Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Pendam Rasa Cinta Bertahun-tahun, Pria Nekat Cabuli ABG

Pendam Cinta Bertahun Pria Cabuli ABG

Mengatakan bahwa ia cinta mati terhadap seorang gadis belia, Seorang pria berusia 38 dengan inisial Y nekad memperkosa sang gadis yang masih berusia 16 tahun tersebut. Diketahui, Y sudah melakukan tindakan asusilanya tersebut sejak sang korban masih berumur 8 tahun.

Usai ditelusuri, Y melakukan aksi bejatnya tersebut di kontrakannya di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung pada Rabu (15/11/17) lalu. Ia lantas memperkosa sang korban dengan cara menyekapnya terlebih dahulu.

“Ia memaksa korban untuk berhubungan badan,” Ungkap Hendro Pandowo, selaku Kapolretabes Bandung Kombes saat ditemui di Mapolrestabes, Bandung. (11/12/17).

Ia juga mengatakan bahwa perbuatan bejatnya tersebut beralasan karena pelaku memendam rasa cinta terhadap korban. Dan ia juga berpendapat bahwa Y memendam perasaan tersebut sudah sejak 8 tahun yang lalu.

“Keduanya nampaknya sudah saling kenal dengan baik, makanya mungkin ada rasa di antara hal tersebut,” Tuturnya.

Sang gadis yang semakin lama semakin dewasa hingga menginjak usia 16 tahun. Sementara pelaku sehari-hari berjualan mainan, mulai merasa cemburu akibat sang korban sudah mempunyai kekasih.

Hal tersebut pun berawal saat pelaku mengajak korban ke salah satu minimarket di dekat rumahnya, dan setelah itu, sang pelaku mengajak korban untuk mampir ke kontrakannya. Dan disanalah, Pelaku memperkosa korban.

“Saat hendak diperkosa, korban diikat terlebih dahulu menggunakan tali, dan kejadian tersebut dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada malam hari dan pagi hari,” Lanjutnya.

Aksi itu terbongkar saat orang tua korban menyadari anaknya tak kunjung pulang. Hingga akhirnya orang tua melapor polisi.

Kejadian tersebut pun akhirnya diketahui saat orang tua korban baru menyadari bahwa sang putri tak kunjung pulang ke rumah. Kemudian, mereka pun melaporkannya ke polisi. Personel unit reskrim Polsek Bojongloa Kidul serta Satreskrim Polrestabes Bandung yang dipimpin Kasatreskrim AKBP M. Yoris Maulana pun langsung menyatroni kediaman pelaku dimana terakhir bersama dengan korban.

“Ketika digerebek ternyata benar bahwa korban ada di rumah pelaku,” Lanjutnya.

Karena perbuatannya tersebut, Y dijatuhi Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014. Dan ia pun lantas terancam hukuman 15 tahun di penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *