Categories Berita Hari IniKepolisian Negara Republik IndonesiaPolda JabarPOLISI KITA

Seorang Pengendara Motor Tewas Usai Menabrak Median Jalan Layang Pasupati Bandung

Seorang pengendara berusia 20 tahun bernama Sarif seketika tewas akibat kecelakaan tunggal yang berlokasi di Jembatan Layang, Pasupati, Bandung.

Kejadian mengenaskan tersebut terjadi pada Rabu (13/12/17) dini hari sekitar pukul 03.05 WIB. Korban yang dikabarkan mengendarai sepeda motor bersama dengan seorang rekannya seketika terjatuh tepat di depan toko sepeda motor Vespa.

“Korban yang mengendarai telah meningggal dunia sedangkan rekannya yang dibonceng hanya mengalami luka ringan,” Tutur Hendro Pandowo selaku Kapolrestabes Bandung Kombes.

Dikabarkan, kejadian naas tersebut berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor tersebut melaju dari arah Gasibu menuju ke Pasteur. Dan ketika di TKP, kendaraan tersebut diduga mengalami oleng sehingga menabrak median jalan.

“Korban kecelakaan disebabkan oleh ia menabrak median jalan,” Lanjutnya.

Tubuh korban pun diduga terpental sampai tidak sadarkan diri. Kemudian saat dicek, nyawa korban sudah melayang.

“Korban meninggal dunia di TKP serta telah dibawa ke rumah sakit Hasan Sadikin,” Ungkapnya.

Kecelakaan tersebut pun saat ini ditangani unit laka lantas Polrestabes Bandung. Kendaraan korban telah diangkut ke Mapolrestabes Bandung.

Categories Berita Hari IniHOT NEWSTravel

Tebing Keraton Ditutup Sementara Akibat Pembangunan Skywalk

Mulai saat ini sampai pada awal tahun 2018 mendatang, wisata Tebing Keraton ditutup untuk umum. Hal ini dikarenakan mulai dari Tahura sampai Tebing Keraton saat ini sedang dilakukan revitalisasi dan termasuk untuk pembangun Sky Walk di Tebing Keraton itu sendiri.

Kendati demikian, Para pengunjung pun masih tetap dapat menikmati pemandangan di tempat tersebut,

Terdapat beberapa kedai yang berlokasi 100 meter di sebelah kanan gerbang Tebing Keraton dimana di sana menawarkan beraneka kuliner lezat, Hammock serta Area Camping.

Tebing Keraton

Dan para wisatawan pun kerap terlihat tengah bersantai di Hammock. Sedangkan, pada deretan kedai, para pengunjung biasanya menghabiskan waktu sambil duduk di bawah tenda yang telah dibangun.

Umumnya, para pengunjung akan memilih tempat di bagian bawah sebab di sana, akan terlihat pemandangan menakjubkan dari city light tanpa terhalan apapun.

Tak hanya itu, beraneka kuliner khas Jawa Barat pun ada di sana. Seperti, Tempe Mendoan, Cireng Bumbu Rujak, Pisang Goreng Keju, Nasi Liwet, Pisang Bakar, Nasi Goreng, serta Nasi Tutug Oncom.

Tak hanya itu, di tengah hamparan udara yang sejuk, mungkin anda ingin menikmati pula sesuatu yang dapat menghangatkan tubuh. Dan di sana, anda pun bisa menemukan penjual bandrek. Dan kabarnya, Bandrek merupakan salah satu minuman paling laris di sana.

Tebing Keraton

Bandrek pun dapat anda padukan bersama susu, kelapa, kolang-kaling serta buah Nangka.

 

Apabila anda hendak menikmati pemandangan yang jauh lebih jelas, Anda pun hanya tinggal berjalan kurang lebih 100 meter ke arah bawah. Dan dari sana, terlihat pemandangan kota Bandung begitu nampak terlihat dengan jelas. Dan bila anda beruntung, Anda dapat menikmati hamparan awan di hadapan mata.

Categories Berita Hari IniHOT NEWS

PT KAI Indonesia Operasikan 5 KA Tambahan Untuk Rute Jakarta – Bandung

BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia tambahkan armada kereta api untuk rute Jakarta – Bandung. Penambahan armada tersebut guna mengantisipiasi melonjaknya peningkatan masyarakat yang hendak melancong ke Bandung, Jawa  Barat.

“Total 5 Kereta tambahan yang bakal dioperasikan untuk menambah 8 armada kereta api yang telah beroperasi, sehingga kini jumlahnya sudah ada 13 kereta api rute Jakarta – Bandung yang akan beroperasi di Bandung.” Tutur Suprapto selaku Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta saat dimintai keterangan pada Rabu (09/08/17) lalu.

Ia berpendapat, bahwa kini Bandung menjadi salah satu kota yang dituju oleh mayoritas penduduk Jakarta. Mulai dari tujuan bisnis hingga rekreasi yang akan memadati Bandung pada akhir pekan tiba atau saat menjelang libur panjang tiba.

Ia juga memberitahu bahwa tiket KA rute Jakarta – Bandung selalu sold out pada hari sabtu – minggu atau pada musim libur anak sekolah.

“Maka dari itu, dengan penambahan armada KA Jakarta – Bandung ini, diharapkan bisa menekan keluhan masyarakat terkait selalu habisnya tiket kereta api. Untuk saat ini saja,  KA rute Jakarta – Bandung hanya bisa mengangkut maksimal  3.868 penumpang/hari dan dengan adanya penambahan ini kita bisa mengangkut setidaknya 5.836 penumpang dalam sehari,” Tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa tren okupansi penumpang KA rute Jakarta – Bandung selama 2 bulan ini selalu mengalami kelonjakan yang signifikan dari 96.453 penumpang selama satu bulan, meroket hingga 109.158 penumpang di bulan selanjutnya. Angka tersebut meningkat sebesar 13%

 

Dan inilah jadwal perjalanan Kereta Api tambahan yang bakal dioperasikan untuk rute Jakarta – Bandung,

  • KLB KP 10386 dioperasikan setiap hari Minggu dengan kapasitas 512 penumpang.
  • KLB KP/10424 akan dioperasikan mulai tanggal 7-31 Agustus 2017 dengan kapasitas 768 penumpang.
  • KLB KP/10052 akan dioperasikan setiap Jumat dan Minggu selama bulan Agustus dengan kapasitas 520 penumpang.
  • KLB KP/10122 akan dioperasikan setiap Sabtu dan Minggu selama bulan Agustus dengan kapasitas 400 penumpang.
  • KA 38 F Argo Parahyangan Fakultatif akan dioperasikan mulai tanggal 8-31 Agustus 2017, setiap hari Selasa-Minggu dengan kapasitas 768 penumpang.
Categories Travel

Mengintip Pesona Taman Lembah Dewata Bandung

Sudah lelah dan penat bekerja selama satu minggu, ingin refreshing tapi pemandangannya itu-itu saja, mau traveling tapi tanpa menguras budget lebih. Maka wisata alam adalah solusi tepatnya.

Bila membahas tentang Bandung memang tidak akan ada habisnya, sisi kota yang begitu estetik ala novel Dilan, wisata kulinernya yang gak habis untuk ditelusuri, atau wisata alamnya yang begitu eksotis dan sejuk.

Memang, wisata alam merupakan pilihan tepat untuk Anda yang sudah bosan dengan hiruk pikuk di kota, atau Anda yang bosan nge-mall hanya untuk mencuci mata saja.

Begitu banyak spot wisata alam yang patut Anda kunjungi di Bandung, ya seperti salah satunya yang sedang populer belakangan ini, karena menyimpan banyak sekali spot foto yang perlu dijejal setiap kaki melangkah, Taman Lembah Dewata.

Berlokasi di Jl. Tangkuban Perahu Raya, Cibogo, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Taman Lembah Dewata ini memiliki banyak spot foto dan keindahan alamnya yang bisa anda dapatkan di sepanjang perjalanan anda di sana. 

Mau cari tempat untuk update instagram atau snapgram? Atau foto Pre-wedding? Kesini aja!

Selain pesonanya yang eksotis, Taman Lembah Dewata ini lokasinya berdekatan tepat di kawasan perbukitan Maribaya. dan tiket masuknya juga sangat terjangkau, yakni hanya IDR 10.000

Taman Lembah Dewata ini merupakan salah satu spot wisata favorit di Bandung. Bisa kebayang dong kenapa tempat ini jadi pilihan favorit bagi para pelancong dari berbagai daerah maupun mancanegara?

Bahkan jika Anda baru masuk ke dalam lokasinya saja, anda sudah disuguhi dengan berbagai pemandangan alam yang mungkin tak’an bosan dipandang, danaunya yang begitu luas dan terkadang tertutup kabut, bila saat itu terjadi, maka biasanya orang tak’an menyiayakan kesempatan dan langsung berfoto di sana. Tak hanya sekedar berfoto saja, anda juga menyewa sebuah perahu kayu dan hanya dikenakan biaya sebesar 20rb saja untuk satu perahunya.

Beranjak dari tepi danau, mari kita telusuri keindahan Dermaga Bambu yang berlokasi di tengah danau, dari sini kita akan semakin dimanjakan dengan pemandangan pegunungan di sana, lalu berbaring di atas hamparan padang rumput juga tak kalah oke untuk anda yang gemar piknik bersama keluarga.

Puas disuguhi dengan view pengunungan serta danaunya, anda bisa menantang diri sendiri untuk bermain di bukit labirin, atau anda lebih suka berkuda?

Selain lokasinya yang berdekatan dengan perbukitan Maribaya, Taman Lembah Dewata ini juga berdekatan dengan tempat wisata berkuda, Ganesha H Equestian. Bila anda gemar berkuda atau ingin mengajak putra-putri anda bermain dan menaiki kuda poni, anda bisa datang kesana.

Tak perlu ragu soal keamanan berkuda, karena Anda juga akan diminta untuk mengenakan serangkaian pengaman, lalu kuda juga akan dibimbing oleh pawangnya.

Untuk masalah biaya, anda tidak perlu khawatir, karena tempat tersebut menawarkan paket berkuda yang berkisar antara 30rb hingga 100rb untuk sekali naik, itu tergantung durasi serta panjangnya rute yang dijalani.

Sudah lelah mengeksplorasi keindahan dan asiknya bermain di Taman Lembah Dewata, disana juga menyediakan penginapan berupa villa. Harganya cukup terjangkau dan fasilitasnya sangat lengkap. Satu villanya terdiri atas 2 kamar tidur, dapur, kamar mandi, gazebo, perapian, yang dilengkapi berbagai perangkat masak seperti gas tabung, air galon, peralatan makan, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa memesan extra bed bila dirasa kurang cukup untuk anda sekeluarga.

Bagaimana? Anda tertarik mengunjungi tempat wisata yang satu ini? Segera datang ya, karena pada hari weekend, tempat ini selalu dipadati pengunjung.

Categories Berita Hari IniKuliner

Mengenal Warung Nasi Bu Eha, Ikon Kuliner Legendaris Bandung

Lodaya – Berbicara tentang Bandung memang tidak akan ada habisnya. Apalagi bila membahas tentang deretan kuliner menggugah selera di Kota Kembang ini. Tapi siapa yang tidak mengenal tempat kuliner yang satu ini?

Warung makan yang berlokasi di Jalan Cihapit, Bandung ini menjadi tempat makan yang cukup melegenda disana. Bagaimana tidak? Dulu, Istri Bung Karno, yakni Inggit Garnasih sering mampir kemari untuk memesan makanan untuk sang suami.

Warung nasi ini telah berdiri puluhan tahun dan sampai kini masih menjadi salah satu tempat makan terfavorit di Bandung.

“Pada tahun 1947, ibu saya, Enok, mendirikan warung ini, hingga akhirnya sekira tahun 1960,” Tutur Bu Eha, Selaku pemilik Warung Makan tersebut.

“Dulu, mertua saya, Aisyah, adalah teman dekatnya Ibu Inggit. Jadi setiap Presiden Soekarno datang ke Bandung, Ibu Inggit dan mertua saya selalu pesan makanan di warung saya untuk Presiden Soekarno,” Tambahnya.

Warung nasi yang telah berdiri sejak tahun 1947 ini juga sering kedatangan tokoh penting, seperti Bung Karno beserta sang istri juga Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil juga terkadang suka mampir kemari.

Lalu anak dari Bung Karno juga sering datang kemari sekedar untuk bernostalgia terhadap masakan yang sering dicicipi oleh kedua orang tuanya.

Terkait dengan kepopuleran Warung Nasi Bu Eha yang telah melegenda itu, terdapat beberapa menu yang menjadi favorit pelanggan di sana, seperti Pepes telur asinnya.
Isinya memang utuh sebutir telur asin yang diracik beragam bumbu, seperti cabai merah, bawang merah dan putih, tak lupa daun kemangi.

Rasa asin dan gurih dari telur asin ini juga tidak hilang. Enaknya, bau amis dan minyak yang biasa ada pada telur asin yang dipanggang nyaris tak tercium. Bila beruntung Anda bisa mendapat pepes yang baru dimasak dan masih hangat sehingga wangi daun kemangi yang dipepes terasa bila dimakan.

Teksturnya yang lembut, sanga cocok bila dipadukan dengan nasi hangat dan sambal dadak.

Sambal dadak ini memang cocok dengan pepes telur asin. Sambal ini selalu fresh karena dibuat bila ada permintaan saja, Lalu sambal ini juga bercita rasa pedas dan segar dibarengi dengan sensasi wanginya kemangi serta buah gandaria.

Selain Pepes Telur Asin dan Sambal Dadaknya, Rendang Bu Eha juga tak kalah top. Sesuai dengan lidah orang Sunda, Rasa rendangnya tidak terlalu pedas dan menyengat, Bumbunya yang menggoyang lidah juga cocok dituang ke atas nasi hangat. Lalu, tekstur daging rendang ini tidak alot apalagi keras. Sangat empuk dan mudah dikunyah.

Ibu Eha mengaku sehari ia mampu meraup omset hingga jutaan rupiah.

“Alhamdulillaah sehari bisa dapat sekira Rp 5 juta, karena untuk beli ikan, ayam, dan daging sapi saja sudah sekira Rp 2 juta,” Ungkap Ibu Eha,

Sistem pelayanan warung ini yang prasmanan membuat orang rela mengantri untuk mendapatkan berbagai lauk lezat dan seporsi nasi hangat disini.

Di dinding warung juga terdapat beberapa foto Presiden Soekarno yang menurut kesaksian Bu Eha bahwa foto tersebut adalah pemberian dari keluarga Soekarno di Blitar.

Warung Nasi Bu Eha buka setiap Senin – Sabtu mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Save

Categories Berita Hari IniTravel

Meriahnya Pameran Filateli Tingkat Internasional di Bandung

BANDUNG (lodaya) — Bagi anda yang gemar mengoleksi prangko atau ingin melihat betapa kerennya deretan koleksi prangko dari berbagai penjuru dunia, Mulai tanggal 3 hingga 7 Agustus 2017, berlokasi di The Trans Luxury Hotel, Bandung akan menjadi tuan rumah ajang World Stamp Exhibition 2017 atau Pameran Filateli Dunia 2017.

Disana, anda akan disuguhkan berbagai jenis dan rupa prangko dari seluruh dunia yang disatukan di dalam frame berukuran besar.

Deddy Mizwar menuturkan bahwa pagelaran filateli ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Jawa Barat

“Sudah hampir 21 tahun sejak terakhir diadakannya Pameran Filateli Remaja Dunia pada tahun 1996, Di tahun 2017 ini Bandung kembali mendapatkan suatu kebanggaan karena bisa menjadi tuan rumah dalam pagelaran Pameran Filateli tersebut,” Ungkap Deddy.

Pameran ini diikuti lebih dari 370 kolektor yang berasal dari 60 negara yang menjadi anggota Federation Internationale de Philatelie.

Ia juga menambahkan bahwa Pameran ini terdiri atas total 455 eksibisi yang terbagi atas beberapa tema prangko seperti Modern, One Frame Exhibit, Youth, Thematic, Postal Stationery, Traditionalstory, Aerophilately serta Literature yang dimuat di 1937 frame.

Mengusung tema ‘Jembatan Menuju Dunia yang Damai Melalui Perangko’, Deddy mengungkap bahwa tersirat makna yang mendalam mengenai situasi dunia yang kini mudah berselisih satu sama lain. Maka dari itu, dalam pameran yang diselenggarakan di Bandung ini bisa menunjang kerekatan antar bangsa yang mulai merenggang, serta melalui Prangko semua orang bisa saling terhubung satu sama lain.

Di sisi lain, kemajuan teknologi gadget dan smartphone dianggap telah menurunkan minat generasi jaman sekarang terhadap Prangko, maka dari itu diadakannya pameran ini bertujuan agar minat generasi muda terhadap Prangko tumbuh kembali.

Deddy juga berpendapat bahwa minat terhadap koleksi Prangko bukanlah sekedar hobi, melainkan penuh akan hal positif yang mempunyai potensi, serta menjadi acuan perkembangan prangko dari mulai yang paling sederhana hingga paling modern di abad ini.

“Maknanya bahwa Filateli adalah salah satu hobi tertua yang hingga saat ini masih ada, dan dengan hobi seperti ini kita juga dapat belajar akan sejarah yang terjadi di masa lampau, itulah mengapa harga prangko jaman dulu mahal karena saking berharganya,” Tutur Deddy.

Terkait pameran tersebut, tak hanya para pengunjung saja yang sekedar ingin melihat jejeran Prangko dari seluruh dunia saja yang datang. Tetapi para kolektor Prangko juga ikut meramaikan acara tersebut. Dan tak sedikit pula para kolektor yang hendak membeli prangko tersebut meski harus merogoh kocek dalam-dalam.

“Indonesia punya Prangko termahal, dan harganya sangat fantastis yakni sekitar 20 Milyar Rupiah,” Katanya.

Categories Travel

Teras ‘Skywalk’ Cihampelas Masuk Nominasi Destinasi Wisata Terpopuler di Indonesia!

Lodaya – Bandung, Kota Kembang asal Jawa Barat itu tak pernah ada habisnya menggemparkan masyarakat mengenai keunikan serta inovasinya yang selalu berkembang. Dikenal sebagai destinasi wisata saat libur panjang tiba, membuat kota Bandung acap kali selalu didatangi para pelancong, terutama dari ibu kota, Jakarta.

Maka tak heran, dengan membanggakannya, Kota Bandung masuk dalam Nominasi yang digelar oleh Kementrian Pariwisata, sebagai salah satu Destinasi Wisata Terpopuler di Indonesia.

 

 

Teras Cihampelas atau yang lebih beken disebut Skywalk Cihampelas, kini tengah bersaing dengan sembilan destinasi wisata lain dari berbagai wilayah di tanah air. Diantaranya, Danau Hati (Love Lake) dari Provinsi Papua, Danau Ugo dari Provinsi Jambi, Danau Linow dari Provinsi Sulawesi Utara, Pura Batu Kursi dari Provinsi Bali, Pulau Hatta dari Provinsi Maluku, Pulau Bokori – Sulawesi Tenggara, Pantai Mbawana – Sumba, Pulau Kumala – Kalimantan Timur dan Tebing Breksi – Yogyakarta.

Seperti yang dituturkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari yang meminta warga Bandung untuk terus memvote Skywalk Cihampelas, “Kami ajak warga untuk terus berpartisipasi. Dukunglah Skywalk menjadi Destinasi Wisata Baru Terpopuler dengan cara mengirim SMS API 10I kirim ke 99386,”

Selain itu Kenny yakin bahwa Skywalk Cihampelas akan menang, sebab setiap tahunnya sekitar 6 juta wisatawan datang mengunjungi kota Bandung.

Lalu dengan begitu, Kota Bandung sendiri akan semakin terpromosi secara menyeluruh, dan akan menjadi nilai plus bagi kota tersebut.

Untuk cara memvotingnya juga Anda bisa mengakses situs anugerahpesonaindonesia.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai nominasi ini. Dukungan akan terus dibuka dari tanggal 1 Juni 2017 – 31 Oktober 2017, Lalu pada 17 November 2017 nanti adalah hari dimana penobatannya dilakukan.

 

 

Terkait dengan kabar ini, Herman Muchtar, selaku Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat mengatakan bahwa sekarang tak hanya Skywalk Cihampelas saja yang menjadi destinasi di Kota Bandung, masih banyak tempat wisata lain yang juga tak kalah asik dari sana. dan tentunya menarik perhatian para pengunjung.

“Sekarang, Bandung semakin banyak pengunjungnya, karena banyak destinasi wisata yang bagus. Tapi kalau datang ke Bandung lalu kena macet, orang akan berpikir dua kali, maka dari itu, kita usahakan jangan ada macet di Bandung.” ujarnya.