Taktik dan Formasi Sepak Bola Modern

Jika anda seorang penggemar sepak bola, sangat wajib mengetahui taktik dan formasi sepak bola sebuah tim. Seperti kita ketahui bersama bahwa sepak bola adalah salah satu olahraga tim yang mengandalkan sebuah kerjasama, tanpa adanya kerjasama tim, sepak bola akan rusak dan tidak enak untuk di tonton.

Seorang pemain sepak bola wajib mengetahui serta menerapkan taktik dan formasi sepak bola yang diterapkan oleh pelatih agar bisa melaksanakan pertandingan dengan baik. Apalagi jika anda nanti bercita-cita menjadi seorang pelatih, hukumnya sangat harus wajib anda mengetahui taktik dan formasi sepak bola.

Lalu sebagai seorang penggemar, andapun wajib mengetahui strategi, taktik dan formasi sepak bola, khususnya tim kesayangan anda. Mengapa seorang penggemar / supporter sepak bola wajib mengetahuinya? Karena dengan memahami taktik sepak bola, anda sebagai supporter ataupun penggemar / fans, anda tidak semena-mena mengkritik dan menyalahkan taktik sepak bola yang diterapkan oleh sang pelatih tim kesayangan anda.

Baca sebelumnya: Sejarah Bulu Tangkis Dunia dan di Indonesia

Strategi, Taktik dan Formasi Sepak Bola Modern

Di era 2016 ini, taktik dan formasi sepak bola mengalami perkembangan yang cukup pesat. Tim-tim yang masih menerapkan taktik jadul seperti 4-4-2, hampir dipastikan sulit melawan tim-tim yang menerapkan taktik modern.

Meskipun memiliki pemain top, sebuah tim tetap tidak akan menang jika tidak menerapkan strategi dan taktik yang pas. Lihat saja, Manchester United saat ini memiliki pemain top tapi tak kunjung meraih hasil maksimal karena taktik yang mereka terapkan tidak pas.

Begitu juga dengan Chelsea yang terseok-seok di Liga Inggris meskipun tahun lalu begitu merajai. Bukan karena Mourinho saat itu sedang banyak masalah, tapi karena strategi yang diusung Mourinho sudah dipahami oleh pihak lawan, ditambah lagi dengan semakin tuanya Bek-bek mereka.

Kita kembali pada pembahasan awal. Untuk strategi dan taktik sepak bola modern, saat ini lebih condong pada permainan Attacking Possession Football, sebut saja seperti Barcelona dan Bayern Munchen. Keduanya sangat erat dengan penguasaan bola serta banyaknya serangan yang mereka lancarkan terhadap pihak lawan.

Rata-rata tim penguasa Eropa mengusung strategi possession mengurung lawan dengan terus menggempur melalui berbagai sisi. Tidak masalah seberapa besar ukuran lapangan sepak bola yang mereka jalani, tim dengan possession tinggi selalu saja mampu menciptakan peluang-peluang hebat.

Dalam strategi ini, selain harus memiliki teknik dasar sepak bola, pemain juga harus memiliki visi yang tinggi serta konsentrasi penuh selama 90 menit. Karena sekali konsentrasi pecah, serangan balik lawan bisa sangat mematikan. Lihat pertandingan antara Valencia vs Barca tahun 2015 lalu? Itu adalah salah satu bukti ketika konsentrasi pemain buyar ketika mengurung lawan. Dan masih banyak lagi bukti lainnya.

Formasi sepak bola yang umum digunakan dalam strategi Attacking Possession ini adalah :

  • 4-1-2-3 seperti Barcelona
  • 4-3-3 seperti Real Madrid
  • 3-2-4-1 seperti Bayern Munchen
  • 3-5-2 seperti Juventus
  • 4-2-2-2 seperti Manchester City

Dalam formasi 4-1-2-3, pemain paling penting adalah pada angka 1, yaitu pemain gelandang bertahan, dalam hal ini biasa dimainkan oleh Sergio Bosquet. Fungsi pemain ini sangat penting sekali untuk mengalirkan bola dari belakang. Jangan menganggap peranan Bosquet di Barcelona sangat minim, menurut saya, kunci permainan Barcelona ya pada Sergio Bosquet.

Pada formasi 4-3-3, pemain paling penting adalah pemain angka 3 yang paling tengah, jika di Real Madrid adalah Tony Kroos, tugasnya adalah ganda, yaitu mengalirkan bola ke depan sekaligus ikut maju ketika menyerang. Berbeda dengan Bosquet yang tetap tinggal di tengah dan jarang maju ke depan. Maka dari itu, sangat buruk jika Tony Kroos sedang tidak bermain bagus bagi Madrid.

Pada formasi 3-3-3-1, pemain paling penting tetap saja pada pemain tengah yang menjadi playmaker atau pengatur ritme jalannya pertandingan. Biasanya pemain ini diisi oleh pemain dengan tingkat visi bermain di atas rata-rata. Sebut saja di Bayern Munchen ada Xabi Alonso yang memerankan peran vital selama membela Munchen.

Demikian ulasan singkat mengenai strategi, taktik dan formasi sepak bola yang bisa kami hadirkan. Mungkin banyak yang anda tidak setuju, namun setidaknya kami telah memberikan sedikit gambaran. Silahkan berdebat tapi jangan saling membenci karena kita sama-sama Indonesia.

Leave a Comment