Categories Berita Hari IniPolitik

Nurul Arifin Ingin Bangun Ruang Publik Di Bandung

Bakal Calon Wali Kota (bawalkot) Bandung dan aktris senior Nurul Arifin mengkritisi kampung halamannya di daerah Cicadas Bandung. Menurutnya kini ia tidak bisa menikmati jalan-jalan di daerah Cicadas.

Penyebabnya tidak lain disebabkan oleh banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang menutupi toko yang berada di belakang trotoar. ” Kalau saya dapat kesempatan saya ingin membangun kembali tempat kelahiran saya di Cicadas. Terutama Pasar Cicadas itu tantangan saya,” ujar Nurul saat ditemui di kawasan Stasiun Bandung, Kota Bandung Jabar Sabtu (1/7/2017).

“ Dulu saya masih bisa melihat matahari dan di situ jalan enak belakangan kok jadi gk tertata begini ya? Toko-toko ketutupan sama pedagang kaki lima. Apakah ada win-win solution yg bisa sama-sama menyenangkan antara PKL pemilik toko dan masyarakat sebagai public space?” ujar Nurul Arifin di sela acara Tausiyah dan Silaturahmi Kasgoro 1957 Jawa Barat di Jalan Riung Mulya Raya Bandung Sabtu (12/8/2017).

 

Selain ‘ membereskan ‘ kawasan tempat lahirnya itu, Nurul juga berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Ridwan Kamil. Apalagi ia bertekad untuk memberikan pemerataan ke seluruh wilayah Kota Bandung. Nurul Arifin merasa prihatin pada kawasan Cicadas karena memang ia mengaku tumbuh besar di daerah tersebut.

Nurul sendiri siap menghadapi isu gender yang kerap muncul setiap proses Pilkada ini. Ia yakin masyarakat Kota Bandung saat ini tidak akan terpengaruh terhadap isu gender.

” Masyarakat Bandung ini lebih modern, dan saya kira bisa menerima itu karena melihatnya dari sisi positif bukan negatif. Kalau saya pribadi jangan isu gender (yang dilihat) tapi kemampuan orang tersebut,” tuturnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *