Categories Berita Hari IniHOT NEWS

Warga Tasikmalaya dihebohkan dengan Semburan Lumpur

Semburan lumpur panas tiba-tiba keluar dari tanah di Kampung Sindangrasa, RT 03 RW 01, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

Lantas, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, EZ Alfian pun menuturkan bawah kejadian semburan lumpur panas di tempat tersebut bermula saat warga tengah menggali sumur air.

Semburan lumpur panas itu ternyata pun telah ada sejak beberapa hari yang lalu, namun warga pun baru melaporkannya ke BPBD setempat.

Warga Tasikmalaya Semburan Lumpur

Menerima laporan, BPBD pun langsung terjun ke lokasi guna melakukan pengujian sampel air, lumpur, serta udara. Ia berharap, semuanya bisa cepat diproses.

“Semburan lumpur itu bermula dari warga yang hendak menggali sumur air,” ujar Alfian, Rabu (25/10/17).

Hingga kini, BPBD masih belum memperingatkan kepada masyarakat terkait berbahaya atau tidaknya semburan lumpur tersebut. Namun, BPBD hanya memberikan untuk tetap waspada serta tidak terlalu mendekati semburan lumpur.

“Dari hanya melihat saja tentu kami belum bisa memutuskan. Sebab kadang kala terdapat zat yang berbahaya namun tidak mengeluarkan bau yang menyengat. Nanti akan dicoba menaruh beberapa ayam di sekitar semburan apakah terlihat dampaknya atau tidak,” lanjutnya.

Warga Tasikmalaya Semburan Lumpur

Selain itu, salah seorang tokoh masyarakat kampung setempat, Hendar (53) berharap agar pemeritah segera menanganinya. Karena, warga khawatir bahwa uap akan masuk ke dalam rumah. Mereka juga khawatir kejadian lumpur Lapindo di Sidoarjo akan terjadi di tempat mereka.

“Warga di sini takut kalau semburan lumpur akan membesar seperti kasus Lapindo,” Katanya.

Dan di hari Senin (23/10/2017), intensitas semburan panas tersebut pun menurun dan hilang. Tapi di hari besoknya, semburan kembali terjadi kendati tidak sebesar pada semburan di hari pertama yang tingginya bisa mencapai 6 meter.

Semburan di hari kedua kedua ini hanya berkisar 1-2 meter. Tapi timbul suatu lubang semburan kedua yang jaraknya tak jauh dari lokasi semburan pertama yakni hanya berjarak 2 meter. Begitu juga terhadap kolam warga yang berada di sekitar lokasi, sekarang muncul gelembung-gelembung kecil di lebih dari 3 titik.

Hal tersebut juga yang membuat masyarakat makin resah, sebab dikhawatirkan semburan kian besar serta akan mengganggu aktivitas di kampung tersebut.

 

Air Semburan Dipercaya Dapat Sembuhkan Berbagai Penyakit

Dan tak hanya masyarakat yang resah, nyatanya ada juga yang berpendapat bahwa air dari semburan lumpur tersebut merupakan air sakti yang mampu mengobati berbagai penyakit.

Siti (65) warga Kampung Bebedahan, Desa Cigunung, Kec Parungponten, mengakui bahwa ia menerima kabar soal kasiat mujarab air panas yang muncul dari Luapan tersebut dapat mengobati penyakit.

Mendengar kabar itu ia pun langsung berburu dan berusaha memperoleh air dari semburan lumpur tersebut sebab hendak mengobati penyakit asam uratnya.

Warga Tasikmalaya Semburan Lumpur

“Agar bisa memperoleh air di lokasi semburan lumpur ini saya harus rela antri sebab begitu banyak warga yang juga hendak memperoleh air nya,” ungkapnya, Kamis (26/10/17).

Tak hanya Siti, Fian (45) warga Cipatujah juga dengan rela mengantri untuk memperoleh air dari lokasi semburan lumpur.

Tak hanya penasaran akan informasi yang ia didengar terkait kasiat air semburan lumpur tersebut, ia juga hendak langsung melihat luapan lumpur yang bisa dibilang orang ini serupa dengan Lumpur Lapindo.

“Semoga saja air dari semburan lumpur tersebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti dari dengan kabar yang ada,” Tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *