kalah, maka status keanggotaan akan hilang,” bebernya.

lodaya Bandar Judi Online Terpercaya

Setiap orang yang ingin menjadi member judi  ” online ” www.cekih.com diwajibkan mendepositokan uang taruhan mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 3 juta. Anggota bisa bermain 27 jenis permaian yang disediakan. ” Omzetnya bisa mencapai Rp 300 juta satu minggu. Fee pelaku ini langsung dibayar dari bandar besar di Kamboja,” sambung Yusri.

Polda Jabar Ungkap Bandar Judi Online Berpusat di US

tersangka Rudi kepada wartawan mengaku sudah 1 tahun menjalankan praktik judi online. Dalam situs miliknya terdapat banyak permainan pertarungan dan olahraga yang bisa dijudikan. Namun yang paling banyak peminatnya adalah judi bola ” Paling banyak yang masang di liga Inggris serta Spanyol dan Italia,” akunya.

Caranya member bisa mendaftar dengan membuka rekening dan kemudian mendeposit sejumlah uang di salah satu dari tiga situs tersebut. ” Misalnya daftar ke agen bola.com lalu nanti dikasih username dan password Pasangnya macam-macam mulai dari Rp 10.000 sampai jutaan,” akunya.

lodaya Bandar Judi Online Terpercaya

pekerjaan sebagai Bandar Judi online internasional yang dilakoninya sudah berjalan lebih dari 3 tahun. Meski AB tidak mau menjawab polisi yakin AB bukan satu-satunya agen judi online lintas negara di Jawa Barat.

Rudi menginduk ke pengelola judi online asal luar negeri yang alamat website masing-masing www.ibcbet.com (Filipina), www.sbobet.com (Amerika), dan www.368bet.com (Amerika). Selama ini pria asli Bandung tersebut beraksi seorang diri.

Selain satu unit Ipad polisi menyita barang bukti berupa dua unit handphone Blackberry satu buku rekening BCA  tiga buah Token Key BCA empat kartu ATM BCA dua lembar KTP milik tersangka dengan nama berbeda dan satu unit mobil merek Toyota Innova. Biasanya lanjut Rudi, taruhan judi online itu digelar bertepatan pertandingan sepak bola nasional dan internasional.

lodaya Bandar Judi Online Terpercaya

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Jabar AKBP Baktiar Joko menyebutkan pelaku dijerat Pasal 303 KUH Pidana tentang Perjudian yang ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp 25 juta. Rudi juga diganjar Pasal 3 dan atau 5 UU No.8 Tahun 2010 perihal pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara dan denda sebanyak Rp 10 miliar.

Jika anda penggemar Judi Bola SBOBET dan permainan judi online lainnya. Ingin Bermain Judi Online di Bandar Judi Terpercaya di Indonesia yang aman dan terpercaya, hanya di sboagen.net

“Setelah kasus ini terungkap kami menyampaikan kepada Kemeninfo untuk meblokir website tersebut. Sekarang situs judi online itu tidak bisa diakses” ujar Baktiar.

Save

Categories Berita Hari IniHOT NEWSKepolisian Negara Republik IndonesiaPOLISI KITAPolitik

Keputusan Hakim, Hary Tanoesoedibjo Resmi Menjadi Tersangka

Hakim tunggal pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menolak gugatan pra-peradilan Hary Tanoesoedibjo terkait penetapan tersangka oleh Bareskrim Polri.

“Mengadili, dalam eksepsi, menolak permohonan eksepsi pemohon. Dalam perkara, menolak permohonan praperadilan pemohon. Menetapkan penetapan tersangka pemohon Hary Tanoe adalah sah,”

kata hakim tunggal PN Jaksel Cepi Iskandar di PN Jaksel, Senin (17/7).

Dalam pertimbangannya, Hakim mengatakan keberatan Hary Tanoe dalam penetapan tersangka karena tidak cukup bukti dan tidak masuk dalam pokok perkara yang dapat diajukan pada pra-peradilan.

Dalam permohonannya, Hary menjelaskan bahwa penetapan tersangka karena alat bukti SMS sama sekali tidak akurat.

Menurut Hakim tersebut, Hak kewenangan hakim praperadilan hanyalah untuk meneliti dari segala jenis aspek formil saja, apakah penetapan tersangka tersebut sudah sesuai KUHAP atau belum, jelasnya.

Dua Alat Bukti

Sementara, kata dia berdasarkan keterangan Polri, penetapan tersangka Harry Tanoe sudah memenuhi dua alat bukti.

“Oleh sebab itu, alasan yang dijelaskan pemohon tidak masuk dalam pokok perkara,” kata Cepi.

Adapun permohonan Hary Tanoe lain yang ditolak oleh hakim adalah soal kadaluwarsanya surat perintah penyidikan (Sprindik) dari Kejaksaan.

Sesuai putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 130/PUU-XIII/2015, SPDP harus disampaikan pada terlapor, pelapor, dan pihak terkait selambat-lambatnya 40 hari. Sementara Hary mengaku SPDP diterima pada Juni, setelah diterbitkan pada Mei.

Cepi mengatakan, dalil ini ditolak karena selama tenggang waktu itu, Hary tidak pernah menyampaikan keberatan kepada Polri.

“Hakim berpendapat, apabila tidak ada keberatan disampaikan maka pengadilan anggap bahwa bukan perkara yang subtansial sehingga tidak dimasukkan dalam gugatan praperadilan,” ujarnya.

Sidang Menunggu Salinan Putusan

Usai sidang, kuasa hukum Harry, Munathsir Mustaman mengatakan masih menunggu salinan putusan dari PN Jaksel untuk memikirkan langkah berikutnya.

Polisi telah menetapakan boss MNCTV ini sebagai tersangka dalam kasus dugaan mengancam Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto melalui pesan elektronik. Dia disangka melanggar Pasal 29 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Jaksa Yulianto meyakini pesan singkat yang diduga bernada ancaman itu dikirim oleh Hary. Saat itu Yulianto tengah menangani kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT Mobile 8 periode 2007-2009.