Categories Berita Hari IniHOT NEWSPolitik

Siapa Cawagub Sudah Ditentukan, Namun Belum Siap Diberitahukan

Nampaknya, Masyarakat Jawa Barat harus menunggu lebih lama lagi guna mengetahui siapa yang akan maju menjadi pasangan Ridwan Kamil untuk maju pada Pilgub Jawa Barat mendatang.

Hal tersebut terjadi lantaran, Ridwan Kamil, atau yang akrab disapa Emil, menuturkan bahwa masih terdapat beberapa kendala lagi dalam proses pemilihan antarpartai, yakni musyawarah yang harus dilaksanakan. Tapi, terdapat satu nama yang telah diajukan kepada Ketua Umum dari masing-masing partai koalisi.

“Hasil akhir tengah didiskusikan di level Ketua Umum. Dan tentu sampai saat ini belum ada respon balik kepada saya, Tapi semuanya telah diserahkan kepada koalisi,” Tutur Emil, (22/12/17).

Tapi, mengenai hasil keputusan akhir, Emil ternyata meminta agar masyarakat Jawa Barat menunggu sedikit lebih lama lagi sebab terdapat proses diskusi politik antarpartai guna meraih kesepakatan.

“Sebab konstelasinya masih belum semua yang setuju terkait appun. Sebab, pemilihan kan tergantung bagaimana pandangan masing-masing orang,” Tutupnya.

Ia pun sebelumnya sempat membeberkan bahwa sudah ada satu nama yang bakal maju mendampingi Emil dan bakal menyerahkan nama itu kepada parta koalisi.

Kamis (21/12/17) kemarin, Emil melancong ke ibu kota guna menghadap DPP partai koalisi dengan tujuan melaporkan keputusannya mengenai Cawagub yang hendak dipilih olehnya.

Categories Berita Hari IniKulinerTravel

Gedung China Town yang Baru Diresmikan Kang Emil

Wisata bernuansa China Town di jalan Klenteng Kota Bandung Jawa Barat sudah diresmikan, Kawasan tersebut menjajakan jajanan 77 produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bandung. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjelaskan kawasan tersebut bukan hanya sebagai kawasan jajanan melainkan sebuah bukti keberagaman di Kota Bandung.

Ketika melihat sepintas gedung Chinatown dari halaman depan gedung tersebut tampak penuh warna dan berkonsep modern. Namun siapa sangka gedung yang dominan warna merah itu bekas gedung bioskop di era penjajahan yang dibangun pada 19 Mei 1938.

” Sebuah kawasan wisata dengan tema budaya Tionghoa untuk memperkuat bahwa eksistensi Kota Bandung sangat menghargai keberagaman,” ujar Ridwan Kamil di Bandung Jawa Barat.

” Mudah-mudahan keberagaman ini jadi inspirasi untuk Indonesia bahwa di 72 tahun merdeka kekuatannya datang dari keberagaman yang diwujudkan dalam konsep kekinian yaitu ekonomi khususnya pariwisata,” katanya.

” Gedung itu tadinya adalah bioskop Bentuk gedungnya masih asli seperti dulu Namun sekarang jadi tempat wisata jadi dilukis gitu sehingga terlihat meriah,” ujar Agus (58) petugas keamanan Chinatown Bandung di Chinatown Bandung.

 

Categories HOT NEWS

Bandung Siap Beri Bantuan Untuk Palestina

 

Lodaya – Tindak kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina masih terjadi sampai hari ini. Berawal dari perebutan wilayah, kini masyarakat Palestina tidak bisa tidur nyenyak. Acap kali terdengar suara dentuman bom yang menderu di kawasan Jalur Gaza, membuat semua orang berhamburan menyelematkan diri.

Entah apa yang merasuki jiwa para pemborbadir itu, tega menghancurkan tempat tinggal warga sipil yang tidak bersalah. Meskipun begitu, di Dunia ini masih banyak orang yang peduli terhadap sesama. Seperti yang dilakukan oleh warga Bandung hari jumat lalu.

Diprakarsai oleh Oded M Danial, Wakil Wali Kota Bandung, dengan berbagai lapisan masyarakat di Jawa Barat, berbondong-bondong menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di Jalan Merdeka, Bandung. Mereka yang hadir mengecam Israel terkait rencananya menghancurkan Masjid Al-Aqsha.

 

 

Dalam orasinya, Oded menyampaikan bahwa komunitas muslim terbesar di dunia, wajib mempererat hubungan antar sesama muslim, maka dari itu Bandung ikut berpartisipasi dalam pembebasan Masjid Al Aqsha. “Kita saudara seiman dan seagama, patut menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah, maka dari itu, hari ini Kota Bandung harus ikut berpartisipasi dalam pembebasan Masjid Al Aqsha.” Tegas Oded.

Hal serupa juga dilakukan oleh Walikota Bandung, M. Ridwan Kamil beserta warganya, yang berhasil mengumpulkan dana bantuan untuk Palestina sebesar 100 juta rupiah, bantuan tersebut lantas diserahkan kepada Mustofa Husein Muhammad, selaku Imam Muda Palestina yang berlokasi di Pendopo kota Bandung, Pada hari Senin 19 Juni lalu. Bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun Masjid Raya Gaza di Palestina.

 

 

Lalu, Sebagian dana bantuan juga akan dialirkan melalui Yayasan Aman Palestina yang akan digunakan untuk membantu warga sipil Palestina. Bantuan ini diharapkan bisa membantu kondisi warga sipil Palestina khususnya yang berada di daerah rawan serangan Israel dan kekurangan ekonomi.

Ridwan Kamil menuturkan bahwa bantuan itu adalah langkah awal kepedulian masyarakat terhadap Palestina. “Dari dulu saya memang berkeinginan membantu Palestina, Hanya saja belum tau bagaimana menyalurkannya. Luar biasa, ini adalah langkah awal kepedulian masyarakat, Sebenarnya orang Indonesia itu peduli terhadap Palestina, ingin membantu, namun tidak tau bagaimana caranya.” tuturnya saat dimintai keterangan.

Bersama masyarakat, Ridwan Kamil menetapkan program family for family sebagai upaya bantuan dari Bandung untuk Palestina. Program ini diyakini dapat menembus warga Palestina. karena merasa prihatin dengan kondisi penduduknya terutama kaum perempuan dan anak-anak.

Rencananya, warga Bandung juga akan memberikan bantuan lain seperti membangun Masjid, Sekolah, atau Fasilitas Kesehatan yang totalnya berkisar 5 milliar hingga 15 milliar rupiah.

“Insya Allah, Ini adalah awal yang bagus, kita juga akan terus memberikan bantuan untuk mereka.” katanya.