Categories Berita Hari IniBisnis

Demi Mempermudah Akses Logistik Akan Dibangun Pelabuhan Patimban

Pelabuhan Patimban yang akan dibangun di Jawa Barat akan memprioritaskan aktivitas perdagangan industri lokal. Proyek strategis ini diyakini mampu menurunkan biaya dan mempermudah akses logistik bagi manufaktur-manufaktur khususnya yang berlokasi di kawasan industri Jawa Barat.

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan nantinya industri besar dari luar negeri tidak dapat melakukan aktivitas di Pelabuhan Patimban. Untuk memperkuat industri dalam negeri nantinya di Pelabuhan Patimban ini juga akan dibangun Otomotive Port.

Industri Otomotif direncanakan menjadi satu di antara industri unggulan Jawa Barat. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan “Kami memberikan apresiasi terhadap kerja sama antara Indonesia dan Jepang dalam pembanguan Pelabuhan Patimban ini. Industri akan berkembang kalau segera diselesaikan. Apalagi akan dibangun port khusus industri otomotif,”.

Airlangga juga berharap Pelabuhan Patimban dapat menurunkan beban lalu lintas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta termasuk lalu lintas angkutan barang di sepanjang tol Cikampek menuju Jakarta. “ Ini menjadi wujud nyata pemerintah untuk menyelesaikan persoalan logistik. Karena kalau dari Jawa Barat ke Tanjung Priok, biayanya sebesar US$ 4,9 per kilometer (KM). Sedangkan best practice di negara lain hanya US$ 1 per KM. Sehingga Pelabuhan Patimban mendorong industri lebih kompetitif,” paparnya.

Dasar Hukum Pembangunan Pelabuhan Patimban adalah Perpres No. 3 tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional dan Perpres No 47 Tahun 2016 tentang penetapan pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang sebagai proyek strategis nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *