Categories Berita Hari IniHOT NEWSTravel

Keaslian Benteng Gunung Kunci yang Terjaga Hingga Saat Ini

Benteng Gunung Kunci

Sebuah bangunan berbentuk benteng atas peninggalan pada masa penjajahan sekitar tahun 1914-1918 yang berlokasi di sekitar objek Gunung Kunci, 500 meter dari Alun-alun Kabupaten Sumedang, hingga kini masih berbentuk seperti waktu pertama kali dibangun, alias tidak pernah mengalami renovasi.

Baik dari pihak pemerintah ataupun para penjaga situs Gunung Kuncinya lebih memilih agar dibiarkan saja benteng pertahan tersebut seperti wujud aslinya.

Ajat Suprihatna (37) selaku penjaga Situs Gunung Kunci pun menuturkan bahwa, “Paling hanya ditambahkan tempat duduk untuk para pengunjung atau saung-saung, tapi itu juga bertempat di luar benteng,”

Benteng Gunung Kunci

Dan malah, reruntuhan benteng yang berada di bagian belakang benteng hingga kini pun dibiarkan seperti itu tanpa ada puing runtuhan yang dipindahkan sedikit pun.

Ajat Suprihatna juga menambahkan bahwa mayoritas dari para pengunjung pun berpikir bahwa reruntuhan terjadi di jaman tersebut malah disebabkan oleh kurangnya perawatan.

“Nyatanya bukan, itu adalah asli reruntuhan di jaman dulu dan sampai sekarang sengaja tidak disentuh,” Tambah Ajat.

Tapi, ia juga menjelaskan, terdapat tiga tiang penopang benteng yang berlokasi di bagian belakang yang direnovasi.

Benteng Gunung Kunci

Hal itu bertujuan agar bangunan belakang benteng tak ambruk dan tetap kokoh.

Serta terdapat beberapa jendela benteng ditutup oleh kawat berduri, hal ini juga bertujuan agar tidak ada tangan-tangan jahil yang hendak merusak estetika reruntuhan tersebut, serta mencoret-coretnya.

“Dan sengaja, jadi hanya terdapat dua pintu masuk dan saya pun bisa awasi,” kata Ajat.

Ajat pun sempat mengeluhkan bahwa terdapat banyak sekali anak muda yang tak sadar serta menghargai begitu pentingnya nilai sejarah benteng tersebut serta mencorat-coret atau menggoreskan nama pada dinding bangunan.

“Semoga mereka sadar dan tidak melakukannya hanya demi eksis nama mereka di situ, nggak ada bagus bagusnya malah,” Tutup Ajat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *