Categories Berita Hari Ini

KBM SD di Gedebage Terganggu Akibat Banjir

KBM SD Gedebage

Kegiatan Belajar Mengajar di SDN 216 Sondariah menjadi terganggu akibat bangunan diterjang genangan air hampir setinggi betis orang dewasa.

SDN 216 Sondariah yang berlokadi di RW 01, Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Sekitar pukul 18.00 WIB di hari Selasa (21/11/17), genangan air setinggi betis orang dewasa tersebut muncul usai hujan mengguyur Kota Bandung.

Genangan tersebut pun baru surut di pukul 23.00 WIB, Namun hingga hari Rabu (22/11/17) siang, nyatanya air masih terlihat menggenangi di beberapa lokasi, dan salah satunya berada di SDN 216 Sondariah.

“Sudah jelas bahwa aktivitas kami terganggu, meskipun airnya tidak sampai masuk ke kelas namun sepatu serta baju murid semuanya jadi basah,” Ungkap Kuswari (55) salah satu guru di SDN 216 Sondariah, Rabu (22/11/17).

Dan di sekitar pukul 12.00 WIB, mesin pompa air berwarna biru terlihat tengah difungsikan di sekitar areal sekolah guna menghisap habis genangan air setinggi mata kaki orang dewasa tersebut.

Mesin tersebut pun terdengar cukup bising sampai membuat suara lainnya misalnya suara orang berbicara sampai tidak terdengar.

Kuswari pun menuturkan bahwa beberapa rekan gurunya pun menyatakan keluhannya sebab tidak dapat menerangkan materi dengan jelas dikarenakan suara bising mesin pompa air.

Dan tak hanya itu, terdapat beberapa kelompok murid pun menjadi tidak dapat mengikuti pelajaran olahraga sebab lapangan digenangi air.

“Dan tentu saja kami tadinya mau olahraga juga jadi tidak dapat berolahraga. Kami berharap agar kalau bisa diberikan lapangan yang baru agar murid dapat melaksanakan pelajaran olahraga,” Tutur Kuswari.

Dan di sana, sejumlah murid SDN 216 Sondariah terlihat tengah berjalan di tengah genangan air yang berada di lapangan sekolah.

Namun, tidak nampak sedikitpun ekspresi sedih, malah, mereka seperti asyik bermain di genangan air tersebut.

“Para murid mah bisa jadi senang seolah mendapatkan mainan baru sebab baru pertama kali ini terjadi banjir di sekolah kami. Namun saya khawatirnya orang tua murid menjadi kecewa, sebabkan tidak sedikit juga para murid yang juga berasal dari luar daerah ini,” Tutup Kuswari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *